Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 September 2016 15:13
Berkas Bapak Cabuli Anak Kandung di Tenayan Raya Masuki Tahap II

Jum’at, 30 September 2016 14:58
Duel Maut Dua Pelajar di Pekanbaru,
Ibu Korban Histeris Melihat Anaknya Terbujur Kaku


Jum’at, 30 September 2016 14:48
Seorang Tewas, Dua Pelajar di Pekanbaru Duel Akibat Saling Pandang Sinis

Jum’at, 30 September 2016 14:42
Mengaku Oknum OKP, Seorang Pria Ancam Warga Inhu Pakai Senjata Api

Jum’at, 30 September 2016 13:55
Resmi jadi Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnain Bakal Teliti Berkas SP3 Karlahut

Jum’at, 30 September 2016 13:46
Tolak Rekontruksi Polda Riau, Keluarga Korban 'Meranti Berdarah’ Akan Gugat Negara

Jum’at, 30 September 2016 13:39
Grand Livina vs Motor Beat,
Seorang TNI Kodim 0303 Bengkalis Tewas di RSUD Siak




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Bandar Sikijang Tuan Rumah Pelalawan Sehat 2016
- Miris, Sejumlah Proyek di Duri Tak Miliki Plang Nama
- Disaksikan Gubri, Bupati Inhu Jalani Akad Nikah
- Pemkab Kampar Gelar Rapat Persiapan MTQ ke-35 Riau
- Penunggak Pajak Ranmor di Rohul Dapat Potongan 50 Persen, Ini Syaratnya
- Pembangunan Lanjutan Siak IV Dilakukan Sistem Lelang Terbuka
- Dianggap Membahayakan,
Warga Perumahan Tunggal Perkasa, Kulim, Adukan Sutet ke DPRD Riau



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.223.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com