Untitled Document
Jumat, 3 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 29 Agustus 2014 16:57
Dimeriahkan Penampilan Artis Papan Atas,
Yamaha Music for Everyone Gelar Event Akbar di CS Mal


Jum’at, 29 Agustus 2014 16:22
Gulat Manurung Janji Perjuangkan Dongkrak Harga Jual Sawit di Rohil

Jum’at, 29 Agustus 2014 16:19
Keberadaan Warnet di Baganbatu Ditenggarai Picu Kejahatan Seksual pada Anak

Jum’at, 29 Agustus 2014 16:18
Berdalih Pinjam, Pasutri di Kampar Larikan Pick Up L 300 Tetangga

Jum’at, 29 Agustus 2014 16:16
Terbentuk, Komunitas Fotografer Baganbatu, Rohil

Jum’at, 29 Agustus 2014 15:40
Kadisdik Riau Lepas 14 JCH ke Tanah Suci

Jum’at, 29 Agustus 2014 15:22
Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Bengkalis dan Rupat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Keberadaan Warnet di Baganbatu Ditenggarai Picu Kejahatan Seksual pada Anak
- Terbentuk, Komunitas Fotografer Baganbatu, Rohil
- Kadisdik Riau Lepas 14 JCH ke Tanah Suci
- Menang Pacu Jalur, Siposan Rimbo Dapat Hadiah Rp15 Juta
- Pasca Demo, PT Duta Palma Kembali Kondusif
- Pekanbaru Tetapkan 12 Masjid Paripurna
- Peduli Pungkat,
Masyarakat dan Mahasiswa Tuntut Kapolres Inhil Dicopot



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.82.126
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com