Untitled Document
Selasa, 16 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 5 Mei 2015 22:09
Oknum PNS Diskes Rohil Simpan Sabu Ditangkap Polisi

Selasa, 5 Mei 2015 21:44
Korupsi Dana BOS SMK 1 Mempura
Kejari Siak Tetapkan Tiga Tersangka


Selasa, 5 Mei 2015 21:32
Hasil Rontgen RS Eka Hospital Pekanbaru,
Murid SD Islam di Rohul Meninggal karena Tumor


Selasa, 5 Mei 2015 21:30
Bupati Inhil Tandatangani Kesepakatan Reformasi Birokrasi

Selasa, 5 Mei 2015 21:21
KPU Ajukan Perubahan Standar Harga,
Mendagri Sebut Belanja Pilkada Jadi tak Terbatas


Selasa, 5 Mei 2015 21:06
TNI Ungkap Pupuk Sawit Palsu di Rohil

Selasa, 5 Mei 2015 21:03
Biaya Dinas dan Dana Pribadi, Camat se-Siak Dikirim Stuban ke Lombok



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Hasil Rontgen RS Eka Hospital Pekanbaru,
Murid SD Islam di Rohul Meninggal karena Tumor

- Biaya Dinas dan Dana Pribadi, Camat se-Siak Dikirim Stuban ke Lombok
- 3 Tahun Terakhir, Jumlah Pengangguran di Riau Meningkat
- Kasatpol PP Riau Buka Acara Pemberdayaan Satlinmas Pengamanan Swakarsa
- Tiga Bulan Gaji Karyawan Tak Dibayar,
Disnaker Pekanbaru Akan Periksa RS Lancang Kuning

- Lantik Kades,
Bupati Meranti Minta Himpun Semua Aspirasi untuk Percepatan Kemajuan Desa

- Puluhan PPNS di Bengkalis Ikuti Pelatihan Pemantapan Penyidikan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.76.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com