Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juni 2019 14:28
‎Kembali Gulirkan Program Desa Bebas Api, PT RAPP Bertekad 'Zonk-kan' Karhutla

Rabu, 26 Juni 2019 13:58
Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine

Rabu, 26 Juni 2019 13:47
LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri

Rabu, 26 Juni 2019 13:33
Diikuti 564 JCH , Bupati Inhil Buka Kegiatan Manasik Haji 2019

Rabu, 26 Juni 2019 13:26
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pematangan Konsep dan Pemodelan Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz

Rabu, 26 Juni 2019 13:23
Dalam Upaya Pembangunan SDM, Pemkab Inhil Titik Beratkan Peningkatan Mutu dan Kualitas Pendidikan

Rabu, 26 Juni 2019 13:21
‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar

Rabu, 26 Juni 2019 13:03
Kebakaran Paksa 30 KK di Panipahan, Rohil Mengungsi

Rabu, 26 Juni 2019 11:13
Warga Cerenti, Kuansing Resah, Kawanan Gajah Berkeliaran di Ladang

Rabu, 26 Juni 2019 10:13
Bupati Harris Bertekad Bangun Pelabuhan Sokoi di Kuala Kampar

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 24 September 2018 20:38
Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur

Gempa berkekuatan 7.0 SR dengan epicentrum Bumi Perkemahan mengguncang Cibubur dan sekitarnya. Gempa merupakan simulasi latihan aksi heroik Basarnas dalam penanganan gempa tersebut.

Riauterkini - PEKANBARU - Aksi cepat tanggap ditampilkan Basarnas dalam simulasi gempa yang membuat masyarakat panik dan merobohkan rumah dan infrastruktur lainnya. Gempa ini dihadirkan dalam gelaran Jambore Potensi SAR 2018.

Menanggapi gempa tersebut, Basarnas langsung merespon dengan cepat. Dimana satu pleton rescuer Basarnas Special Group (BSG) bergerak menggunakan helikopter jenis Douphin terbang ke lokasi kejadian. Bersama Potensi SAR, tim gabungan ini kemudian memberikan pertolongan dan penanganan sesampai lokasi.

Setelah menganalisa kondisi para korban, tim SAR dibagi menjadi 3 SAR Unit (SRU). Yang pertama SRU High Angle Rescue Technique (HART), menjebol atap rumah untuk membuat akses masuk ke dalam rumah dimana didalamnya terdapat 1 korban yang terjebak reruntuhan. Yang kedua SRU Vehicle Accident Road (VAR) dengan peralatan ekstrikasi membelah mobil dimana korban terjebak di dalamnya. Dan yang ketiga, SRU Collapse Structure Search and Rescue (CSSR) yang menjebol dinding (tembok) rumah untuk mengeluarkan korban yang tertimpa reruntuhan.

Dua korban yang kondisinya cukup kritis, selanjutnya dievakuasi menggunakan helikopter. Sementara puluhan korban lainnya dievakuasi menggunakan jalur darat. Setelah semua korban berhasil dievakuasi, tim SAR kembali ke markasnya masing-masing.

Jambore tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI M Syaugi, S.Sos., M.M. Dimana berlangsung selama 4 hari.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Potensi SAR binaan dari 38 Kantor SAR sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Basarnas se-Indonesia. Total Potensi SAR yang ikut dalam jambore ini sebanyak 433 orang.

Menurutnya, ajang ini merupakan media untuk komunikasi dan koordinasi, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bidang SAR, kesolidan, serta mempererat jalinan silaturahmi antar Potensi SAR serta Basarnas.

"Potensi SAR adalah pilar utama dalam pelaksanaan operasi SAR, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Basarnas guna meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan sinergitas, serta merekatkan silaturahmi antara Basarnas dengan Potensi SAR," tegasnya.

