Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Juli 2016 16:42
Warga Pekanbaru Berharap Jufri Zubir Beri Solusi Persoalan Kota

Senin, 25 Juli 2016 16:21
Tindak Lanjut Edaran Menpan,
ASN Pemprov Riau Diminta tak Bermain Game Pokemon


Senin, 25 Juli 2016 15:37
Pemekaran DOB, Mendagri: Jangan Jadi Beban Anggaran

Senin, 25 Juli 2016 15:34
Ekspose Kasus Kejahatan,
Selama Sepekan, Polsek Pekanbaru Kota Nihil Penangkapan


Senin, 25 Juli 2016 15:31
Korupsi ADD Semunai, Kejari Bengkalis Ajukan Banding

Senin, 25 Juli 2016 15:24


Senin, 25 Juli 2016 15:17
Petani di Bengkalis Resah Harga Getah Karet Semakin Turun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Tindak Lanjut Edaran Menpan,
ASN Pemprov Riau Diminta tak Bermain Game Pokemon

- Pemekaran DOB, Mendagri: Jangan Jadi Beban Anggaran
- Himbauan Retribusi Parkir di Duri, Bengkalis Terkesan Sebatas Seremoni
- RSUD Rohul Stop Pelayanan Kesehatan Pakai KK dan KTP
- Jumlah Pasien DBD di RSUD Dumai Meningkat
- Bupati Irwan Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Meranti di Pekanbaru
- PKPU Pekanbaru dan BNP Paribas Bangun Sekolah di Meranti


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.184.222
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com