|
|
|
Senin, 7 Mei 2012 14:00 Masyarakat Kecewa Berat, Gubri Sekedar Janji Perbaiki Kerusakan Jalan Provinsi
Hampir seluruh jalan provinsi mengalami kerusakan parah. Selain anggaran minim, sejauh Gubri M Rusli Zainal sekedar berjanji memperbaiki.
Riauterkini-PEKANBARU- Masyarakat sejumlah kabupaten di Riau nyaris kehilangan kesabaran menghadapi kondisi jalan provinsi yang rusak parah. Di Rohul, beberapa waktu lalu masyarakat Desa Mahato memblokir jalan lintas Dalu-dalu-Pujud yang rusak parah, namun tak pernah diperbaki.
Beberapa waktu lalu, masyarakat Teluk Kuantan juga mengancam akan memblokir jalan provinsi yang melintasi daerah mereka karena kondisinya rusak parah dan tak pernah diperbaiki. Demikian juga dengan di Indragiri Hulu. Bahkan, di Pekanbaru sendiri, Jalan Raya Kubang yang merupakan jalan provinsi sebagian ruasnya bagaikan kubangan kerbau.
Bagaimana tanggapan Gubernur Riau M Rusli Zainal atas kondisi tersebut, "Itu jalan nasional, kita akan terus berupaya minta pusat untuk mengalokasi anggarannya," kilahnya berdalih yang rusak tersebut jalan nasional, padahal statusnya jalan provinsi. Hal itu disampaikan menjawab riauterkini usai menghadiri sebuah acara di Kampus Univer Sitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, Senin (7/5/12).
Setelah ditegaskan, bahwa jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat di sejumlah daerah adalah jalan provinsi, gubernur lantas mengumbar janji untuk memperbaikinya.
Salah seorang wartawan lantas menimpali, bahwa alokasi anggaran yang tersedia sangat terbatas. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum (DPU) di APBD Riau 2012 hanya tersedia Rp 75 miliar, padahal kebutuhan anggaran untuk memperbaiki kerusakan jalan diperlukan Rp 1,5 triliun.
Diberi penjelasan tersebut, gubernur lantas berujar, "Kita tidak bisalah memaksa sekaligus semua selesai. Pokoknya, kita berikanlah prioritas."
Sayangnya wawancara tidak bisa berlanjut, karena ajudan gubernur meminta wartawan menyudahi pertanyaan. Gubernur pun punya kesempatan itu bergegas masuk dalam mobil.
Pertanyaan mengapa untuk PON bisa, sedangkan untuk perbaikan jalan tidak bisa tak sempat dijawabnya.***(ary)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
SYARIFAH NURIDA Maaf yaa, suamiku tercinta sdg tak sempat mikir yg begituan. Abang sdg pening kepale soal urusan dg KPK tuulaaah....! Sudahlah kene cekal, rekening2 d LN blm sempat diamankan pulak. Belum lagi urusan kami para istri Abang yang ber-3 ni kadang galau jugak bercekau berebut perhatian dan jatah yg mulai kacau. Tolong yaa.., pengertiannya yg amat sangat. Terimakasih.
GUBRI Masyarakat nih ribut saja. Saya sedang mengumpulkan uang untuk sogok sana sini. Uang saya hasil Maling saat ini di Bank Jepang itu baru sekitar 1000 Triliun. Itu baru modal saja buat nyogok Istansi Hkum kalau masa jabatan saya dah habis. Siapa lagi mau beli tanda tangan saya 1 Milyar paling kecil saya beri.. Maklum Wak..Lagi Butuh. Masyarakat susah Mang siapo lo..sanak bukan, keluarga Bukan.. Nih Indra Muklis baru sanak saye..Pilih ye...
GUBRI Untuk apa lg sy memikirkan masyarakat,toh masa jabatan sy sebentar lg habis. Lebih baik pribadi sy yg diprioritaskan. PON kan bisa menaikan nama Riau dimata Nasional,otomatis pujian dan penghargaan akan datang pada diri sy gubernur sukses.
pengguna jalan untuk jalan dak ada seremoninya, yg muji juga mungkin takkan ada. Kalau utk PON nanti kan bisa bikin dia jadi pusat perhatian dan dipuji2 orang yg tak tahu bagaimana buruknya keadaan masyarakat Riau (mudah2an bukan karena dia narsis dan gila sanjung dan puji!!!!). Karena itu ke depan kita dah harus hati2 milih pemimpin. Carilah yg amanah pada tugasnya untuk memajukan masyarakat dan daerah, bukan untuk kesenangan dan nama besarnya sendiri. Mari kita kawal supaya Kejuaraan Asia Sepakbola U21 (tahun 2012 ni juga gaknya??) dan Islamic Solidarity Games th 2013 jangan sampai memakai APBD lagi. Untuk apa semua itu kalau jalan rusak di merata negeri, listirk tak cukup, kerja payah, sekolah rusak, berobat mahal. Setuju kan?
|
|