Untitled Document
Senin, 1 Safar 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 24 Nopember 2014 18:55
‎7 Kecamatan di Inhu Terendam Banjir dan 1.249 Jiwa Mengungsi

Senin, 24 Nopember 2014 18:47
PDIP Tidak Lakukan Persiapan Khusus untuk Kedatangan Jokowi ke Riau

Senin, 24 Nopember 2014 18:44
41 Pejabat Struktural Pemkab Pelalawan Dilantik

Senin, 24 Nopember 2014 18:39
Pengadaan 400 Mobdin Avanza Pemprov Riau Masih Kurang 250 Unit

Senin, 24 Nopember 2014 18:32
Wako Bahas Masa Depan Pekanbaru dengan Dirjen PU

Senin, 24 Nopember 2014 18:26
Kembangkan UMKM di Pekanbaru,
Dinas Koperasi Jalin MoU dengan Kemitraan


Senin, 24 Nopember 2014 18:14
Guru SD Di Duri Tewas Ditabrak Bus Makmur Trayek Medan-Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- ‎7 Kecamatan di Inhu Terendam Banjir dan 1.249 Jiwa Mengungsi
- 41 Pejabat Struktural Pemkab Pelalawan Dilantik
- Pengadaan 400 Mobdin Avanza Pemprov Riau Masih Kurang 250 Unit
- Wako Bahas Masa Depan Pekanbaru dengan Dirjen PU
- Pemkab Rohil Tetap Gunakan Hotel Sebagai Tempat Beberapa Acara
- Koordinator Sekolah Bintang Laut Bagansiapiapi, Rohil Tutup Usia
- Bupati Harris Tinjau Banjir di Terusan dan Rantau Baru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.97.242
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com