Untitled Document
Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Sabtu, 30 Agustus 2014 07:40
Bengkalis Incar 4 Medali Emas di Porprov Riau

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:38
Hasil Penelitian Dosen Komunikasi UIN Suska,
Remaja di Riau Tinggalkan Koran dan Beralih ke Online


Sabtu, 30 Agustus 2014 07:35
Tangani 580 Paket, ULP Bengkalis Tuntaskan 213 Lelang Proyek 2014

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:32
Gafar Berharap DPD Periode 2014-2019 Harus Lebih Proaktif

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:26
Piala Adipura versus DBD di Bengkalis

Jum’at, 29 Agustus 2014 21:14
JCH Rohul Diminta Waspadai Virus Ebola

Jum’at, 29 Agustus 2014 20:08
Pemprov Riau Baru Verifikasi 4 APBD-P Daerah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- JCH Rohul Diminta Waspadai Virus Ebola
- Pemprov Riau Baru Verifikasi 4 APBD-P Daerah
- Duri Sport Club Ajak Warga Ramaikan Lomba Duri Funtastic Run 2014
- Ditinggal Suami Kerja, Istri Diperkosa Tetangga
- Independensi Pers Terbelenggu Pemilik Modal
- Satpol PP Pekanbaru Ancam Sita Dagangan PKL Bandel
- Pemprov Riau Diminta Perhatikan Daerah Terisolir Bernilai Sejarah di Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.21.9.44
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com