Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Juli 2016 14:27
Jaksa Limpahkan Perkara Penimbunan Miras dan Rokok Tanpa Cukai

Jum’at, 29 Juli 2016 13:56
Eva : Kader PKK Jangan Sering Merendahkan Diri

Jum’at, 29 Juli 2016 13:53
Diduga Selewengkan Dana BOS,
Kepsek dan Dua PNS SMK 1 Mempura Siak Segera Diadili


Jum’at, 29 Juli 2016 13:48
Jajaran TNI, Polri dan Pemda Olahraga Bersama di Polres Kampar

Jum’at, 29 Juli 2016 13:45
Cabuli Murid SD di Rohul, Kakek 50 Tahun Ditangkap di Bandara SSK II Pekanbaru

Jum’at, 29 Juli 2016 13:37


Jum’at, 29 Juli 2016 10:51
Gandeng BI, PKPU Pekanbaru Kirim 6 Guru Inspiratif ke Pedalaman Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Maret 2012 08:05
2012, Pemkab Bengkalis Hapuskan Bantuan Sosial

Kabar buruk bagi masyraakat Bengkalis yang mengharapkan sokongan bantuan sosial dari Pemkab. Terhitung tahun ini alokasi untuk anggaran tersebut dihapus.

Riauterkini-BENGKALIS- Mulai tahun 2012 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menghapus semua bentuk bantuan sosial (Bansos) umum yang biasa disalurkan melalui Sekretariat Daerah. Kebijakan tersebut, menyusul seluruh bantuan bersifat kelembagaan sudah dialokasikan secara komprehensif (menyeluruh) dalam bentuh dana hibah sebagaimana tertera di dalam anggaran APBD.

“Saya tegaskan dan sampaikan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkalis bahwa mulai tahun 2012 ini tidak ada lagi Bansos melalui Sekretariat Daerah. Yang ada sekarang adalah dana bantuan melalui hibah yang sudah tercatat dalam buku APBD dan memiliki rekening masing-masing,” ujar Sekretaris Daerah Bengkalis, Asmaran Hasan, kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Senin (12/3/12).

Dijelaskan mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (POL PP) Provinsi Riau ini, tahun anggaran (TA) 2012 khusus bantuan dana hibah nilainya mencapai Rp 229 miliar. Dicontohkan Asmaran, bantuan dana hibah tersebut seperti untuk KONI, MUI, KNPI, KORPRI serta organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta organisasi kemasyarakatan maupun keagamaan.

Lebih lanjut dijelaskan Asmaran, lembaga yang ingin mendapatkan bantuan dana hibah dari pemerintah, harus memasukkan usulan berupa proposal ke Pemkab Bengkalis dan sebelum dilakukan pembahasan RAPBD, melalui Bupati, Wakil Bupati atau Sekretaris Daerah. Kemudian proposal tersebut diteruskan ke SKPD yang bersangkutan sesuai usulan kegiatan yang diajukan.

“Contohnya, lembaga mengusulkan kegiatan seni dan budaya sepanjang tahun anggaran 2013. Usulan dimasukkan terlebih dahulu ke Bupati, Wabup atau Sekda. Apabila dinilai layak, kemudian akan diturunkan ke SKPD terkait yaitu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang menyetujui atau tidak usulan kegiatan tersebut,” terang Asmaran.

Kemudian dibagian yang lain, Asmaran juga menontohkan masalah kesehatan. Dalam hal ini Pemkab Bengkalis sudah mengalokasikan anggaran melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesmasda). Artinya, katanya, warga tidak perlu lagi mengajukan usulan bantuan berobat ke Pemkab, karena sudah program tersebut.

“Nah, khusus bantuan untuk rumah ibadah, juga harus diusulkan terlebih dahulu. Sehingga anggarannya dapat dituangkan dalam APBD. Sedangkan bantuan untuk alat kesenian seperti kompang, seharusnya tidak harus melalui usulan lagi, karena kita sudah mengalokasikan anggaran melalui Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 1 miliar perdesa dan Rp 3 miliar perkecamatan,” demikian penjelasannya.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Jajaran TNI, Polri dan Pemda Olahraga Bersama di Polres Kampar
- Presiden Setujui Ahmad Hijazi sebagai Sekdaprov Riau
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan dan Ikut Melayur Jalur di Koto Kombu
- Antisipasi Radikalisme Beragama, FKUB Kuansing Gelar Dialog
-
- Menunggu Persetujuan Mendagri,
Pemko Pekanbaru akan Mutasi Pejabat Eselon lll dan lV

- BKP2D Riau: ASN Dinonjobkan Diantaranya Karena Terbelit Hukum


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.133.92
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com