Untitled Document
Kamis, 26 Ramadhan 1435 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Kamis, 24 Juli 2014 21:00
Puluhan Pasangan Haram Terjaring Razia Yustisi di Duri

Kamis, 24 Juli 2014 20:16
Jelang Lebaran, Gubri Tarik Ratusan Mobnas

Kamis, 24 Juli 2014 19:48
Usai Sidang di PN Pekanbaru, Tahanan Narkoba Kejari Melarikan Diri

Kamis, 24 Juli 2014 19:37
Perda LH Riau Pertama di Sumatera

Kamis, 24 Juli 2014 18:03
PWI Rohul Berbagi dengan Anak Yatim dan Kurang Mampu

Kamis, 24 Juli 2014 17:52
Capella Honda Bantu Al Qur'An ke Ponpes, Masjid dan Lembaga Pendidikan Islam di Riau

Kamis, 24 Juli 2014 17:39
THR Belum Dibayar, 12 Buruh PT WI Datangi Disnakertranduk Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Jelang Lebaran, Gubri Tarik Ratusan Mobnas
- Perda LH Riau Pertama di Sumatera
- PWI Rohul Berbagi dengan Anak Yatim dan Kurang Mampu
- THR Belum Dibayar, 12 Buruh PT WI Datangi Disnakertranduk Riau
- Jelang Lebaran,
Arus Penyeberangan Kempang Mekong-Semukut, Meranti Diperketat

- Gubri tak Besafari Ramadhan, tapi Gelar Open House Idul Fitri
- Jelang Lebaran,
Disnakan Rohul Pantau Kualitas dan Stok Daging



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.214.109
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com