Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 April 2017 14:20
Dalam Semalam, Dua Sekolah di Duri Dibongkar Maling

Rabu, 26 April 2017 14:14
Sesuai Tatib, Wagubri Terpilih Akan Dilantik Presiden di Jakarta

Rabu, 26 April 2017 13:47
Dibuka Presiden, Gubernur Riau Hadiri Musrenbangnas 2017

Rabu, 26 April 2017 13:37
Hadirkan Pengalaman Berbeda, Grand Elite Hotel Suguhkan Paket Makan Bajamba

Rabu, 26 April 2017 13:30
Rayakan Hari Kartini, Telkomsel Gelar Kartini Digital Competition 2017

Rabu, 26 April 2017 13:15
Jatuh dari Motor dan Terlindas Truk, Siswi SMA di Kuansing Tewas

Rabu, 26 April 2017 13:11
Siaga Bencana Alam, Tim Gabungan di Rohul Gelar Simulasi di Pasar Modern

Rabu, 26 April 2017 13:08
Sidang Tuntutan Korupsi Mantan Ketua DPRD Bengkalis Ditunda Sepekan

Rabu, 26 April 2017 12:49
Besok, PTUN Putuskan Gugatan Ide Terkait Penetapan Hasil Pilkada Pekanbaru

Rabu, 26 April 2017 12:16
DPRD Pelalawan Setujui LKPJ Kada Akhir Tahun 2016



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 April 2010 19:40
Joice Positif, RSUD Arifin Achmad Rawat 3 Pasien Suspek Flu Burung

Balita Joice Efeline dinyatakan positif meninggal akibat flu burung. Sementa saat ini tiga warga Siak dirawat di RSUD Arifin Achmad karena diduga terinveksi virus H5N1.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus suspek flu burung yang ditangani RSUD Arifin Achmad mengalami lonjakan pekan ini. Setelah seorang balita, anak warga Jalan Sidomulyo, Keluruhan Padang Bulang, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru bernama Joice Efeline meninggal dunia, Rabu (28/4/10) dan dipastikan akibat virus avian enfluenza atau virus H5N1, kini ada tiga pasien asal Kabupaten Siak yang harus dirawat di ruang isolasi pasien suspek flu burung.

“Untuk Joice Efeline sudah kita dapat hasil laboratoriumnya dan dipastikan positif flu burung,” ujar Ketua Tim Penanggulangan Flu Burung RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Azizman Saad kepada riauterkini di Pekanbaru, Jumat (30/4/10).

Sementara mengenai tiga pasien asal Siak yang kini dirawat di ruang isolasi adalah seorang ibu bernama Siti Fatimah (40) dan anaknya, Anggi (14) dan tetangganya Diva Amandasari (8). Ketiganya warga Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Ketiganya masuk secara bersamaan pada Subuh tadi. Semula ditangani di Unit Gawat Darurat (UGD), namun karena suhu badannya mencapai 38 derajat derajat Celsius, kemudian dirujuk untuk diisolasi di ruang khusus pasien suspek flu burung.

“Sekarang kondisi ketiganya mulai membaik. Suhu badannya mulai menurun dan kondisi parunya stabil,” papar Azizman.***(mad)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Tingkatkan Akuntabilitas Pemerintah, Pemkab Rohil Temui Deputi Kementrian PAN RB
- Ponpes Bidayatul Hidayat Rohil Gelar Dauroh Kita Al Qaul al Jaliyy Selama Tiga Hari
- Dilakukan Dua Warga Kunto Darussalam, Rohul,
PTPN V Cabut Laporan Pencurian Berondolan Sawit

- Lukman Edy Sebut Pansus Pemilu Setuju DPD Dipilih DPR
- Terpilih Jadi Wagubri,
Wan Thamrin Hasyim Disebut Harapan Bagi Masyarakat Riau

- Dibanderol Rp 14 Milliar, Warga Pendatang di Duri Miliki Batu Mulia Serendibite
- Pemerintah dan DPRD Riau Dinilai Lambat Tuntaskan RTRW


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.144.60.73
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com