Untitled Document
Jumat, 25 Ramadhan 1431 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Jum’at, 3 September 2010 18:08
Kebutuhan Rp 2,5 Trilyun,
Kemenpora Sekedar Bantu Rp 80 M untuk PON Riau


Jum’at, 3 September 2010 17:57
Lagi, Polres Bengkalis Sita Kayu Ilegal tanpa Tersangka

Jum’at, 3 September 2010 17:56
Sepekan,
6 Rumah Warga Sebuah Desa di Rohul Kemalingan


Jum’at, 3 September 2010 17:44
Produksi Terus Turun,
BOB Pertamina-BSP Sering Dimarahi BP Migas


Jum’at, 3 September 2010 17:03
Bupati Bengkalis Keluarkan Peraturan Suaka Ikan Terubuk

Jum’at, 3 September 2010 16:56
Jelang Lebaran, Warga Bengkalis Serbu Uang Pecahan

Jum’at, 3 September 2010 16:54
Sidang Korupsi Genset Rohul Ditunda Selesai Lebaran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Januari 2009 14:15
Polda Belum Beri Penjelasan Resmi Soal Bocornya BAP Bandar Togel Acin

Polda Riau dikejutkan dengan beredarkan fotocopyan BAP bandar judi Acin. Dalam pengakuannya Acin nyetor Rp 200 juta sebulan pada sejumlah polisi. Sejauh ini belum ada penjelasan resmi soal itu.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala bidang Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli belum bisa memberikan komentar terkait dengan bocornya berita acara perkara atau BAP bandar judi Riau Candra Wijaya atau Acin. Seperti dirilis portal berita nasional, Selasa (6/1). Dalam BAP tanggal 27 Oktober 2008 pukul 14.50 WIB itu, Acin dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus pelanggaran disiplin dan perlindungan judi oleh sejumlah anggota Polri. Bertindak sebagai penyidik ketika itu dari Propam Polda Riau AKP Safendi, Bripka C Nainggolan dan Bripda Amirudin.

Dalam keterangannya, Acin mengaku menyetor sejumlah uang kepada beberapa personil polisi. Dari polisi berjabatan rendah hingga perwira dengan jumlah uang yang disetor mencapai Rp 250 juta per bulan. Acin lebih merinci patokan uang yang disetornya itu. Untuk level Kapoltabes, uang yang disetor sebesar Rp 25 juta per bulan dan untuk tingkat Kapolsek sebesar Rp 2 juta. Dalam BAP itu, ia mengaku, setoran itu ia lakukan rutin sejak 2006 silam hingga Oktober 2008 lalu.

Humas AKBP Zulkifli kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (7/1) berjanji akan memberikan penjelasan tentang BAP yang beredar di luar institusi Polri. Penjelasan akan disampaikan setelah ia melihat BAP yang beredar tersebut dan membandingkannya dengan BAP yang asli. "Saya harus lihat dulu BAP itu dan membandingkannya dengan yang asli. Baru saya bisa menjelaskannya," katanya. (pal)




Berita Sosial lainnya ..........
- Mayoritas Gunakan Motor,
Rohul Mulai Kedatangan Pemudik Lebaran

- PLN Ingkar Janji, Listrik di Bengkalis Tetap Sering Padam
- PLN Pastikan Lebaran Beban Puncak Turun 60 MW
- BI Salurkan Bantuan Paket Sembako ke Panti Asuhan
- Pemko Pekanbaru Tiadakan THR PNS dan Guru
- Optimalisasi Pemanfaatan, Sekda Hitung Aset Pemkab Siak
- Pengurus PB-MPP Pelalawan Gelar Buka Puasa Bersama


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.86
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com