Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 13:09
Tingkatkan Kinerja, Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf

Senin, 16 September 2019 12:42
Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden

Senin, 16 September 2019 12:39
DPRD Rohil 2019-2024 Dilantik, PDIP Gusur Posisi Golkar

Senin, 16 September 2019 12:03
Diikuti Ribuan Warga, Pemkab Kuansing Gelar Sholat Istisqa

Senin, 16 September 2019 11:59
Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN

Senin, 16 September 2019 11:17
45 Anggota DPRD Bengkalis 2019-2024 Bersumpah dan Berjanji di Gedung Cik Puan

Senin, 16 September 2019 10:36
Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan

Senin, 16 September 2019 10:33
Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia

Senin, 16 September 2019 09:59
Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri

Senin, 16 September 2019 09:25
Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 23 Maret 2011 18:07
Disnakan Rohul Lakukan Sejumlah Langkah Antisipasi Flu Burung

Sejauh ini wilayah Rohul masih bersih dari virus flu burung. Untuk mengantisipasinya, Dinas Perikanan dan Peternakan menyebar surat edaran, melakukan penyemprotan disinspektan dan membuat nomor pengaduan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Antisipasi penyebaran virus flu burung (H5N1) seperti terjadi di 11 kabupaten/kota Provinsi Riau. Dinas Perikanan dan peternakan (Disnakan) Rokan Hulu sebar surat edaran dan nomor kontak aduan kepada seluruh Camat, untuk mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat dan pedagang ayam potong.

Diakui Kepala Disnakan Rokan Hulu, Marjoko, dikonfirmasi Riauterkini melalui Kepala Bidang Pengawasan Kesehatan Hewan (Keswan), Ir M Muncar, sejauh ini pihaknya sudah lakukan bentuk antisipasi pencegahan wabah flu burung, yaitu dengan menurunkan Participatory Disease Survelance and Respons (PDSR), dan menyebarkan surat edaran dan nomor kontak pengaduan.

Untuk antisipasi masuknya flu burung yang diduga akibat pasokan ayam dari luar daerah, seperti Payakumbuh Sumatera Barat, dan daerah di Sumatera Utara . Muncar mengaku hanya memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pedagang ayam potong di seluruh pasar, dengan membagikan disinfektan gratis, dan itu sudah dilakukan.

Pihaknya juga sudah himbau kepada masyarakat dan pedagang ayam potong untuk rutin membersihkan dan menyemprot kandang serta ayam dengan disinfektan.

Ia minta, jika masyarakat menemukan ada ayam mati mendadak di daerah tempat tinggalnya, bisa segera melapor ke pihak Disnakan Rokan Hulu, melalui nomor kontak langsung ke Kabid Keswan, Ir M Muncar melalui HP 0821 7245 1447. Ketua PDSR untuk semua wilayah kecamatan, drh Silvi Damayanti melalui kontak HP 0812 6862 5060, ke Drh Yeni HP 0813 7121 1119 untuk Rambah Hilir, Bangunpurba, dan sekitarnya.

Kemudian Wail saleh HP 0813 6591 8129 untuk wilayah Ujungbatu, Pagarantapah Darussalam, Kuntodarussalam, Bonaidarussalam, Rokan IV Koto, Pendalian IV Koto, dan sekitarnya. Dan kepada Khairul Saleh HP 0813 7865 5388 untuk wilayah Tambusai, Tambusai Utara, Kepenuhan, dan Kepenuhan Hulu.

“Kami belum miliki pos-pos serta unit pemeriksaan ayam yang akan dijual, namun hanya berupa sosialisasi. Kepada distributor ayam diminta untuk rutin menyemprot kandangnya,” harapnya.

Masyarakat dan pedagang juga diminta tidak membuang bangkai ayam yang mati mendadak di sembarangan tempat. Disarankan dia, bangkai ayam tersebut dibakar atau dikubur dalam tanah.

“Jangan kontak langsung dengan bangkai unggas, namun bisa menggunakan plastik atau jika memegang segera mencuci tangan dengan sabun. Untuk masyarakat yang ingin mendapatkan disinfektan gratis, agar datang langsung ke Kantor Disnakan Rokan Hulu,” tuturnya.

Kata dia, sejak akhir 2010 hingga tahun 2011 ini, wilayah Rokan Hulu masih aman virus flu burung, dan belum ditemukan virus mematikan tersebut.

Disnakan juga melibatkan pihak Puskesmas untuk sosialisasikan bahaya virus H5N1 ini kapada masyarakat luas. Apalagi sebagian besar masyarakat Rokan Hulu memelihara ayam kampung di lingkungan tempat tinggalnya.

“Dulunya banyak peternak ayam ras dalam skala kecil disini, namun mereka trauma dan tidak mau beresiko akan kejadian pada tahun 2010 lalu,” ungkapnya.***(zal) Attachments:

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tingkatkan Kinerja, Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf
- Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden
- Diikuti Ribuan Warga, Pemkab Kuansing Gelar Sholat Istisqa
- Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia
- Baleho Dipasang, Presiden Dijadwalkan Sore Hari Tiba di Pekanbaru
- Kemarau Berlanjut, Bupati Kuansing Himbau Masyarakat Sholat Istisqa
- Udara Pekanbaru Tidak Sehat, TRCI Chapter Riau Bagikan 1500
- Tunggu Arahan Pemegang Saham, Seleksi Empat Jabatan Tinggi BRK Belum Juga Dimulai
- Beri Motivasi Penerima Beasiswa,
Direktur RAPP: Percaya Diri dan Pantang Menyerah Kunci Suksesnya

- Beroperasi 24 Jam, Gubri Tinjau Posko Kesehatan Karhutla
- Gubri Merasa Aneh Saat Memadamkan Karhutla Bersama Panglima TNI di Pelalawan
- Panglima TNI Nginap Lagi,
Besok Presiden Dijadwalkan ke Pekanbaru

- Datangkan Artis Ibukota, PT TPP Gelar Hiburan Karyawan
- Memohon Diturunkan Hujan, Masyarakat Logas Tanah Darat, Kuansing Sholat Istisqa
- Bupati Mursini Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla Bersama Panglima TNI
- Tiga Pesawat Dikerahkan, 350 Personil TNI Segera Didatangkan Bantu Padamkan Karhutla di Riau
- Ketua Apegti Riau Sarankan Tim Monitoring Gula Rafinasi
- Panglima TNI Gelar Rapat Tertutup, Belasan Mahasiswa FH Unri Gelar Demo
- Gelar Rapat Tertutup, Panglima TNI dan Kepala BNPB Tiba di Gedung Daerah
- Kapolri dan Men-LHK Batal Datang, Panglima TNI Bermalam di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com