Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 28 September 2016 15:01
Whiz Hotel Sudirman Pekanbaru Targetkan Okupansi 60 Persen Setelah Operasi

Rabu, 28 September 2016 14:54
Terpental Disambar Taksi, Pengendara Motor di Jalan KH Nasution Pekanbaru Tewas di Tempat

Rabu, 28 September 2016 14:37
Korupsi Pemeliharaan Rutin Mobdin DKPP Rohil, Sekretaris dan Tiga Staf Diadili

Rabu, 28 September 2016 14:25
Sop Duran Duren, Tawarkan Sajian Menu dengan Promo Spesial

Rabu, 28 September 2016 14:19
Target Polisi Gadungan, Paminal Polresta Pekanbaru Justru Tangkap Pengedar Sabu

Rabu, 28 September 2016 14:14
Pekan Ini, Jalan Teratai, Seroja dan Alimudinsyah Pekanbaru Bersih dari PKL

Rabu, 28 September 2016 13:58
Nasib Guru Swasta "Terancam", PGSR Mengadu ke Pemko Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Pekan Ini, Jalan Teratai, Seroja dan Alimudinsyah Pekanbaru Bersih dari PKL
- BPKAD Pekanbaru Kelola Aset Secara Transparan dan Akuntabel
- Sakit di Batam, Seorang Jemaah Haji Rohil Tertunda Pulang
- Lomba Inovasi TTG 2016,
Mesin Pemotong Keripik Buatan Anak Rohul Masuk 10 Nominasi Nasional

- 1 Dirawat di Makkah,,
171 JH asal Rohil Telah Sampai di Batam

- Danyon 132/Bimasakti dan Kapolres Kampar Latihan Menembak Bersama
- Pengerjaan Jalan Sungai Luar-Sungai Dusun, Inhil Mulai Dikerjakan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.11.11
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com