Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Januari 2017 22:38
Sidang Meranti Berdarah, JPU Hadirkan Tiga Saksi

Kamis, 19 Januari 2017 22:36
Komisi A DPRD Riau Minta Polda Usut Perusahaaan Pengguna Naker China Ilegal

Kamis, 19 Januari 2017 22:18
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Areal Kebun PT RAPP Kuansing

Kamis, 19 Januari 2017 22:06
Jualan Togel, Kakek di Duri Huni Hotel Prodeo

Kamis, 19 Januari 2017 21:59
Optimis Diterima Masyarakat, Efendi Pimpin DPC Partai Islam Damai Aman

Kamis, 19 Januari 2017 20:36
Sejalankan Infrastruktur dan Pendidikan,
Gubri Maksimalkan Blusukan ke Daerah Terpencil


Kamis, 19 Januari 2017 20:09
Sekda Pimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah

Kamis, 19 Januari 2017 19:47
Awali 2017, Agung Toyota Luncurkan Kijang Innova New Venturer di Pekanbaru

Kamis, 19 Januari 2017 19:38
Ini Keterangan Polres Inhil Penyebab Kebakaran SPPB PT Era Mandiri di Desa Sungai Perak

Kamis, 19 Januari 2017 19:15
Jalan Tambal Sulam di Siak Rusak Lagi, Dinas PU Riau Surati PT Hasrat Tata Jaya



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 September 2011 14:13
Dana BOS MIS dan MTs Swasta Tahap III di Rohul Dicairkan

Proses pencairan dana BOS tahap III untuk MIS dan MTs swasta di Rohul berjalan sesuai rencana. Dana cair dan langsung dibagikan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) tahap III priode Juli-September 2011 senilai Rp606.945.500-, telah cair seratus persen.

Dikatakan Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, dana tersebut ditransfer langsung dari kas Negara ke rekening masing masing Madrasah, tidak melalui rekening instansinya.

"Untuk itu, Kepala Madrasah segera cek rekeningnya masing-masing, apakah dana BOS telah masuk atau belum, supaya dilaporkan ke pihak kami agar diketahui. Jika sama sekali belum, supaya dilaporkan untuk diproses ulang dan ditindaklanjuti," katanya, menjawab Riauterkini di Pasirpangaraian, Rabu (21/9/11).

Untuk laporan, sekolah harus harus menyertakan foto copy rekening tabungan. Kepala Madrasah diminta segera menggunakan dana BOS sesuai keperluan dan berpedoman terhadap petunjuk penggunaannya.

"Pun, bukti fisik asli penggunaan dana agar diarsipkan untuk bahan pemeriksaan pihak Inspektorat Kemenag RI, atau pun BPKP Riau. Perlu saya ingatkan, penggunaan dana BOS akan diperiksa setiap tahunnya," himbaunya.

Laporan penggunaan dana BOS juga harus disampaikan kepada Kemenag, yakni dengan melampirkan bukti penggunaan dana BOS, untuk selanjutnya dilaporkan ke Kanwil Kemenag Provinsi Riau.

"Jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dimengerti dan keraguan dalam penggunaan dana BOS, bisa konsultasi langsung dengan Kasi Mapenda Islam, setiap hari kerja," intruksinya.

Ahmad Supardi melanjutkan, untuk dana BOS Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tahap III, juga sudah juga dicairkan September 2011.

"Dana BOS tersebut sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), sehingga sekolah tak perlu menunggu proses dari kami lagi," tutup Kakan Kemenag Rokan Hulu.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Jalan Tambal Sulam di Siak Rusak Lagi, Dinas PU Riau Surati PT Hasrat Tata Jaya
- PLN Akan Pasang Jaringan Baru di Tiga Desa Terisolir di Rohul
- Belum Diresmikan, Gedung Baru PN Pasirpangaraian Sudah Difungsikan
- Tak Bawa Data Lengkap,
Hearing Komisi A DPRD Riau dengan BKD Diundur

- Diduga Praktek Maksiat,
Satpol PP Pelalawan Razia Sejumlah Salon dan Panti Pijat

-
- Kanwilkum HAM Baru Terima 24 Paspor dari 35 TKA Asal China


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.200.170
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com