Untitled Document
Rabu, 30 Ramadhan 1431 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Rabu, 8 September 2010 18:05
Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar

Rabu, 8 September 2010 18:03
Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan

Rabu, 8 September 2010 17:42
Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan

Rabu, 8 September 2010 16:01
PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir

Rabu, 8 September 2010 15:57
11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran


Rabu, 8 September 2010 14:19
Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil


Rabu, 8 September 2010 13:34
RTB Dituding Hanya Habiskan Anggaran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Pebruari 2010 18:12
Sempat Bentrok, Warga Dua Desa di Rohul Berdamai

Warga dua desa di Kecamatan Tambah, Rokan Hulu kemarin terlibat bentrok fisik. Beruntung perseteruan tak berlanjut, kedua pihak sepakat berdamai.

Riautekini-RAMBAH-Bentrok warga Desa Rambah Tengah Hulu dengan Desa Menaming Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (3/2/10) sekitar pukul 20.00 WIB, mencapai kesepakatan damai.

Kesepakatan itu dilakukan bersama pihak Polres Rohul, 2 Kepala Desa (Kades), tokoh masyarakat 2 desa, dan perwakilan warga. Dan mencapai 10 kesepakatan yang ditandatangani bersama kedua belah pihak.

Kepala Desa Menaming, Firdaus, yang sempat menjadi incaran empuk massa kemarin, Rabu (3/2/10) mengatakan, bahwa sudah dicapai kesepakatan dari kedua belah pihak diantaranya, selama 3 bulan di tiadakan hiburan (keyboard) pada malam hari, pembangunan jembatan bersama, jaminan keamanan jika bertandang ke desa seberang, serta menangkap siapa saja yang memulai kerusuhan.

Menurutnya sudah 3 kali terjadi tawuran warga seperti itu, penyebabnya tidak lain dari hiburan pesta (keyboard), sehingga pihaknya memasukkan kesepakatan tersebut sebagai hal yang utama. “Kita sudah himbau kepada warga agar jangan gegabah dan membuat kerusuhan lagi, karena tidak ada toleransi lagi jika melanggar kesepakatan tersebut,” ungkap Firdaus.

sudah adanya kesepakatan itu, sekitar pukul 10.00 WIB, warga kedua desa melakukan pembangunan jembatan kembali, sehingga bisa digunakan warga untuk menyebrang. Selanjutnya ia berharap, agar tidak terjadi seperti ini lagi.***(zal)




Berita Sosial lainnya ..........
- RTB Dituding Hanya Habiskan Anggaran
- H-3, Penumpang di Bandara SSK II Hanya 3.550
- Gubri Tinjau Kesiapan Pelayanan Mudik Lebaran
- Protes Penertiban,
Puluhan Pengemis Datangi Dinsos Pekanbaru

- BKD Pekanbaru Ingatkan PNS tak Perpanjang Libur Lebaran
- Demi Kelancaran Pemudik,
Mulai Besok Truk Balak Dilarang Lewat Jalan Lintas Timur

- Lampu Colok Merahkan Langit Kota Pasirpangaraian


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.89
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com