Dijelaskannya, Potensi SAR adalah Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana, informasi dan teknologi, serta hewan selain Basarnas yang dapat dikerahkan guna mendukung pelaksanaan operasi SAR. Potensi SAR meliputi unsur TNI-Polri, unsur pemerintahan baik tingkat pusat maupun daerah (provinsi, kabupaten/kota), organisasi non pemerintah (swasta), dan indivindu-indivindu yang memiliki kompetensi di bidang SAR.

Peran Potensi SAR sangat penting, utamanya berkaitan dengan response time serta upaya pencarian, pertolongan, penyelamatan, dan evakuasi dalam penanganan kedaruratan pada kecelakaan, bencana, maupun kondisi membahayakan manusia.

Agenda Jambore SAR Nasional sendiri meliputi workshop, bimbingan teknis (bimtek), dan challenge bagi peserta jambore yang meliputi giat ketrampilan bidang SAR dan fitnes drill. Ketrampilan bidang SAR meliputi prusiking (tali temali), packing patient, rafting boat (mendayung), slove evacuation menggunakan tandu darurat, dan pengangkatan korban dengan mechanical advanted system (3 : 1).

Sedangkan fitness drill meliputi lari dengan jarak tempuh 6 kilometer dengan melintasi 4 pos, dimana masing-masing pos terdapat ujian. Yang pertama menentukan koordinat, jarak, dan waktu dalam peta. Yang kedua, membuat 5 simpul dasar dan membuat anchor. Yang ketiga, pengangkatan 1 korban (emmergency moving) dengan melibatkan 4 penolong. Dan pos keempat, mengevakuasi korban di air dengan teknik carry atau tarikan menggunakan life jacket.

Selain demo operasi SAR, jambore dengan tagline "SAR Adalah Kita" ini juga diisi dengan pameran sarana prasarana, diseminasi SAR Goes To School, serta dimeriahkan dengan aksi panggung Indra and Friends.***(rls/rul)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Puluhan ASN dan Honorer PN Bengkalis Mendadak Ikuti Tes Urine
- LAMR Sokong Langkah Hukum Pemprov Riau Laporkan Penghina Gubri
- ‎Kapolda Riau Resmikan Mako Polres Rohul Senilai Rp13 Miliar
- Bupati Harris Bertekad Bangun Pelabuhan Sokoi di Kuala Kampar
- APBD-P 2019 Terus Digesa, MTQ dan Pelaksanaan Visi Misi Gubri Jadi Prioritas
- 10 Tahun Tanpa ADD, 14 Desa di Rohil Segera Diberi Kode Registrasi
- Aliansi Suporter PSPS Usulkan Perombakan Manajemen
- PPDB Kembali Terapkan Sistem Zonasi, Masyarakat Mandau Harap Harap Cemas
- Mesin PKS Alami Kendala Teknis, Sebabkan PT MUP tak Terima TBS Masyarakat
- Pelayanan Hemodialisa di RSUD Rohul Akan Dibuka Juli 2019
- Bebaskan Denda PBB, Kado HUT ke-235 Pekanbaru dari Bapenda
- DPD Astindo Riau Gelar Sertifikasi Profesi Tenaga Pariwisata
- HUT ke 73 Bhayangkara, Polres Kuansing Taja Donor Darah
- Faktor Umur dan Resiko Tinggi, 60 Persen Lebih JCH Bengkalis Perlu Pendampingan Alat dan Orang
- Wagubri: PSPS Harus Berkaca Kenapa Perusahaan Enggak Beri Bantuan
- Desak Tingkatkan Pengawasan, Ampera Datangi Kantor DPRD Bengkalis
- Merga Silima Tampilkan Warisan Budaya Karo untuk Generasi Muda
- Perekonomian Terus Menurun, Pemkab Kuansing Disarankan Gunakan Anggaran pada Pos Primer
- Mulai Dikerjakan, Dinas PUPR Kuansing Janji Jalan ke Pasar Modern Tiga Hari Tuntas
- Bocor Penyebab Speed Boat Pemkab Pelalawan Tenggelam Saat Sandar di Kuala Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com