Untitled Document
Selasa, 28 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 23 September 2014 00:23
Pesona Danau Tajwid di Langgam,
Pemkab Pelalawan Siap Kelola Jadi Objek Wisata


Selasa, 23 September 2014 00:06
Rehab Taman Gedung DPRD Kota Pekanbaru Tanpa Papan Nama

Senin, 22 September 2014 21:07
Diduga Pengedar dan Pemakai Sabu,
Polsek Medang Kampi Tangkap Seklur Pelintung, Dumai


Senin, 22 September 2014 20:58
Marah-marah,
Seorang Anggota DPRD Dumai Terjaring Razia KTP


Senin, 22 September 2014 20:52
Bupati Kampar Mutasi Eselon II dan III

Senin, 22 September 2014 20:47
SKKMigas-CPI Terima Penghargaan dari Pemerintah Kota Dumai

Senin, 22 September 2014 20:46
Intesifkan Pemberantasan Pekat,
20 Personel Buser Satpol PP Rohul Dikukuhkan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Marah-marah,
Seorang Anggota DPRD Dumai Terjaring Razia KTP

- Bupati Kampar Mutasi Eselon II dan III
- Lolos Seleksi Adiministrasi,
843 Peserta Jalani Tes Potensi Akademik BPJS Kesehatan

- Tour de Siak 2014 Buat Jalan "Mulus",
Masyarakat Berharap Lintasan Diawasi dari Mobil Bertonase Lebih

- Pemkab Pelalawan Hanya Lelang 372 Proyek dari 493 Paket
- Pendaftaran CPNS,
BKD Riau Bentuk Desk Informasi

- Langgar Aturan, 17 PNS Pemkab Bengkalis Dikenai Sanksi Disiplin


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.95.201
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com