Untitled Document
Kamis, 9 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 27 Mei 2015 22:30
Jelang Ramadhan 1436 H,
Polres Kuansing Gelar Operasi Patuh Selama Dua Pekan


Rabu, 27 Mei 2015 21:33
Peringati Harkitnas, Kajati Riau Sampaikan Semangat Perjuangan

Rabu, 27 Mei 2015 21:27
Tolak Intervensi, Panitia Pastikan Musda KNPI Inhil Tetap 30 Mei

Rabu, 27 Mei 2015 21:22
Anggota Diduga Menipu,
Anggota DKP Terancam Sanksi Menengah dan Berat


Rabu, 27 Mei 2015 21:14
Tamu STIT Dar Aswaja, Rohil dari Timur Tengah "Disuguhi" Jalan Rusak

Rabu, 27 Mei 2015 20:37
2015, BNNP Riau Rehabilitasi 1.067 Pecandu Narkoba

Rabu, 27 Mei 2015 20:34
Mansyur: Pekansikawan Positif Bagi Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Peringati Harkitnas, Kajati Riau Sampaikan Semangat Perjuangan
- Anggota Diduga Menipu,
Anggota DKP Terancam Sanksi Menengah dan Berat

- Tamu STIT Dar Aswaja, Rohil dari Timur Tengah "Disuguhi" Jalan Rusak
- 2015, BNNP Riau Rehabilitasi 1.067 Pecandu Narkoba
- Beroperasinya Perusahaan ESM,
Kota Dumai Bakal Kebanjiran Naker Asing Asal China

- Taruna Baru STTD Pola Pembibitan Putra Daerah
Penerimaan di Rohil Belum Menyebar Secara Luas

- Jelang Job Expo Pekanbaru,
Disnaker Lakukan Singkronisasi dengan Perusahaan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.143.14
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com