Untitled Document
Kamis, 8 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 29 Januari 2015 21:46
Ditarik Paksa,
Satu Mobdin DPRD Bengkalis Belum Dikembalikan


Kamis, 29 Januari 2015 21:43
105 Calon Mahasiswa STIQSI Rohul Ikuti Latihan Bahasa Arab

Kamis, 29 Januari 2015 21:39
Dugaan Pengadan Buku, Penyidik Polda Riau Periksa 5 PNS Disdik Pelalawan

Kamis, 29 Januari 2015 21:32
Perketat Pengawasan,
Napi Narkoba Dominasi Lapas Bangkinang


Kamis, 29 Januari 2015 21:30
Bupati Bengkalis Buka Turnamen SMPN 1 Mandau Cup VII

Kamis, 29 Januari 2015 21:10
‎Palsukan SPK Proyek, Oknum PNS Inhu Dipolisikan

Kamis, 29 Januari 2015 21:00
Melalui Desa Mandiri Pangan dan Energy,
Bupati Kampar Percepat Swamsembada Desa




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- 37 Desa di Rohul Belum Dapatkan Pasokan Listrik dari PT PLN
- Lengkap, 161 CPNS Pemprov Riau Serahkan Berkas Daftar Ulang
- Anggaran Telah Disiapkan,
MTQTingkat Kelurahan Diwajibkan di Pekanbaru

- Bupati Meranti Resmikan SMU3 dan Kantor Kades Tanjung Pranap
- KIMRI Gelar Seminar Sehari Mengantisipasi Bahaya Komunis
- 37 Desa di Rohul Belum Dapatkan Pasokan Listrik PT PLN
- Pejabat Mulai 'Kasak-Kusuk',
Walikota Dumai Bakal Mutasikan Pejabat Non Prestasi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.74.238
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com