Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 25 Mei 2017 22:33
Said Syarifudin Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IKA UR Kabupaten Inhil

Kamis, 25 Mei 2017 22:01
Tagih Defenitifkan Kades Sungai Ara,
Warga Minta Pemda Komit dengan Keputusan Bupati No 169 Tahun 2017


Kamis, 25 Mei 2017 21:52
Zulhendri Pimpin KONI Kuansing Hingga 2021

Kamis, 25 Mei 2017 21:24
Pesta Sabu, Sepasang Suami-Isteri di Reteh Ditangkap Polisi

Kamis, 25 Mei 2017 20:27
Tak Mau Buat Resah, Gubri Enggan Bahas Pelantikan Pejabat

Kamis, 25 Mei 2017 16:23
Bupati Kampar Hadiri Penobatan Gelar Datuk Kehormatan Kenegarian Kampa

Kamis, 25 Mei 2017 16:05
Masih Ada 14 Desa di Siak Belum Dialiri Listrik

Kamis, 25 Mei 2017 15:21
HMI Rohul Siap Bangun Kerjasama dengan Kejari Rohul

Kamis, 25 Mei 2017 14:58
Tingkatkan Syiar Islam, RAPP Lepas Tim Syafari Ramadhan di Lima Kabupaten

Kamis, 25 Mei 2017 14:22
Gubri Resmikan Listrik Masuk Desa di Minas Barat, Siak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 30 April 2010 19:40
Joice Positif, RSUD Arifin Achmad Rawat 3 Pasien Suspek Flu Burung

Balita Joice Efeline dinyatakan positif meninggal akibat flu burung. Sementa saat ini tiga warga Siak dirawat di RSUD Arifin Achmad karena diduga terinveksi virus H5N1.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus suspek flu burung yang ditangani RSUD Arifin Achmad mengalami lonjakan pekan ini. Setelah seorang balita, anak warga Jalan Sidomulyo, Keluruhan Padang Bulang, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru bernama Joice Efeline meninggal dunia, Rabu (28/4/10) dan dipastikan akibat virus avian enfluenza atau virus H5N1, kini ada tiga pasien asal Kabupaten Siak yang harus dirawat di ruang isolasi pasien suspek flu burung.

“Untuk Joice Efeline sudah kita dapat hasil laboratoriumnya dan dipastikan positif flu burung,” ujar Ketua Tim Penanggulangan Flu Burung RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Azizman Saad kepada riauterkini di Pekanbaru, Jumat (30/4/10).

Sementara mengenai tiga pasien asal Siak yang kini dirawat di ruang isolasi adalah seorang ibu bernama Siti Fatimah (40) dan anaknya, Anggi (14) dan tetangganya Diva Amandasari (8). Ketiganya warga Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Ketiganya masuk secara bersamaan pada Subuh tadi. Semula ditangani di Unit Gawat Darurat (UGD), namun karena suhu badannya mencapai 38 derajat derajat Celsius, kemudian dirujuk untuk diisolasi di ruang khusus pasien suspek flu burung.

“Sekarang kondisi ketiganya mulai membaik. Suhu badannya mulai menurun dan kondisi parunya stabil,” papar Azizman.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kampar Hadiri Penobatan Gelar Datuk Kehormatan Kenegarian Kampa
- Masih Ada 14 Desa di Siak Belum Dialiri Listrik
- HMI Rohul Siap Bangun Kerjasama dengan Kejari Rohul
- Tingkatkan Syiar Islam, RAPP Lepas Tim Syafari Ramadhan di Lima Kabupaten
- Kedua Kalinya Gubernur Riau dan Kepri Dianugerahi TOP Pembina BUMD dan Kepri
- Pemprov Siap Beri Rasa Nyaman,
Ribuan Umat Islam Ikut Pawai Sambut Ramadhan 1438 H

- Camat Rambah Dilabrak Seorang Pedagang Purna MTQ di Islamic Center


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.20.183.212
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com