Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juli 2017 22:40
Hot Spot Terus Meningkat, Riau dan Empat Provinsi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Rabu, 26 Juli 2017 22:32
Bupati Buka Jambore Kader PKK 2017

Rabu, 26 Juli 2017 21:21
Program Lentera Solusi Atasi Kekurangan Listrik di Siak

Rabu, 26 Juli 2017 20:49
Imigrasi Dumai Sebut Penyelundupan Warga Asing Terus Meningkat

Rabu, 26 Juli 2017 20:40
Polres Inhil Gelar Raker Analisa dan Evaluasi Semester I 2017

Rabu, 26 Juli 2017 19:55
Januari-Juli, 548 Ha Lahan di Riau Terbakar

Rabu, 26 Juli 2017 19:54
Cabuli Gadis Remaja, Seorang Wanita Lesbian di Pekanbaru Diciduk Polisi

Rabu, 26 Juli 2017 19:49
Peringatan HAN 2017,
Mahasiswa Riau dan Puskesmas Ajarkan Cara Sikat Gigi‎ ke Murid SD di Rohul


Rabu, 26 Juli 2017 19:45
Tersangka Kasus Penggelapan,
Pelantikan Syahrani Andrian sebagai Direktur BUMD di Dumai Dinilai Tak Etis


Rabu, 26 Juli 2017 19:36
Dirampok dan Ditusuk, Warga Rohul Kehilangan Uang Rp16 Juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 19 Maret 2012 14:28
HTI Riau Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Aksi penolakkan rencana kenaikan harga BBM terus terjadi di Riau. Giliran aktivis HTI menggelar unjuk rasa.

Riauterkini-PEKANBARU- Puluhan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Riau dari chapter kampus Kota Pekanbaru menggelar aksi demo menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM, Senin (19/3/12). Demo digelar di Jalan Cut Nyak Dien, depan Perpustakaan Seoman HS.

Massa yang berkumpul di sepanjang trotoar Jalan Cut Nyak Dien sekitar pukul 10.30 WIB tak hanya membentangkan panduk, poster dan juga berorasi bergantian, tetapi juga berdoa bersama untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia dan berharap rencana kenaikan harga BBM dibatalkan.

Juru Bicara HTI Chapter Kampus Kota Pekanbaru, Agus Salahuddin Al Fatih, menyebutkan, kenaikan BBM ini akan menyengsarakan masyarakat Indonesia. ''Kami menolak rencana kenaikan harga BBM, begitu juga dengan program pembatasan BBM bersubsidi karena langkah ini menuju liberalisasi pengolahan Migas di Indonesia khususnya sektor hilir. Ini akan menambah kesengsaraan masyarakat, terutama bagi masyarakat kecil yang notanebe pemilik sumber daya itu sendiri,'' kritiknya.

Tidak hanya itu, pendemo juga mengharapkan umat Islam mampu memperjuangan dan mewujudkan kehidupan Islam. ''Kita harap seluruh umat Islam bisa menjalankan syariah Islam secara kaffah dalam naungan daulah khilafah. Semoga ke depannya bisa sama-sama menjadi orang-orang yang berfikir,'' terangnya.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Polres Inhil Gelar Raker Analisa dan Evaluasi Semester I 2017
- Kejari Kampar Mediasi Pembebasan Lahan Tol Listrik Sumatera
- Said Zulkifli dan Agi Triyani Putri Bujang Dara Inhu 2017
- Jual Miras, Warung di Desa Aliantan Ditutup Warga Rohul
- Berjudi dan Narkoba, Iima Siswa di Pekanbaru Diamankan Satpol PP
- MUI Bengkalis Gelar Pelatihan Jaminan Sertifikat Halal
- Pasca Insiden Keracunan,
Pemo Pekanbaru Lakukan Pembinaan Karyawan Kimteng di Jalan Senapelan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.109.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com