Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 30 April 2016 13:57
Wilmar Bersama Mitra Kerja dan TNI Gelar Goro Bersama

Sabtu, 30 April 2016 13:54
2 Tersangka Perdagangan Organ Satwa Dilindungi Terancam 5 Tahun Penjara

Sabtu, 30 April 2016 13:52
Bupati Bengkalis dan Istri Resmikan Pembangunan Gedung Serba Guna YPM

Sabtu, 30 April 2016 11:51
Tim Kemenakertrans RI Periksa Dokumen 279 Naker Asing di Sinar Mas Group

Sabtu, 30 April 2016 11:15
Bupati Bengkalis Buka MTQ ke-21 Kecamatan Bantan

Sabtu, 30 April 2016 11:10
Seks Menyimpang, Pak Guru SMA di Rohil Cabuli 5 Siswa

Sabtu, 30 April 2016 07:03
Ahmad Hijazi Disebut-sebut Paling Diinginkan Plt Gubri sebagai Sekdaprov Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Tim Kemenakertrans RI Periksa Dokumen 279 Naker Asing di Sinar Mas Group
- Ahmad Hijazi Disebut-sebut Paling Diinginkan Plt Gubri sebagai Sekdaprov Riau
- Warga Pangean Heboh dengan Penemuan Bayi di Teras Rumah Warga
- Sekwan Ahmad Yani Lengkapi 22 Nama Pendaftar Calon Sekdaprov Riau
- BPKP Catat Rp207 Miliar Aset Pemkab Inhu "Hilang"
- Seragam Dinas PNS Rohul Jubah Putih Ganti Pakaian Melayu
- Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Bantan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.165.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com