Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Maret 2017 22:09
Diduga Nistakan Islam di Medsos,
Keluarga Sonny Memohon Maaf Kepada Umat Islam


Kamis, 23 Maret 2017 21:17
Kemenpan-RB Tegaskan Batas Usia Honorer untuk CPNS 35 Tahun

Kamis, 23 Maret 2017 21:10
5 Kawasan Lindung Riau Bakal Jadi Pengembangan Konservasi Bentangan Alam

Kamis, 23 Maret 2017 20:29
Seorang Warga Pekanbaru Meninggal di Warung Lontong Bengkalis

Kamis, 23 Maret 2017 20:14
Gubri Sampaikan LKPJ 2016 di Hadapan Dewan

Kamis, 23 Maret 2017 19:37
Kejari Bengkalis Terima Pelimpahan Korupsi ADD Tanjung Punak

Kamis, 23 Maret 2017 19:28
Diduga Acuhkan Perizinan,
Perusahaan Penumpukan Cangkang Sawit di Siak Leluasa Beroperasi Hingga Ekspor


Kamis, 23 Maret 2017 19:18
Maksimalkan Potensi Perikanan Laut, Gubri Sambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kamis, 23 Maret 2017 19:04
Cerenti, Diwilayah Perdaran Ganja Tertinggi di Kuansing

Kamis, 23 Maret 2017 19:00
Tim Propam Polri Kunjungi Polres Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 April 2010 19:40
Joice Positif, RSUD Arifin Achmad Rawat 3 Pasien Suspek Flu Burung

Balita Joice Efeline dinyatakan positif meninggal akibat flu burung. Sementa saat ini tiga warga Siak dirawat di RSUD Arifin Achmad karena diduga terinveksi virus H5N1.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus suspek flu burung yang ditangani RSUD Arifin Achmad mengalami lonjakan pekan ini. Setelah seorang balita, anak warga Jalan Sidomulyo, Keluruhan Padang Bulang, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru bernama Joice Efeline meninggal dunia, Rabu (28/4/10) dan dipastikan akibat virus avian enfluenza atau virus H5N1, kini ada tiga pasien asal Kabupaten Siak yang harus dirawat di ruang isolasi pasien suspek flu burung.

“Untuk Joice Efeline sudah kita dapat hasil laboratoriumnya dan dipastikan positif flu burung,” ujar Ketua Tim Penanggulangan Flu Burung RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Azizman Saad kepada riauterkini di Pekanbaru, Jumat (30/4/10).

Sementara mengenai tiga pasien asal Siak yang kini dirawat di ruang isolasi adalah seorang ibu bernama Siti Fatimah (40) dan anaknya, Anggi (14) dan tetangganya Diva Amandasari (8). Ketiganya warga Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Ketiganya masuk secara bersamaan pada Subuh tadi. Semula ditangani di Unit Gawat Darurat (UGD), namun karena suhu badannya mencapai 38 derajat derajat Celsius, kemudian dirujuk untuk diisolasi di ruang khusus pasien suspek flu burung.

“Sekarang kondisi ketiganya mulai membaik. Suhu badannya mulai menurun dan kondisi parunya stabil,” papar Azizman.***(mad)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Diduga Nistakan Islam di Medsos,
Keluarga Sonny Memohon Maaf Kepada Umat Islam

- Kemenpan-RB Tegaskan Batas Usia Honorer untuk CPNS 35 Tahun
-
- Seorang Warga Pekanbaru Meninggal di Warung Lontong Bengkalis
- Diduga Acuhkan Perizinan,
Perusahaan Penumpukan Cangkang Sawit di Siak Leluasa Beroperasi Hingga Ekspor

- Maksimalkan Potensi Perikanan Laut, Gubri Sambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan
- Tim Propam Polri Kunjungi Polres Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.201.200
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com