Untitled Document
Kamis, 12 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 2 April 2015 13:18
Dugaan Korupsi Jembatan Pedamaran I dan II,
Kejati Riau Periksa Kabag Keuangan Pemkab Rohil


Kamis, 2 April 2015 13:13
Penjaringan PDIP, Mayoritas PAC Dukung Imran Balon Bupati Kuansing

Kamis, 2 April 2015 13:10
Gesa Teknopolitan, Bupati Pelalawan Temui Kementerian LH dan Kehutanan

Kamis, 2 April 2015 13:07
DPRD Inhil Bahas 'Eksodus' Guru dengan Disdik dan BKD

Kamis, 2 April 2015 13:04
Sita Sabu 1 Kg dan 400 Butir Ekstasi,
Polres Dumai Amankan Bandar Sabu Internasional


Kamis, 2 April 2015 12:58
Bupati Meranti Kampanye Kebersihan dengan 'Korek' Selokan

Kamis, 2 April 2015 12:54
Kecewa, Pendemo Anti Presiden Jokowi Blokir Jalan Jendral Sudirman



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- MSTB 01 Ringgit Sumbang Rp 3,4 M Pertahun untuk Meranti
- Pemprov Ingin Reformasi Manajerial Bank Riaukepri
- Gubri Nonaktif Annas Maamun tak Kunjung Diberhentikan,
Kemendagri Berencana Kirim Surat Kembali ke KPK

- Senilai Rp2,4 Miliar,
‎Delapan Unit Mobnas Dibagikan untuk Anggota DPRD Inhu

- Pemkab Kuansing Gelontorkan Puluhan Miliar Bangun Proyek Tiga Pilar
- Satu Rumah Panggung Ludes Terbakar di Dumai
- Warga Terpaksa Bertahan,
Jalan Lintas Bono Teluk Meranti Pelalawan, Kian Parah



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.234.150
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com