Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 28 Mei 2016 01:42
H AS Pudjoharsoyo Resmi Dilantik Sebagai Ketua PN Jakbar

Sabtu, 28 Mei 2016 01:40
Wabup Said Hasyim Optimis Masakan Tradisional Bisa Dipromosikan

Sabtu, 28 Mei 2016 01:34
Capella Honda Gelar Pelatihan Keselamatan Berkendara untuk SD

Sabtu, 28 Mei 2016 01:26
Beli Wortel,
Motor Anak Mantan Anggota DPRD Pekanbaru Dirampas 2 Orang Bersenpi


Jum’at, 27 Mei 2016 20:23
Rapat Tim Teknis Penyelenggaraan Terpadu Satu Pintu‬,
Sekdakab Kampar: Pelayanan Perizinan Harus Sesuai Perda


Jum’at, 27 Mei 2016 19:11
DPRD Rohil Diminta Tidak Coret Anggaran Tampilan Bakar Tongkang di TMII Tahun 2017

Jum’at, 27 Mei 2016 18:56
Bawang Malaysia Masuk Rohil, Syahbandar Kubu Bantah Kurang Pengawasan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Pansel akan Kumpulkan Rekam Jejak Peserta Calon Sekda
- Sambut Ramadhan, Karyawan RAPP Jalin Silaturahmi di Pulau Padang
- Bupati Jefry: Kunci Sukses itu Semangat
- Hadiri Rapat OKPPD di Kemendagri,
Panglima TNI Minta Bupati/Walikota Berkoordinasi dengan Kodim Daerah

- Warga Rohul Diminta Rekam e-KTP Sebelum 30 September 2016
- Ditepung-tawari LAM Riau, Gubri Diminta "Bawakan Rotan" SKPD Agar Kerja Optimal
- Sudah Tiga Calon Sekdaprov Presentasikan Makalah kepada Tim Pansel


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.234.111
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com