Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 31 Agustus 2016 23:11
Berbagai Program Spesial Hiasi Showroom Honda Soekarno-Hatta

Rabu, 31 Agustus 2016 22:56
Menderita Penyakit Langka dan Gizi Buruk,
Bocah 7 Tahun Asal Teluk Pantaian, Inhil Memerlukan Bantuan Dermawan


Rabu, 31 Agustus 2016 22:47
BPMPD Rohul Sosialisasikan Tahapan Pilkades Serentak 2016

Rabu, 31 Agustus 2016 22:33
Mobil Pengangkut Tiang Listrik Ambruk Jembatan Penghubung Tiga Kecamatan di Inhil

Rabu, 31 Agustus 2016 22:24
11 KK Korban Karlahut Rohil Masih Dipengungsian

Rabu, 31 Agustus 2016 22:18
Dua Mobil Mewah Dikuasai Pejabat di Jakarta,
Kaban Penghubung Riau Enggan Menyebutkan Nama Pejabat Tersebut


Rabu, 31 Agustus 2016 22:12
Klub Perisai Gelar Touring Budaya dan Lantik Anggota Baru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Menderita Penyakit Langka dan Gizi Buruk,
Bocah 7 Tahun Asal Teluk Pantaian, Inhil Memerlukan Bantuan Dermawan

- Mobil Pengangkut Tiang Listrik Ambruk Jembatan Penghubung Tiga Kecamatan di Inhil
- 11 KK Korban Karlahut Rohil Masih Dipengungsian
- Dua Mobil Mewah Dikuasai Pejabat di Jakarta,
Kaban Penghubung Riau Enggan Menyebutkan Nama Pejabat Tersebut

- Masyarakat Sungai Bela, Inhil Mengaku Lahan Mereka Diserobot PT IJA
- Kadispenda Kuansing Ungkap Target Penyerapan APBD
- Tabrak Tronton, Dua Siswa SMP Tewas di Jalintim Pelalawan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.159.129
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com