Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 4 September 2015 22:43
3 Pasang Kekasih Terjaring Razia Satpol PP Meranti

Jum’at, 4 September 2015 21:32
Hari Pelanggan Nasional,
Honda CDN Berikan Beragam Souvenir dan Hadiah Untuk Konsumen


Jum’at, 4 September 2015 21:27


Jum’at, 4 September 2015 20:42
Danramil Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan Pimpin Padamkan Karhutlah

Jum’at, 4 September 2015 19:04
Dewan Sebut Karhutlah di Riau Banyak Dilakukan Orang Luar

Jum’at, 4 September 2015 18:48
Pilkada Rohul, Panwas Mulai Menertibkan APK Tiga Paslon

Jum’at, 4 September 2015 18:44
RAPP Bagikan 2.000 Masker di Pulau Padang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- 3 Pasang Kekasih Terjaring Razia Satpol PP Meranti
- Danramil Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan Pimpin Padamkan Karhutlah
- RAPP Bagikan 2.000 Masker di Pulau Padang
- Karhutla Makin Parah, Presiden Joko Widodo Berencana Datang di Riau
- Hanya 50 Persen Terdaftar JKN,
BPJS Kesehatan Imbau PPNPN di Riau Mendaftar

- ‎1.300 TKA Cina Akan Eksodus ke Bengkalis?
- ‎Mundur, Direktur RSUD Bengkalis Dijabat Plt


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.124.130
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com