Untitled Document
Jumat, 7 Muharram 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 31 Oktober 2014 16:44
Ribuan Penggalang dan Penegak Meriahkan Perjusami di Bengkalis

Jum’at, 31 Oktober 2014 16:36
Walikota Pekanbaru Kembali Jadwalkan Penertiban PKL Pasar Arengka

Jum’at, 31 Oktober 2014 16:32
Pasca Ditahannya Dirut PT. BLJ Group,
ABM Desak Kejari Bengkalis Usut Tuntas Pelaku Intelektual


Jum’at, 31 Oktober 2014 16:16
Waktunya Dirahasiakan,
Satpol PP Tegaskan PKL Arengka Tetap Bakal Digusur


Jum’at, 31 Oktober 2014 16:13
Jumlah Ideal 12.887, Pemkab Inhil Kekurangan 4.802 PNS

Jum’at, 31 Oktober 2014 16:11
HUT Perdana PT SBT,
Hadiah Melimpah Plus Dobel Triple Bonus Suzuki AFF 2014


Jum’at, 31 Oktober 2014 16:07
Dugaan Korupsi Islamic Center Rohul,
Kejati Riau Dalami Keterangan Sejumlah Pihak




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Ribuan Penggalang dan Penegak Meriahkan Perjusami di Bengkalis
- Walikota Pekanbaru Kembali Jadwalkan Penertiban PKL Pasar Arengka
- Pasca Ditahannya Dirut PT. BLJ Group,
ABM Desak Kejari Bengkalis Usut Tuntas Pelaku Intelektual

- Waktunya Dirahasiakan,
Satpol PP Tegaskan PKL Arengka Tetap Bakal Digusur

- Jumlah Ideal 12.887, Pemkab Inhil Kekurangan 4.802 PNS
- Masih Menumpuk di Kantor Walikota Pekanbaru,
Satpol PP Janji Secepatnya Pindahkan Bangkai Baliho

- Dinsos Bengkalis Serahkan Sembako bagi Korban Kebakaran di Duri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.228.29
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com