Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Mei 2015 10:51
Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Baik,
Bupati Sidak Pusat Pelayanan Publik di Daerah


Sabtu, 23 Mei 2015 10:43
Diduga Libatkan Tahanan LP Tg Balai Karimun,
Tim Satgas Polres Meranti Bongkar Rantai Peredaran Narkoba


Sabtu, 23 Mei 2015 09:12
Plt Sekdakab Surya Arfan Lepas Jalan Sehat HUT ke-17 Bank Rohil

Sabtu, 23 Mei 2015 09:04
Mantan Asisten III Setdaprov Riau Tutup Usai

Sabtu, 23 Mei 2015 07:40
HUT ke-17, Bank Rohil Gelar Malam Syukuran

Sabtu, 23 Mei 2015 07:38
Ketua TP PKK Inhil Buka Pelatihan Keterampilan Perempuan Kepala Rumah Tangga

Sabtu, 23 Mei 2015 07:33
Dibangunkan Pemkab Bengkalis Jembatan, Warga Siakkecil Sumringah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Mantan Asisten III Setdaprov Riau Tutup Usai
-
- ‎Disiapkan Anggaran Rp20 M,
Bengkalis Bangun Jaringan Listrik di Siakkecil

- Ketua DPP dan Sekjen Dijadwalkan Hadir,
DPD KNPI Kampar Agendakan Pelantikan 30 Mei

- ‎PLN Padamkan Listrik,
Seorang Warga Pasir Penyu Inhu Terbakar Lampu Colok

- Minta Bantuan, Masyarakat Desa Rantau Sakti Rohul Mengadu ke DPRD Riau
- Lintas Bagansiapiapi-Sinaboi Rohil,
Pemandangan Lumrah, Mobil Terperosok di Tengah Jalan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.117.4
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com