Untitled Document
Sabtu, 27 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 20 Desember 2014 16:33
‎Bupati Bengkalis Serahkan 1.400 Ha Lahan HTR ke Petani Siakkecil

Sabtu, 20 Desember 2014 15:31
Kerja Sama PWI dan CPI
20 Wartawan Rohil Ikuti Semarak Pers di Dumai


Sabtu, 20 Desember 2014 15:28
Pengurus CFCD Chapter Riau Dikukuhkan

Sabtu, 20 Desember 2014 14:22

Sempat Akan Dihentikan,
Uji Beban Jembatan Siak III Lancar


Sabtu, 20 Desember 2014 12:55
Kapal Barang Tenggelam di Sungai Siak, Nihil Korban Jiwa

Sabtu, 20 Desember 2014 12:45
15 Truk Siap Digunakan Uji Beban Jembatan Siak III

Sabtu, 20 Desember 2014 07:13
Empat Kawanan Maling Motor Ditembak Polisi di Mandau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- ‎Bupati Bengkalis Serahkan 1.400 Ha Lahan HTR ke Petani Siakkecil
- Kerja Sama PWI dan CPI
20 Wartawan Rohil Ikuti Semarak Pers di Dumai

- Pengurus CFCD Chapter Riau Dikukuhkan
-
Sempat Akan Dihentikan,
Uji Beban Jembatan Siak III Lancar

- 15 Truk Siap Digunakan Uji Beban Jembatan Siak III
- Kelompok BKB Mawar Siak Terima Penghargaan Terbaik III Nasional
- Kesbangpol Riau Nilai Imigran Gelap Sudah Jadi Keresahan Sosial


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.89.114
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com