Untitled Document
Sabtu, 5 Syawwal 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 2 Agustus 2014 11:19
Akhir Agustus, Ranperda Penyertaan Modal Ditargetkan Selesai

Sabtu, 2 Agustus 2014 10:02
Arus Balik Membludak, Kendaraan Antri 12 Jam di Roro Bengkalis-Pakning

Sabtu, 2 Agustus 2014 10:00
Arus Balik Hingga H+5 Tewaskan Tiga Pengendara di Riau

Sabtu, 2 Agustus 2014 09:58
15 Kios di Pasar Lama Rawang Kao, Siak Ludes Terbakar

Sabtu, 2 Agustus 2014 09:56
Jajaran Polda Riau Tetapkan 74 Tersangka Pembakar dan Perambah Hutan

Sabtu, 2 Agustus 2014 08:05


Sabtu, 2 Agustus 2014 07:47
Diduga Sengaja Bakar Lahan di Bukitbatu,
Polres Bengkalis Ringkus Oknum Guru PNS




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Arus Balik Membludak, Kendaraan Antri 12 Jam di Roro Bengkalis-Pakning
- Lebaran, Pantai Beting Ramai Dikunjungi Masyarakat Meranti
- Sekal Ariyanto Terpilih Pimpin Ikatan Alumni MAN 039 Tembilahan
- H+4 Lebaran, Ribuan Warga Inhil Berziarah Makam Syekh Abdurrahman Al Banjari
- Polres Meranti Pastikan Uji Coba 4 Genset PLN Lancar
- Rombongan Pemkab Inhil Hadiri Open House di Rumdin Gubri
- Lebaran, Warga Rohil Jadikan Jembatan Pedamaran Obyek Wisata


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.239.216
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com