Untitled Document
Selasa, 12 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Senin, 2 Maret 2015 22:54
6 Murid Tewas di PT PISP II,
Dewan Minta Polres Rohul Usut Kelalaian Perusahaan


Senin, 2 Maret 2015 22:48
Stroke Ringan, Sidang Anggota DPRD Riau Siswaja Muliadi Ditunda Pekan Depan

Senin, 2 Maret 2015 22:39
Wabup Imbau Perusahaan di Inhil Daftarkan Pekerjaan ke BPJS

Senin, 2 Maret 2015 22:06
Kecelakaan Truk Tewaskan 6 Murid SD,
PT PISP II Rohul Santuni Keluarga Korban dan Siapkan Ambulance


Senin, 2 Maret 2015 22:02
Penertiban Malam Hari, Puluhan PKL di Duri Berhamburan

Senin, 2 Maret 2015 21:24
Dukung Kota Duri, IKMR Mandau Pertama Sumbangkan Dana Perjuangan

Senin, 2 Maret 2015 21:21
Ratusan Petugas Penggandaan Naskah Soal UN Diambil Sumpah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Dukung Kota Duri, IKMR Mandau Pertama Sumbangkan Dana Perjuangan
- Punya Anggaran Besar,
Dinas CK dan BM Riau Harus Selesaikan Semua Proyek

- Truk PT PISP II Masuk Parit,
6 Murid SDN 008 Bonai, Rohul Tewas Terjepit

- Paling Lambat 5 Maret,
Pendaftaran Seleksi Pejabat Pemprov Mulai Dibuka

- HUT Ke 96, BPBD Dumai Gelar Apel Siaga
- Disnakertrans Dumai Setiap Tahun Verifikasi Organisasi Buruh
- Perizinan di Dinas Kesehatan Pekanbaru Dilimpahkan ke BPT


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.219.180
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com