Untitled Document
Sabtu, 17 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 3 Juli 2015 20:50
Safari Ramadhan, Bupati Bengkalis Tampung Aspirasi Warga

Jum’at, 3 Juli 2015 20:34
Jelang Buka Puasa,
Warga Tampan Pekanbaru Geger dengan Temuan Mayat Wanita Membusuk


Jum’at, 3 Juli 2015 20:30
Pilkada Pelalawan 2015,
Beredar Surat Dukungan DPP PAN untuk M Harris


Jum’at, 3 Juli 2015 20:23


Jum’at, 3 Juli 2015 20:23
Suap Pembahasan RAPBD Riau,
KPK Belum Juga Jerat Tersangka Baru


Jum’at, 3 Juli 2015 20:20
Pegawai Kemenag Rohul Terima Bingkisan Lebaran

Jum’at, 3 Juli 2015 20:15
‎PT Sinar Mas Wakafkan 10 Ribu Al Quran untuk Masyarakat Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Pegawai Kemenag Rohul Terima Bingkisan Lebaran
- ‎PT Sinar Mas Wakafkan 10 Ribu Al Quran untuk Masyarakat Riau
- Peringati Nuzulul Qur'an, PLN Optimalkan Posko Gangguan
- Investasi Rp20 Triliun Terancam Hilang,
Pemprov Riau Diminta Bantu Tuntaskan Persoalan RTRW Dumai

- Bupati Kuansing Buka Sosialisasi Kebijakan Dana Desa
- Plt Gubri Minta Arahan Mendagri Soal Pilkada Serentak dan Perbatasan
- Banggar DPRD Riau Ingatkan Pemprov Segera Tindak Lanjuti Temuan BPK


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.233.167
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com