Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Maret 2017 20:29
Seorang Warga Pekanbaru Meninggal di Warung Lontong Bengkalis

Kamis, 23 Maret 2017 20:14
Gubri Sampaikan LKPJ 2016 di Hadapan Dewan

Kamis, 23 Maret 2017 19:37
Kejari Bengkalis Terima Pelimpahan Korupsi ADD Tanjung Punak

Kamis, 23 Maret 2017 19:28
Diduga Acuhkan Perizinan,
Perusahaan Penumpukan Cangkang Sawit di Siak Leluasa Beroperasi Hingga Ekspor


Kamis, 23 Maret 2017 19:18
Maksimalkan Potensi Perikanan Laut, Gubri Sambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kamis, 23 Maret 2017 19:04
Cerenti, Diwilayah Perdaran Ganja Tertinggi di Kuansing

Kamis, 23 Maret 2017 19:00
Tim Propam Polri Kunjungi Polres Kampar

Kamis, 23 Maret 2017 18:53
Besok, Anggota DPRD Riau Mulai Reses

Kamis, 23 Maret 2017 18:13
Perbaiki Gondala di Honda Soekarno Hatta Pekanbaru, Dedi Tewas Kesetrum

Kamis, 23 Maret 2017 18:10
Kepergok Penghuni Kos, Pelaku Curas di Inhil Berhasil Ditangkap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Seorang Warga Pekanbaru Meninggal di Warung Lontong Bengkalis
- Diduga Acuhkan Perizinan,
Perusahaan Penumpukan Cangkang Sawit di Siak Leluasa Beroperasi Hingga Ekspor

- Maksimalkan Potensi Perikanan Laut, Gubri Sambangi Kementerian Kelautan dan Perikanan
- Tim Propam Polri Kunjungi Polres Kampar
- Besok, Anggota DPRD Riau Mulai Reses
- Ratusan THL Dinas LH Bengkalis di Duri Belum Gajian
- PT RAPP Salurkan Satu Ton Beras untuk Korban Banjir di Desa Sering dan Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.157.210.33
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com