Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Maret 2017 09:32
Ketua PC Inhil Ikuti Rapimnas Muslimat Nahdlatul Ulama di Jawa Barat

Sabtu, 25 Maret 2017 21:25
Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai

Sabtu, 25 Maret 2017 19:56
The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017

Sabtu, 25 Maret 2017 19:21
Ardiansyah Resmi Pimpin DPD Partai Berkarya Inhil

Sabtu, 25 Maret 2017 19:16
Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran

Sabtu, 25 Maret 2017 19:12
Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti

Sabtu, 25 Maret 2017 19:08
Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing

Sabtu, 25 Maret 2017 17:15
Ratusan Crosser Ikuti Kejuaraan Motor Cross Pemuda Pancasila Pelalawan

Sabtu, 25 Maret 2017 16:11
Harapkan Lahirkan Atlet Andal,
Bupati Buka Turnamen Sepakbola Bandar Yaman Cup I se Inhil


Sabtu, 25 Maret 2017 16:07
Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 1 Nopember 2011 09:08
42 Calon Jemaah Haji Plus Pekanbaru Batal Berangkat

Kasus calon jemaah haji plus batal berangkat kembali terjadi. Sebanyak 42 pendaftar yang sudah bersiap ke tanah suci harus menelan kekecewaan.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 42 orang jamaah calon haji (JCH) ONH Plus yang mendaftar di travel pemberangkatan haji Mulia Wisata Umrah dan Haji Plus atau PT Mulia Nur Madinah yang berkantor di Jalan Nenas Pekanbaru terlantar. Mereka gagal berangkat karena visa tak keluar hingga pemberangkatan.

Puluhan pihak keluarga dan JCH tampak protes di kantor tersebut, Senin (31/10). Beberapa JCH bahkan berlinang air mata memohon untuk diberangkatkan.

‘’Tolonglah Pak, saya sudah pesta di kampung. Semua tetangga dan keluarga sudah tahu saya akan berangkat hari ini. Tapi sampai di sini baru tahu kalau kami tidak berangkat, malu rasanya kembali ke kampung,’’ ujar salah seorang JCH sambil berlinang air mata memohon ke pemilik travel.

Direktur PT Mulia Nur Madinah, H Muhammad David Mng SE MSi saat ditemui di ruangannya membenarkan travelnya tak bisa memberangkatkan 42 JCH karena visa tak keluar.

‘’Saya tak tahu ada sistem baru pemerintah seperti ini. Tahun lalu kalau kita daftarkan 60 orang, maka ke-60 orang bisa berangkat. Sekarang tidak lagi. Tapi saya tetap akan bertanggung jawab,’’ ujar David.

Menurutnya, dia bersedia mengembalikan seutuhnya uang yang sudah dibayar JCH. Bahkan jika uang tetap diserahkan padanya, David janji untuk memberi kompensasinya. Mereka akan memberangkatkan JCH tersebut umrah gratis.

‘’Tadi saya sudah tawarkan, jika ada yang mau uangnya kembali, kita kembalikan utuh. Kalau ada yang tetap menyerahkan uangnya pada kami, akan kami berangkatkan umrah gratis dan tetap naik haji tahun 2012,’’ kata David.

Hasim (51) warga Rumbai, juga mengeluh di depan kantor tersebut mengaku istri dan ibunya sudah di bandara pada hari itu. Tapi mereka akhirnya tahu kalau gagal berangkat.

‘’Mau bagaimana lagi, walau dialihkan uangnya pada travel lain tetap saja tak bisa berangkat. Saya pasrah saja dan hanya menyerah pada Allah. Niat hanya memberangkatkan istri dan ibu saya ibadah dan tak menyangka akan begini,’’ ujar Hasim.

Tiagun (75), seorang perempuan terlihat sudah menyandang tas dan berpakaian putih-putih. Dia dan empat saudaranya sudah bayar Rp458 juta untuk berangkat haji, tapi semua ternyata sia-sia.

Tamrin (24), salah seorang keluarga Tiagun mengatakan mereka sudah pasrah dan tak tahu lagi akan bersikap bagaimana. ‘’Sampai saat ini kami hanya berharap, tapi kalau sudah begini apa lagi yang mau dilakukan,’’ ujar Tamrin.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Raden Adang Ginanjar, untuk hal ini perlu laporan resmi. ‘’Apa ada unsur pidananya atau administrasi yang kurang baik,’’ ujar Adang.

Hanya Empat Travel Terdaftar

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menegaskan, sampai kini hanya empat travel yang terdaftar di Kemenag untuk memberangkatkan calon jamaah umroh dan haji.

Yakni Nur Ramadan, Safa Insan Armani, Muhibbah Mulia Wisata, dan Menara Suci Sejahtera. Sedangkan yang dalam proses adalah Silver dan Musafir. Untuk itu Kemenag Riau minat JCH berhati-hati dalam memilih travel sehingga tak tertipu.

Menurut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, H Asyari Nur melalui Kabid Haji Zakat dan Wakaf, H Abdul Aziz, Kemenag Riau dalam waktu dekat bakal memanggil travel yang terdaftar maupun tidak. ‘’Bagi travel yang tak bisa memberangkatkan JCH tahun ini, kami minta memberi penjelasan,’’ jelas Aziz.

Dia minta travel benar-benar bertanggung jawab. ‘’Jangan pula melarikan diri,’’ lanjut mantan Kakan Kemenag Kabupaten Inhil ini lagi. Dia juga menyarankan jamaah paling tidak berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama Kemenag kabupaten/kota dan Kemenag Provinsi Riau.

Untuk JCH khusus yang sudah mendaftar dan diketahui Kemenag Riau, sudah masuk kuotanya hingga 2013. Sampai kini yang sudah ada di Kemenag RI mencapai 50 orang lebih. Padahal maksimal JCH khusus tiap tahun hanya 20 ribu.

Berdasar kuota murni nasional, untuk JCH khusus ada 17 ribu. ‘’Tahun ini dapat tambahan tiga ribu. Makanya jadi 20 ribu,’’ lanjutnya.***RPO





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017
- Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran
- Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti
- Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru

- Sikapi Penistaan Agama,
Upika Siak Hulu Gelar Sialturrahmi Warga dan FKUB Kampar

- Rapat Bersama di BNPP RI,
Wabup Berharap Masalah Abrasi Meranti Selesai di Era Jokowi-JK

- Penyelesaian Dugaan Penyerobotan Lahan,
Pemkab Inhil Tekankan Surya Dumai Grup Segera Tanggapi Tuntutan Warga



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.107.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com