Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 31 Agustus 2016 08:26
RSUD Selasih Pelalawan Optimis Lampau Target PAD Rp12 Miliar

Rabu, 31 Agustus 2016 08:23
Kades Semunai, Bengkalis Galau, Dana ADD tak Kunjung Cair

Rabu, 31 Agustus 2016 06:50
Pengedar Uang Palsu di Rimba Melintang Ditangkap Polres Rohil

Rabu, 31 Agustus 2016 06:47
Dua Tahun Diburu, Pembunuh Tukang Pijit Ditangkap Polres Inhu

Selasa, 30 Agustus 2016 21:46
Asap Karlahut Menipis, Ratusan KK Pengungsi di Bonai Rohul Pulang ke Rumah

Selasa, 30 Agustus 2016 21:20
Pasca Penertiban PKL Pasar Senggol,
600 Pedagang Bakal 'Geruduk' Rumah Walikota Dumai


Selasa, 30 Agustus 2016 21:14
Inhil Raih Juara Pertama Gebyar PAUD Provinsi Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- RSUD Selasih Pelalawan Optimis Lampau Target PAD Rp12 Miliar
- Kades Semunai, Bengkalis Galau, Dana ADD tak Kunjung Cair
- Pasca Penertiban PKL Pasar Senggol,
600 Pedagang Bakal 'Geruduk' Rumah Walikota Dumai

- Inhil Raih Juara Pertama Gebyar PAUD Provinsi Riau
- Kepala BNPB Klaim Sudah Berhasil Padamkan Api Karlahut
- GPMR Minta Hakim PN Dumai Tidak Lindungi Perampas Tanah Rakyat
- Masih Dikuasai Pejabat,
Gubri Perintahkan Buru Dua Mobil Toyota Alfard di Jakarta



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.22.30.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com