Untitled Document
Rabu, 12 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 28 Juli 2015 21:48
Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram

Selasa, 28 Juli 2015 21:45
Pendaftarannya Ditolak KPU Kuansing,
Pasangan Imran-Mukhlisin Siap Tempuh Jalur Hukum


Selasa, 28 Juli 2015 21:33
Group APRIL Luncurkan Program Desa Bebas Api

Selasa, 28 Juli 2015 21:21
Pilkada Rohul 2015,
Tiga Pasangan Balon Bupati dan Wabup Daftar ke KPU


Selasa, 28 Juli 2015 21:11
Enam Anggota Polres Dumai Jalani Sidang Disiplin

Selasa, 28 Juli 2015 21:07
Pilkada Rohil 2015,
Herman Sani-Taim Daftar ke KPU


Selasa, 28 Juli 2015 20:59
Dugaan Korupsi Bansos, Bupati Bengkalis Kembali Diperiksa Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Asian Agri Gelar Pasar Murah Minyak Goreng di Pelalawan
- PT. Nagamas Tegaskan Kebakaran Tidak Timbulkan Ledakan dan Korban Jiwa
- Dalam Rangka Pengukuhan, KBB Riau Akan Adakan "Aruh Ganal"
- Kapolres Inhil Ajak Elemen Masyarakat Jaga Toleransi Antar Umat Beragama
- Matangkan Konsep Pekansikawan, Komisi IV DPRD Kampar Datangi Komisi D DPRD Riau
- Minta Pegawai Sama-sama Merawat,
Dapat Keluhan, Bagian Umum Pemko Langsung Perbaiki Mushala Nursalim

- AC Bocor, Nyamuk Banyak,
Musolla Pemko Pekanbaru Merana Tak Terawat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.39.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com