Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 28 Juni 2016 23:56
Jalin Silaturahmi, Mahasiswa Selatpanjang Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Selasa, 28 Juni 2016 23:53
Sopir Diikat dan Dibuang di Pinggir Jalan,
Mobil Bermuatan Sawit Dilarikan Perampok di Rohil


Selasa, 28 Juni 2016 22:06
70 Personel Polres Rohul Disiagakan di 7 Pos Mudik Lebaran 2016

Selasa, 28 Juni 2016 22:02
Ditemukan Mayat Perempuan di Areal 19 PT Ivomas Kebun Cibaliung, Rohil

Selasa, 28 Juni 2016 21:58
10 Hektar Kebun Sawit di Kubu Rohil Terbakar

Selasa, 28 Juni 2016 21:58
Polres Inhil Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Selasa, 28 Juni 2016 21:55
Gaji ke-13 Cair Jelang Lebaran,
Hari Ini, 6.617 ASN Inhu Terima Gaji ke-14




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Jalin Silaturahmi, Mahasiswa Selatpanjang Buka Puasa Bersama Anak Yatim
- Polres Inhil Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan
- Gaji ke-13 Cair Jelang Lebaran,
Hari Ini, 6.617 ASN Inhu Terima Gaji ke-14

- ‎Bupati Bengkalis "Jual" 850 Paket Sembako Subsidi di Bantan
- Enggan Cairkan Dana Rp800 Juta di Pemko Pekanbaru,
PT MIG Curigai Ada Denda yang Tidak Logis

- Dewan Minta Disnakertran Pelalawan Usut Laka Kerja PT Adei Plantation
- Mutasi, 36 Pejabat Pemko Dilantik Wawako Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.7.61
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com