Untitled Document
Rabu, 6 Zulhijjah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 1 Oktober 2014 14:19
Masih Diisolasi KPK,Gubri Baru Bisa Dijenguk Hari Senin

Rabu, 1 Oktober 2014 14:16
Diwarnai Tembakan Peringatan,
Polisi Dihadang Tersangka Ekstasi dan Keluarga Saat Penangkapan


Rabu, 1 Oktober 2014 13:57
Diduga Dikurangi, Warga Duri Keluhkan Isi Tabung Gas 3 Kilogram

Rabu, 1 Oktober 2014 13:51
Bapaknya Ditangkap KPK, Anak-anak Gubri Menghilang dari Kantor

Rabu, 1 Oktober 2014 13:42
Kisruh STIE Syari’ah Bengkalis,
Pemkab Siapkan Opsi Cabut Bantuan Operasional


Rabu, 1 Oktober 2014 13:34
Terkait Laporan PT BMPJ,
Kepala Satpol PP Rohul Siap Dipanggil Polda Riau


Rabu, 1 Oktober 2014 13:27
Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Islamic Center Rohul, Jaksa Periksa PPTK



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 1 Nopember 2011 09:08
42 Calon Jemaah Haji Plus Pekanbaru Batal Berangkat

Kasus calon jemaah haji plus batal berangkat kembali terjadi. Sebanyak 42 pendaftar yang sudah bersiap ke tanah suci harus menelan kekecewaan.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak 42 orang jamaah calon haji (JCH) ONH Plus yang mendaftar di travel pemberangkatan haji Mulia Wisata Umrah dan Haji Plus atau PT Mulia Nur Madinah yang berkantor di Jalan Nenas Pekanbaru terlantar. Mereka gagal berangkat karena visa tak keluar hingga pemberangkatan.

Puluhan pihak keluarga dan JCH tampak protes di kantor tersebut, Senin (31/10). Beberapa JCH bahkan berlinang air mata memohon untuk diberangkatkan.

‘’Tolonglah Pak, saya sudah pesta di kampung. Semua tetangga dan keluarga sudah tahu saya akan berangkat hari ini. Tapi sampai di sini baru tahu kalau kami tidak berangkat, malu rasanya kembali ke kampung,’’ ujar salah seorang JCH sambil berlinang air mata memohon ke pemilik travel.

Direktur PT Mulia Nur Madinah, H Muhammad David Mng SE MSi saat ditemui di ruangannya membenarkan travelnya tak bisa memberangkatkan 42 JCH karena visa tak keluar.

‘’Saya tak tahu ada sistem baru pemerintah seperti ini. Tahun lalu kalau kita daftarkan 60 orang, maka ke-60 orang bisa berangkat. Sekarang tidak lagi. Tapi saya tetap akan bertanggung jawab,’’ ujar David.

Menurutnya, dia bersedia mengembalikan seutuhnya uang yang sudah dibayar JCH. Bahkan jika uang tetap diserahkan padanya, David janji untuk memberi kompensasinya. Mereka akan memberangkatkan JCH tersebut umrah gratis.

‘’Tadi saya sudah tawarkan, jika ada yang mau uangnya kembali, kita kembalikan utuh. Kalau ada yang tetap menyerahkan uangnya pada kami, akan kami berangkatkan umrah gratis dan tetap naik haji tahun 2012,’’ kata David.

Hasim (51) warga Rumbai, juga mengeluh di depan kantor tersebut mengaku istri dan ibunya sudah di bandara pada hari itu. Tapi mereka akhirnya tahu kalau gagal berangkat.

‘’Mau bagaimana lagi, walau dialihkan uangnya pada travel lain tetap saja tak bisa berangkat. Saya pasrah saja dan hanya menyerah pada Allah. Niat hanya memberangkatkan istri dan ibu saya ibadah dan tak menyangka akan begini,’’ ujar Hasim.

Tiagun (75), seorang perempuan terlihat sudah menyandang tas dan berpakaian putih-putih. Dia dan empat saudaranya sudah bayar Rp458 juta untuk berangkat haji, tapi semua ternyata sia-sia.

Tamrin (24), salah seorang keluarga Tiagun mengatakan mereka sudah pasrah dan tak tahu lagi akan bersikap bagaimana. ‘’Sampai saat ini kami hanya berharap, tapi kalau sudah begini apa lagi yang mau dilakukan,’’ ujar Tamrin.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Raden Adang Ginanjar, untuk hal ini perlu laporan resmi. ‘’Apa ada unsur pidananya atau administrasi yang kurang baik,’’ ujar Adang.

Hanya Empat Travel Terdaftar

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menegaskan, sampai kini hanya empat travel yang terdaftar di Kemenag untuk memberangkatkan calon jamaah umroh dan haji.

Yakni Nur Ramadan, Safa Insan Armani, Muhibbah Mulia Wisata, dan Menara Suci Sejahtera. Sedangkan yang dalam proses adalah Silver dan Musafir. Untuk itu Kemenag Riau minat JCH berhati-hati dalam memilih travel sehingga tak tertipu.

Menurut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, H Asyari Nur melalui Kabid Haji Zakat dan Wakaf, H Abdul Aziz, Kemenag Riau dalam waktu dekat bakal memanggil travel yang terdaftar maupun tidak. ‘’Bagi travel yang tak bisa memberangkatkan JCH tahun ini, kami minta memberi penjelasan,’’ jelas Aziz.

Dia minta travel benar-benar bertanggung jawab. ‘’Jangan pula melarikan diri,’’ lanjut mantan Kakan Kemenag Kabupaten Inhil ini lagi. Dia juga menyarankan jamaah paling tidak berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama Kemenag kabupaten/kota dan Kemenag Provinsi Riau.

Untuk JCH khusus yang sudah mendaftar dan diketahui Kemenag Riau, sudah masuk kuotanya hingga 2013. Sampai kini yang sudah ada di Kemenag RI mencapai 50 orang lebih. Padahal maksimal JCH khusus tiap tahun hanya 20 ribu.

Berdasar kuota murni nasional, untuk JCH khusus ada 17 ribu. ‘’Tahun ini dapat tambahan tiga ribu. Makanya jadi 20 ribu,’’ lanjutnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Bapaknya Ditangkap KPK, Anak-anak Gubri Menghilang dari Kantor
- Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Pekanbaru,
Seluruh Elemen Masyarakat Harus Turut Bangun Bangsa yang Berperadaban

- Bupati Rohil Pimpin Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Wagubri Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Aldo, Bocah Malang Tanpa Anus di Kuansing Akhirnya Meninggal Dunia
- EFS RAPP Siap Mitigasi Konflik Satwa Liar-Masyarakat
- 300 Lampu Jalan Rusak di Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.199.117
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com