Untitled Document
Selasa, 2 Rajab 1436 H |
Home > Sosial>>

Berita Terhangat...
Selasa, 21 April 2015 19:47
Nginap Dirumah Cewek,
Ketahuan Siswa SMP di Duri Jadi Diburuan Warga


Selasa, 21 April 2015 19:34
Minim Pengawasan,
Truck di Duri Bebas Masuk Kota Pada Jam Sibuk


Selasa, 21 April 2015 19:19
Bupati Jefry Pimpin Peringatan Hari Kartini di Kampar

Selasa, 21 April 2015 19:03


Selasa, 21 April 2015 19:02
Ditinggal ke Kebun,
Rumah Milik Warga Simalinyang, Kampar Hangus Terbakar


Selasa, 21 April 2015 18:52
Dewan Desak Plt Gubri Lantik Pejabat Hasil Assessment

Selasa, 21 April 2015 17:59
Pembunuh Mematikan Kaum Wanita,
Bupati Rohul Ajak Wanita Deteksi Dini Penyakit Kanker Serviks




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 Nopember 2003 02:20
penumpang PO Karona terlantar di Mayang Terurai

Maksud hati hendak pulang mudik ke Bandung, tapi apa daya ditelantarkan di Pekanbaru. Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, warga Bandung yang ditelantarkan sopir PO Karona.

Itulah nasib yang menimpa Usi Wahyudi, pria setengah baya tersebut dengan wajah agak lesu dan pasrah. Betapa tidak, keinginannya untuk bertemu keluarga di Bandung terpaksa harus ditangguhkan, setelah Sopir PO Karona dengan nomor bus 37 yang membawanya dari Medan hanya mengantarkannya sampai ke Terminal Mayang Terurai Pekanbaru. Kepada RiauTerkini.com di poskotik Mayang Terurai (24/11) malam, Usi menyebutkan dirinya diturunkan oleh sopir angkutan tersebut dengan alasan tidak cukup penumpang. Padahal menurut pengakuan Usi, ia telah membayar tiket bus seharga Rp.200 ribu sambil memperlihatkan tiket tersebut. Usi juga mengaku, sopir angkutan tersebut seakan lepas tangan dan tidak bersedia memberikan sisa ongkos yang telah diberikannya. Dari pengakuan Usi, sejak ditelantarkan ia telah bermalam di pos Mayang Terurai sejak Sabtu (22/11)dan sampai sekarang masih menunggu adanya jawaban dari pihak PO Karona. Ia juga mengatakan tidak memiliki biaya lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. "saya tidak tahu mas, mungkin masih akan bermalam lagi di sini (red. terminal), ungkapnya dengan wajah lesu. Kasus ini telah dilaporkan korban kepada aparat kepolisian di Posko Simpatik (Pokotik 2003) dan menyatakan akan menindak tegas perusahaan angkutan tersebut.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya ..........
- Minim Pengawasan,
Truck di Duri Bebas Masuk Kota Pada Jam Sibuk

- Imigran Gelap Punya KTP, Bukti Kelalaian Pemko Pekanbaru
- Semangat Hari Kartini,
Satlantas Polresta Pekanbaru Bagikan Souvenir dan Sembako

- ‎Misi "Rebut" DBH Migas dari Pusat, DPRD Kukar Berkunjung ke DPRD Bengkalis
- Sosialisasi Raskin di Pinggir,
Subag Industri dan Produksi Bidang Ekonomi Pemkab Bengkalis Bagikan Uang dan Tas

- Bertahun-tahun Jalan Simpang Arengka Rusak, Wako Firdaus Hanya Minta Warga Bersabar
- 4.860 RTS di 4 Kecamatan di Rohul Terima Bantuan PSKS di Kantor Pos


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.122.65
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com