Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Januari 2017 17:55
Seorang Warga Inhu Tewas Dililit Ular

Jum’at, 20 Januari 2017 17:51
Gubri dan Kapolda Riau Tinjau Lokasi SPN di Tambang Kampar

Jum’at, 20 Januari 2017 17:08
Datangi Kompolnas,
KontraS Serahkan Hasil Investigasi Kasus Meranti Berdarah


Jum’at, 20 Januari 2017 16:30
Sepanjang Januari 2017, Honda PCX Ditawarkan dengan Berbagai Bonus Spesial

Jum’at, 20 Januari 2017 16:27
Bupati Inhil Senang, Jamaah Shalat Subuh di Masjid Makin Bertambah

Jum’at, 20 Januari 2017 15:45
Kamis Nanti Edwar Sanger Dilantik Jadi Pj Walikota Pekanbaru

Jum’at, 20 Januari 2017 15:15
Pekerjakan Naker China Ilegal, Komisi D DPRD Riau Anggap PLN Sudah Buat Kesalahan

Jum’at, 20 Januari 2017 15:01
Marugame Udon and Tempura,
Hadir Ramaikan Ragam Kuliner Japanese di Pekanbaru


Jum’at, 20 Januari 2017 14:39
Polsek KSKP Tembilahan Limpahkan Kasus Kepabeanan ke Bea dan Cukai Tembilahan

Jum’at, 20 Januari 2017 14:37
Kepala UPT DKP Bantah Kedekatan Honorer Z Dengan Bupati Bengkalis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 1 Nopember 2011 09:08
42 Calon Jemaah Haji Plus Pekanbaru Batal Berangkat

Kasus calon jemaah haji plus batal berangkat kembali terjadi. Sebanyak 42 pendaftar yang sudah bersiap ke tanah suci harus menelan kekecewaan.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 42 orang jamaah calon haji (JCH) ONH Plus yang mendaftar di travel pemberangkatan haji Mulia Wisata Umrah dan Haji Plus atau PT Mulia Nur Madinah yang berkantor di Jalan Nenas Pekanbaru terlantar. Mereka gagal berangkat karena visa tak keluar hingga pemberangkatan.

Puluhan pihak keluarga dan JCH tampak protes di kantor tersebut, Senin (31/10). Beberapa JCH bahkan berlinang air mata memohon untuk diberangkatkan.

‘’Tolonglah Pak, saya sudah pesta di kampung. Semua tetangga dan keluarga sudah tahu saya akan berangkat hari ini. Tapi sampai di sini baru tahu kalau kami tidak berangkat, malu rasanya kembali ke kampung,’’ ujar salah seorang JCH sambil berlinang air mata memohon ke pemilik travel.

Direktur PT Mulia Nur Madinah, H Muhammad David Mng SE MSi saat ditemui di ruangannya membenarkan travelnya tak bisa memberangkatkan 42 JCH karena visa tak keluar.

‘’Saya tak tahu ada sistem baru pemerintah seperti ini. Tahun lalu kalau kita daftarkan 60 orang, maka ke-60 orang bisa berangkat. Sekarang tidak lagi. Tapi saya tetap akan bertanggung jawab,’’ ujar David.

Menurutnya, dia bersedia mengembalikan seutuhnya uang yang sudah dibayar JCH. Bahkan jika uang tetap diserahkan padanya, David janji untuk memberi kompensasinya. Mereka akan memberangkatkan JCH tersebut umrah gratis.

‘’Tadi saya sudah tawarkan, jika ada yang mau uangnya kembali, kita kembalikan utuh. Kalau ada yang tetap menyerahkan uangnya pada kami, akan kami berangkatkan umrah gratis dan tetap naik haji tahun 2012,’’ kata David.

Hasim (51) warga Rumbai, juga mengeluh di depan kantor tersebut mengaku istri dan ibunya sudah di bandara pada hari itu. Tapi mereka akhirnya tahu kalau gagal berangkat.

‘’Mau bagaimana lagi, walau dialihkan uangnya pada travel lain tetap saja tak bisa berangkat. Saya pasrah saja dan hanya menyerah pada Allah. Niat hanya memberangkatkan istri dan ibu saya ibadah dan tak menyangka akan begini,’’ ujar Hasim.

Tiagun (75), seorang perempuan terlihat sudah menyandang tas dan berpakaian putih-putih. Dia dan empat saudaranya sudah bayar Rp458 juta untuk berangkat haji, tapi semua ternyata sia-sia.

Tamrin (24), salah seorang keluarga Tiagun mengatakan mereka sudah pasrah dan tak tahu lagi akan bersikap bagaimana. ‘’Sampai saat ini kami hanya berharap, tapi kalau sudah begini apa lagi yang mau dilakukan,’’ ujar Tamrin.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Raden Adang Ginanjar, untuk hal ini perlu laporan resmi. ‘’Apa ada unsur pidananya atau administrasi yang kurang baik,’’ ujar Adang.

Hanya Empat Travel Terdaftar

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menegaskan, sampai kini hanya empat travel yang terdaftar di Kemenag untuk memberangkatkan calon jamaah umroh dan haji.

Yakni Nur Ramadan, Safa Insan Armani, Muhibbah Mulia Wisata, dan Menara Suci Sejahtera. Sedangkan yang dalam proses adalah Silver dan Musafir. Untuk itu Kemenag Riau minat JCH berhati-hati dalam memilih travel sehingga tak tertipu.

Menurut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, H Asyari Nur melalui Kabid Haji Zakat dan Wakaf, H Abdul Aziz, Kemenag Riau dalam waktu dekat bakal memanggil travel yang terdaftar maupun tidak. ‘’Bagi travel yang tak bisa memberangkatkan JCH tahun ini, kami minta memberi penjelasan,’’ jelas Aziz.

Dia minta travel benar-benar bertanggung jawab. ‘’Jangan pula melarikan diri,’’ lanjut mantan Kakan Kemenag Kabupaten Inhil ini lagi. Dia juga menyarankan jamaah paling tidak berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama Kemenag kabupaten/kota dan Kemenag Provinsi Riau.

Untuk JCH khusus yang sudah mendaftar dan diketahui Kemenag Riau, sudah masuk kuotanya hingga 2013. Sampai kini yang sudah ada di Kemenag RI mencapai 50 orang lebih. Padahal maksimal JCH khusus tiap tahun hanya 20 ribu.

Berdasar kuota murni nasional, untuk JCH khusus ada 17 ribu. ‘’Tahun ini dapat tambahan tiga ribu. Makanya jadi 20 ribu,’’ lanjutnya.***RPO





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Inhil Senang, Jamaah Shalat Subuh di Masjid Makin Bertambah
- Jalan Tambal Sulam di Siak Rusak Lagi, Dinas PU Riau Surati PT Hasrat Tata Jaya
- PLN Akan Pasang Jaringan Baru di Tiga Desa Terisolir di Rohul
- Belum Diresmikan, Gedung Baru PN Pasirpangaraian Sudah Difungsikan
- Tak Bawa Data Lengkap,
Hearing Komisi A DPRD Riau dengan BKD Diundur

- Diduga Praktek Maksiat,
Satpol PP Pelalawan Razia Sejumlah Salon dan Panti Pijat

-


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.158.180
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com