Berita Terhangat... |
Selasa, 18 Juni 2013 11:42 Tanya Pengusutan Dugaan Korupsi di Rohul, Pendemo Bocori Kepala di Kejati Riau
Selasa, 18 Juni 2013 10:05 103 Titik Api, Kabut Asap Mulai Ganggu Penerbangan di SSK II
Selasa, 18 Juni 2013 09:30 300-an Panitia Lokal ISG 6 Bulan tak Gajian
Selasa, 18 Juni 2013 09:28 Biaya Pendaftaran Siswa Baru Inhu Ditanggung Dana Bos
Selasa, 18 Juni 2013 06:58 Isak Tangis Sambut Septina, Berbagi Cerita Kegiatan Gubri Selama Ditahan KPK
Selasa, 18 Juni 2013 06:37 Dua Rampok Bersenjata Api Rampas Harta Warga Pelalawan
Selasa, 18 Juni 2013 06:34 VW Polo, Mobil Mungil dengan Tampilan Sproty
|
|
|
|
Sabtu, 5 Mei 2012 07:13 Sebelum Dimekarkan, Inhil Diminta Tuntaskan Tata-batas Indragiri Selatan
Gubri M Rusli Zainal memang sudah merekomendasikan pembentukan Kabupaten Indragiri Selatan, namun Pemkab Inhil diminta tuntaskan tata-batas lebih dulu.
Riauterkini - PEKANBARU - Untuk menghindari terjadinya sengkat dan konflik tapal
batas, pasca pemekaran Kabupaten Indragiri Selatan (Insel) dari Kabupaten induknya,
Indragiri Hilir (Inhil). Pemerintah Provinsi Riau, minta kepada Pemkab dan DPRD
Inhil agar menuntaskan masalah tapal batas. Dengan membuat patok yang dinyatakan
dalam titik koordinat.
Hal ini dilakukan, untuk menghindari terjadinya sengketa tapal batas nantin ke
depan. Karena pengalaman-pengalaman sebelumnya, banyak daerah-daerah setelah
pemekaran dari Kabupaten induk. Muncul masalah konflik karena sengketa tapal batas,
yang tidak ditetapkan secara jelas sebelum terjadi pemekaran wilayah.
"Untuk menghindari supaya jangan terjadi sengketa dan konflik tapal batas pasca
pemekaran Kabupaten Insel ini. Kita sudah menyurati Pemerintah Kabupaten Inhil,
untuk segera menuntaskan tapal batas sebelum pemekaran Insel dibahas," kata Asisten
I Setdaprov Riau, Abdul Latif kepada riauterkini.
Menurut Abdul Latif, titik dalam tapal batas yang harus diperhatikan oleh Pemkab
Inhil. Di antaranya, perbatasan dengan Kabupaten Inhil sebagai Kabupaten induk,
Kabupaten Inhu, dan Provinsi Jambi.
"Dan titik-titik yang perlu diperhatikan Pemkab Inhil dalam membuat titik
koordinatnya. Di antaranya, Kabupaten Induk sendiri, Kabupaten Inhu dan Provinsi
Jambi. Dan masalah perbatasan ini sangat penting untuk ditindak lanjuti, agar tidak
terjadi perselisihan tapal batas nantinya," ungkapnya.
Selain itu dia menambahkan, saat ini progres dari pemekaran Insel tinggal
penyelesaian syarat administrasi saja. Dan setelah itu, dalam waktu dekat ini akan
di serahkan ke DPRD Riau, untuk dibahas bersama. "Dan kalau itu sudah selesai, kita
tinggal menunggu Pemerintah Pusat untuk membuka kembali moratorium pekemaran
daerah," ujarnya.***(jor)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Basrizal Koto Memang RZ ingin membentuk Provinsi Riau Pesisir sehingga perlu segera dibentuk beberapa kabupaten baru agar terpenuhi syarat2 membentuk Provinsi BAru yang calon Gubernurnya Indra M Adnan. Sedangkan untuk Bupati Insel sudah ada calon tunggal M. Wardan yang sudah mati2an mendukung RZ dan Kroninya seperti Pilkada Pekanbaru
markus kenapa RZ begitu cepat memberikan rekomendasi thdp pembentukan kab.insel, RZ kyaknya punya kepentingan dg dibentuknya kab. baru ini. waktu pembentukan kab. pesisir/selat panjang RZ susah sekali mengeluarkan rkomendasi.... jd RZ tdk konsisten....
org inhil Pak SU pengalaman terdahulu seharus nya menjadi barometer untuk sekarang karena di sekeliling pak SU bercokol preman,sebab konstituen uda pinter menilai seseorang
|
|