Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 30 Maret 2017 07:43
Dugaan Perampasan Lahan, BPN tak Pernah Keluarkan HGU Perusahaan Sawit di Inhil

Kamis, 30 Maret 2017 07:40
Reses ke Pelalawan, Anggota DPRD Riau Makarius Terima Aduan Sengketa Lahan

Kamis, 30 Maret 2017 07:37
Rombongan Ibu Negara Beli Oleh-oleh Khas Meranti di Stan Dekranasda

Rabu, 29 Maret 2017 22:47
Tiga Kecamatan di Rohul Dibantu Peningkatan Sarana Air Bersih

Rabu, 29 Maret 2017 22:40
Tiba di Bengkalis,
Soal UN SMA Sederajat Didistribusikan Melalui Dua Zona


Rabu, 29 Maret 2017 22:36
Baca SMS Mesra Suami dengan Wanita Lain, Istri di Rohil Malah Dibogem

Rabu, 29 Maret 2017 21:19
Mendagri Imbau Pemda Cermati Ancaman di Daerah

Rabu, 29 Maret 2017 21:14
PWI Rohil Agendakan Pelantikan 20 April 2017

Rabu, 29 Maret 2017 21:04
Mahasiswa ATPK Bandung Termotivasi untuk Bekerja di Riau

Rabu, 29 Maret 2017 18:55
Petani Tempuling, Inhil 'Obati' Batuk Menahun dengan Gantung Diri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Maret 2012 14:28
HTI Riau Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Aksi penolakkan rencana kenaikan harga BBM terus terjadi di Riau. Giliran aktivis HTI menggelar unjuk rasa.

Riauterkini-PEKANBARU- Puluhan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Riau dari chapter kampus Kota Pekanbaru menggelar aksi demo menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM, Senin (19/3/12). Demo digelar di Jalan Cut Nyak Dien, depan Perpustakaan Seoman HS.

Massa yang berkumpul di sepanjang trotoar Jalan Cut Nyak Dien sekitar pukul 10.30 WIB tak hanya membentangkan panduk, poster dan juga berorasi bergantian, tetapi juga berdoa bersama untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia dan berharap rencana kenaikan harga BBM dibatalkan.

Juru Bicara HTI Chapter Kampus Kota Pekanbaru, Agus Salahuddin Al Fatih, menyebutkan, kenaikan BBM ini akan menyengsarakan masyarakat Indonesia. ''Kami menolak rencana kenaikan harga BBM, begitu juga dengan program pembatasan BBM bersubsidi karena langkah ini menuju liberalisasi pengolahan Migas di Indonesia khususnya sektor hilir. Ini akan menambah kesengsaraan masyarakat, terutama bagi masyarakat kecil yang notanebe pemilik sumber daya itu sendiri,'' kritiknya.

Tidak hanya itu, pendemo juga mengharapkan umat Islam mampu memperjuangan dan mewujudkan kehidupan Islam. ''Kita harap seluruh umat Islam bisa menjalankan syariah Islam secara kaffah dalam naungan daulah khilafah. Semoga ke depannya bisa sama-sama menjadi orang-orang yang berfikir,'' terangnya.***(mad)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Rombongan Ibu Negara Beli Oleh-oleh Khas Meranti di Stan Dekranasda
- Tiga Kecamatan di Rohul Dibantu Peningkatan Sarana Air Bersih
- PWI Rohil Agendakan Pelantikan 20 April 2017
- Dijadwalkan Tanam Padi di Siak,
Panglima TNI Akan Disambut 1.000 Pelajar dan 5.000 Undangan

- Toko Modern Menjamur, Pemkab Bengkalis Dinilai ‘Ikut’ Matikan Pelaku UMKM
- Jelang MTQ Kecamatan,
Tempat Maksiat Kian 'Menjamur' di Mandau, Bengkalis

- Bupati Kuansing Tinjau Korban Kebakaran Pasar Lubuk Jambi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.211.11.57
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com