Berita Terhangat... |
Kamis, 23 Mei 2013 21:59 Galeri Coba
Kamis, 23 Mei 2013 20:59 Sidang Pemukulan Guru, Said Nurjaya Bantah Mukul, Hanya Meraba Pipi
Kamis, 23 Mei 2013 19:38 Kemenag Kampar Taja Berbagai Lomba Sempena Hardiknas
Kamis, 23 Mei 2013 19:36 Penerimaan Siswa Baru, Kemenag Inhu Himbau Calon Murid Pandau Baca Al-Qur'an Diprioritaskan
Kamis, 23 Mei 2013 19:35 1.892 Warga Riau Terinfeksi HIV/AIDS
Kamis, 23 Mei 2013 19:31 Nyaris 100 Persen Peserta UN SMA Sederajat di Riau Lulus
Kamis, 23 Mei 2013 18:06 58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau
|
|
|
|
Senin, 7 Mei 2012 21:14 Tiga Kali Diajukan, Dana Markaz Islam Kampar Belum Cair Juga
Meski tiga kali mengajukan permohonan serta rapat dengan unsur Pemkab, namun dana Markaz Islam Kampar belum dicairkan juga.
Riauterkini-BANGKINANG-Kendati sudah tiga mengajukan permohonan dan tiga kali pula rapat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) namun hingga kini dana untuk Badan Pengelola Markaz Islam belum dicairkan juga.
Anehnya, sebelumnya, Asisten II Setdakab Kampar Zulfan Hamid yang menyebutkan dana itu belum dicairkan justru karena Badan Pengelola Markaz Islam itu sendiri yang belum mengajukan permintaan.
“Kita sudah tiga kali mengajukan permohonan pencairan dana namun sampai saat ini asih belum cair, ’’ tegas Ketua Divisi Usaha Badan Pengelolah Markaz Islami Kabupaten Kampar HM. Sarjanis Muktar didampingi Ketua Divisi Takmir Johar Arifin, Sekretaris HM Hakam dan staf Sekretariat Riki Saputra, kepada riauterkini.com, Senin (7/5/12).
Penegasan itu diungkapnya menanggapi pernyataan Asisten II Setdakab Kampar Zulfan Hamid yang menyebutkan Badan Pengelola Markaz Islami belum mengajukan permintaan. “Kita tidak tahu apa persoalan mendasar sehingga dana tersebut belum cair. Kalau hanya persoalan administrasi, satu hari bisa di selesaikan,” katanya.
Kepada pemerintah daerah khususnya yang membidangi dana hibah untuk pengelolaan Markaz Islami ini, Zufan berharap bisa memproses secepatnya pencairan dana tersebut. Pasalnya kegunaan dana tersebut sangat mendesak.
‘’Dana tersebut untuk pembayaran honor guru ngaji, imam, muazin, satpam, penceramah dan biaya listrik 10 bulan belum dibayarkan dan semua itu tergantung kepada dana hibah pengelolahan markaz Islami dari pemkab tersebut,” jelasnya.
Sebagai informasi tambahan, Pemkab Kampar tahun ini, mengalokasikan dana abadi untuk pengelolaan Markaz Islami sebesar Rp. 10 miliar dalam bentuk dana hibah.***(man)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
MUTTAQIN APA MAKSUD BUPATI MENGATAKAN PENGURUS MARKAZ ISLAMI SAAT INI TIDAK BERKOMPETEN ! ANDAIKAN PENMGURUS TIDAK BERKOMPETEN TIDAK ADA RELEVANSINYA DENGAN PENUDAAN PEMBAYARAN HONOR PETUGAS MARKAZ, SAPPAM, GURU NGAJI, IMAM DAN PEMBAYRAN REKENING LISTRIK BERPIKIRLAH YANG SEHAT DAN HATI YANG SUCI.
Nurizul Ndak masuk akal honor petugas markaz islami ditunda pembayarannyo apakah kita tidak punyo hati nurani !
Nurizul Ndak masuk akal honor petugas markaz islami ditunda pembayarannyo apakah kita tidak punyo hati nurani !
|
|