Untitled Document
Rabu, 12 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 28 Juli 2015 21:48
Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram

Selasa, 28 Juli 2015 21:45
Pendaftarannya Ditolak KPU Kuansing,
Pasangan Imran-Mukhlisin Siap Tempuh Jalur Hukum


Selasa, 28 Juli 2015 21:33
Group APRIL Luncurkan Program Desa Bebas Api

Selasa, 28 Juli 2015 21:21
Pilkada Rohul 2015,
Tiga Pasangan Balon Bupati dan Wabup Daftar ke KPU


Selasa, 28 Juli 2015 21:11
Enam Anggota Polres Dumai Jalani Sidang Disiplin

Selasa, 28 Juli 2015 21:07
Pilkada Rohil 2015,
Herman Sani-Taim Daftar ke KPU


Selasa, 28 Juli 2015 20:59
Dugaan Korupsi Bansos, Bupati Bengkalis Kembali Diperiksa Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Asian Agri Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di Pelalawan
- PT. Nagamas Tegaskan Kebakaran Tidak Timbulkan Ledakan dan Korban Jiwa
- Dalam Rangka Pengukuhan, KBB Riau Akan Adakan "Aruh Ganal"
- Kapolres Inhil Ajak Elemen Masyarakat Jaga Toleransi Antar Umat Beragama
- Matangkan Konsep Pekansikawan, Komisi IV DPRD Kampar Datangi Komisi D DPRD Riau
- Minta Pegawai Sama-sama Merawat,
Dapat Keluhan, Bagian Umum Pemko Langsung Perbaiki Mushala Nursalim

- AC Bocor, Nyamuk Banyak,
Musolla Pemko Pekanbaru Merana Tak Terawat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.39.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com