Untitled Document
Senin, 8 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 27 April 2015 17:24
Suap Pembahasan APBN-P 2013, Sutan BathoeganaTantang KPK Buktikan Komisi VII Terima Duit

Senin, 27 April 2015 17:18
Optimalkan Puskesmas 24 Jam, Jefry Noer Minta Dukungan Pemprov Riau

Senin, 27 April 2015 17:16
Pemotongan DBH Tak Berdampak pada Pelayanan RSUD Dumai

Senin, 27 April 2015 17:12
Diduga Hasil Pemalakan Liar, Polda Riau Amankan 43 Tual Kayu Log

Senin, 27 April 2015 17:07
Plt Gubri Sudah Kantongi Nama-nama Calon Sekwan

Senin, 27 April 2015 15:54
Sempat Terjadi Kejar-kejaran,
Polisi Tangkap Pengedar Daun Ganja di Tapung, Kampar


Senin, 27 April 2015 15:49
Langgar Pakta Integritas,
Jadi Tersangka, Achmad Harus Mundur dari Partai Demokrat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Pemotongan DBH Tak Berdampak pada Pelayanan RSUD Dumai
- Plt Gubri Sudah Kantongi Nama-nama Calon Sekwan
- Korupsi Jembatan Pademaran Rohil, Kejati Riau Periksa Pegawai Bappeda Rohil
- Bahas Pelantikan, Walikota Panggil BKD Pekanbaru
- Pemko Klaim Program Konsiliasi Tanah Untungkan Warga
- Komisi A DPRD Riau: 22 Pejabat Tak Dilantik, Bisa Jadi 'Hukuman Psikologis'
- Diprotes Warga, Proyek Lanjutan Pasar Modern Rohul Terkendala


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.144.206.214
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com