Untitled Document
Jumat, 6 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 27 Maret 2015 10:34
Suap Pengesahan APBD, Saqlul dan Dua Saksi Diperiksa KPK

Jum’at, 27 Maret 2015 10:09
Bupati Irwan Lantik Pengurus Mahasiswa Meranti di Yogyakarta

Jum’at, 27 Maret 2015 07:25
Kejati Riau Rancang Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Pelajar

Jum’at, 27 Maret 2015 07:15
BEM dan BKIM FE Universitas Riau Taja Seminar Jurnalistik

Jum’at, 27 Maret 2015 07:11
Pedagang Emas Asal Sumbar Dirampok di Kuansing

Jum’at, 27 Maret 2015 07:08
Hari Bhakti Rimbawan ke-32, PT RAPP Tanam 2.000 Bibit Pohon di Kuansing

Kamis, 26 Maret 2015 21:41
Daya Tampung Rutan Kulim, Pekanbaru Over Kapasitas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Bupati Irwan Lantik Pengurus Mahasiswa Meranti di Yogyakarta
- BEM dan BKIM FE Universitas Riau Taja Seminar Jurnalistik
- FPPIU Gelar Sosialiasi Pemekaran ke Lima Kecamatan
- PP Gambut Berpotensi Muncul 360 Ribu Pengangguran
- Meski Hujan, Jefry Bersama KNPI Kampar Panen Bawang di P4S
- Bupati Bengkalis Resmikan Gedung Kantor Camat Pinggir
- Sakit, Walikota Dumai Tetap Buka Musrenbang 2015


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.157.94
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com