Untitled Document
Kamis, 12 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 2 April 2015 13:18
Dugaan Korupsi Jembatan Pedamaran I dan II,
Kejati Riau Periksa Kabag Keuangan Pemkab Rohil


Kamis, 2 April 2015 13:13
Penjaringan PDIP, Mayoritas PAC Dukung Imran Balon Bupati Kuansing

Kamis, 2 April 2015 13:10
Gesa Teknopolitan, Bupati Pelalawan Temui Kementerian LH dan Kehutanan

Kamis, 2 April 2015 13:07
DPRD Inhil Bahas 'Eksodus' Guru dengan Disdik dan BKD

Kamis, 2 April 2015 13:04
Sita Sabu 1 Kg dan 400 Butir Ekstasi,
Polres Dumai Amankan Bandar Sabu Internasional


Kamis, 2 April 2015 12:58
Bupati Meranti Kampanye Kebersihan dengan 'Korek' Selokan

Kamis, 2 April 2015 12:54
Kecewa, Pendemo Anti Presiden Jokowi Blokir Jalan Jendral Sudirman



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- MSTB 01 Ringgit Sumbang Rp 3,4 M Pertahun untuk Meranti
- Pemprov Ingin Reformasi Manajerial Bank Riaukepri
- Gubri Nonaktif Annas Maamun tak Kunjung Diberhentikan,
Kemendagri Berencana Kirim Surat Kembali ke KPK

- Senilai Rp2,4 Miliar,
‎Delapan Unit Mobnas Dibagikan untuk Anggota DPRD Inhu

- Pemkab Kuansing Gelontorkan Puluhan Miliar Bangun Proyek Tiga Pilar
- Satu Rumah Panggung Ludes Terbakar di Dumai
- Warga Terpaksa Bertahan,
Jalan Lintas Bono Teluk Meranti Pelalawan, Kian Parah



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.234.150
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com