Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 10 Desember 2016 21:48
Pelantikan Muslimat NU Riau,
Panitia Pastikan Persiapan Sudah Rampung


Sabtu, 10 Desember 2016 15:35
Masyarakat Tolak Said Aqil Siradj Hadiri Acara di Islamic Center Rohul

Sabtu, 10 Desember 2016 14:19
Indonesia Good Corporate Governance Award 2016,
Bank Riau Kepri Raih Peringkat 2 GCG untuk BUMD Nasional


Sabtu, 10 Desember 2016 13:38
Bupati Kampar Puji Ninik Mamak sebagai Pemersatu Negeri‬

Sabtu, 10 Desember 2016 13:32
Sis and Bro Koffieshop, Suguhkan Konsep One Stop Entertaint

Sabtu, 10 Desember 2016 13:13
Donor Darah, Eka Hospital Kumpulkan 219 Kantong Darah

Sabtu, 10 Desember 2016 13:07
Seorang Bocah 9 Tahun di Inhu Hilang Sejak 2 Hari Lalu

Sabtu, 10 Desember 2016 13:04
Disaksikan Bupati, Jon Hendrizal Nahkodai Partai Hanura Bengkalis

Sabtu, 10 Desember 2016 09:47
Asal Tepat Sasaran, Bupati Kampar Yakin CSR Mampu Menekan Angka Kemiskinan

Sabtu, 10 Desember 2016 09:44
Riau Orkestra Tampil Penuh Pesona di Anjung Seni Idrus Tintin



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Juni 2011 07:51
RSUD Arifin Achmad Rekrut 150 Perawat

Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada pasien, RSUD Arifin Achmad membuka penerimaan untuk 150 lowongan perawat.

Riauterkini- PEKANBARU- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih kekurangan perawat dan tenaga medis. Untuk itu, pada usulan penerimaan CPNS 2011 ini, RSUD mengajukan 150 formasi perawat yang akan ditempatkan di beberapa bagian rumah sakit yang memerlukan tambahan tenaga.

‘’Kita sudah ajukan dan mereka akan ditempatkan di laboratorium, rekam medis dan beberapa bagian lainnya. Dengan penambahan tersebut, pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. Pasalnya, dengan jumlah perawat yang kita miliki saat ini sudah tidak mampu melayani pasien secara maksimal,’’ ujar Direktur RSUD Arifin Achmad, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Senin (13/6) di Pekanbaru.

Selain itu, Yulwiriati juga mengakui RSUD masih banyak memerlukan tenaga medis. Di antaranya di bagian penyakit dalam, laboratorium dan anastesi.

Padahal untuk operasi anastesi, sehari terjadi 40 operasi di RSUD. Untuk kualifikasi pendidikan tenaga medis khususnya perawat yang diperlukan, dia mengaku sudah ditentukan dalam formasi setiap bagian yang memerlukan tenaga ahli.

Sementara itu, untuk tenaga dokter di RSUD yang juga dikabarkan kurang, Yulwiriati mengaku tidak terlalu pusing. Dengan status RSUD menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), mereka bisa merekrut dokter luar dengan hanya menandatangani MoU.

Meski bisa merekrut dokter, namun RSUD tidak memiliki hak untuk menahan dokter tersebut membuka praktik di luar RSUD. Sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan, dokter bisa bekerja di tiga RS berbeda.

‘’Kita terus meningkatkan pelayanan. Selain tenaga medis, kita juga berencana membangun ruangan baru untuk antisipasi UGD yang penuh pasien serta akan ada penambahan ruang rawat inap. Sebagai RS rujukan dan pendidikan, RSUD terus membenahi diri agar seluruh masyarakat Riau mendapatkan pelayanan kesehatan,’’ ujarnya.***RPO




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Pelantikan Muslimat NU Riau,
Panitia Pastikan Persiapan Sudah Rampung

- Masyarakat Tolak Said Aqil Siradj Hadiri Acara di Islamic Center Rohul
- Riau Orkestra Tampil Penuh Pesona di Anjung Seni Idrus Tintin
- Kemendagri Inginkan Seluruh Ormas Terdaftar
- Pentas Seni HAKI dari Rohil Mendapat Sambutan Hangat
- Peringati HAKI 2016, Kejari Rohul Bagikan Seribu Stiker dan Brosur Anti Korupsi
- Besok, Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Parade Kain Tradisional Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.168.87
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com