Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 8 Pebruari 2016 22:40
Seorang Wanita di Kuansing Ditemukan TewasTergantung

Senin, 8 Pebruari 2016 21:55
Menyambut Cap Go Meh 2016, Lampion Raksasa Mulai Hiasi Kelenteng di Bagansiapiapi

Senin, 8 Pebruari 2016 21:45
Berikut Daerah di Kabupaten Rohul yang Terendam Banjir

Senin, 8 Pebruari 2016 21:37
Gelombang Pasang Juga Rusak Rumah Warga di Kecamatan Concong

Senin, 8 Pebruari 2016 20:24
Meski Diguyur Hujan, KNPI Kampar Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau

Senin, 8 Pebruari 2016 20:19
Puluhan Rumah di Dua Kecamatan di Kuansing Terendam Banjir

Senin, 8 Pebruari 2016 20:12
Operasi Antik 2016, Polres Dumai Ciduk Seorang Tersangka Narkoba



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Menyambut Cap Go Meh 2016, Lampion Raksasa Mulai Hiasi Kelenteng di Bagansiapiapi
- Meski Diguyur Hujan, KNPI Kampar Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau
- Banjir Ganggu Operasional PDAM Tirta Kampar,
Ribuan Pelanggan Tak Bisa Nikmati Air Bersih

- Gafatar Bukan Islam,
Pentolan Gafatar Sukino: Kami Tak Lagi Sholat Lima Waktu

- Pemkab Diminta Tanggap,
Banyak Rumah di Desa Kuala Selat, Inhil Rusak Dihantam Gelombang

- 50 Orang Eks Gafatar Tinggal Sementara di Rusunawa Pekanbaru
- Pj. Walikota Dumai Sambut Kunjungan Delegasi 5 Negara ASEAN


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.146.211.211
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com