Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Pemkab Kepulauan Meranti gelar Rakor bersama 98 Pemdes. Kegiatan diharapkan mampu merangsang terbentuknya BUMDes sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Riauterkini-SELATPANJANG - Sebanyak 98 pemerintah desa (Pemdes) di Kabupaten Kepulauan Meranti mengikuti Rapat Kordinasi (Rakor) BUMDes yang diselenggarakan di Selatpanjang 20-22 juli 2018. Diharapkan dari kegiatan ini mampu merangsang terbentuknya BUMDes sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa (PUED) Dinas PMD Kepulauan Meranti, Sabarudin, S.Sos, M.Si menerangkan Rakor tersebut bertujuan untuk memperkuat pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan Indonesia dimulai dari masyarakat desa.

"Para kepala desa harus mampu berkordinasi dan menyatukan persepsi seluruh perangkat desa, BPD serta masyarakat terhadap pentingnya keberadaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) ini," ujar Sabarudin.

Dia juga menjelaskan kepala desa harus mampu menjadikan BUMDes sebagai pendapatan desa hingga mampu mandiri secara keuangan dan tidak terus menyusu kepada pemerintah. Bagi desa yang sudah memiliki BUMDes diharapkan memaksimalkan fungsi dan perannya sedangkan yang belum memiliki diminta segera membentuknya.

"Rapat koordinasi ini diharapkan mampu membuka cakrawala para kepala desa agar lebih kreatif dan berinovasi mengembangkan potensi yang dimiliki agar bisa dijadikan pundi-pundi pendapatan desa," harapnya.

Kepala Dinas PMD Kepulauan Meranti yang diwakili Sekretaris H Edi M Nur SH, M.Si, mengatakan saat ini belum semua desa memiliki BUMDes atau yang sudah ada pun belum berjalan dengan maksimal.

"Ini yang perlu diperhatikan betul. Kades yang berpikir bagaimana meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Edi M Nur.

Menurutnya sebagai pucuk pimpinan di desa, para Kades harus jeli dalam membuat kebijakan agar menciptakan peluang ekonomi. Harus mampu berpikir global menggali potensi desa, membuat perencanaan dan dilaksanakan.

"Dana awal BUMDes berasal dari desa atau penyertaan modal masyarakat dan melalui keuntungan inilah yang digunakan untuk membangun desa," terang Sekretaris Dinas PMD Meranti itu.

Selain itu, dia juga mengingatkan bahwa anggaran yang diterima oleh desa dari pemerintah bisa suatu saat nanti akan berhenti dikucurkan, hal tersebut dikhawatirkan akan melumpuhkan desa-desa yang tidak atau belum mandiri secara keuangan.

"Hari ini Kades yang datang ke kantor Dinas PMD kebanyakan bertanya proses pencairan dana desa. Sangat jarang atau bahkan tidak ada yang menghadap berkonsultasi untuk mengembangkan ekonomi desa," sindir H Edi M Nur.

Hadir sebagai pembicara Junaidi, S.Pt, M.Si Kasi PSDA dan TTG Dinas PMD Provinsi Riau dan Rusli S.Sos, M.Si pejabat Fungsional Perencana Pertama Dinas PMD Provinsi Riau. ***(rud)

- Sekretaris Dinas PMD H Edi M Nur, SH, M.Si membuka Rakor Bumdes di Aka Meranti Hotel, (20/7/2018).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa
- Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing
- Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung
- Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA
- Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran
- Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF
- Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil
- Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang
- Belum Miliki Identitas, Seribuan Napi Lapas Bengkalis Jadi Target Rekam KTP El
- Plt Bupati Kampar Serahkan DPA 2019 kepada Seluruh OPD
- Sambut Hari Bhakti ke-69,
Imigrasi Bengkalis Bersihkan dan Cat Museum

- Bernasib Lebih Miris dari Andini,
Begini Kata Kades tentang Naufal yang Mengurusi Empat Adiknya

- Masuki Masa Pensiun, Mantan Kaban Penghubung Riau Ingin Terus Mengabdi
- Andini tak Terviralkan Muncul Lagi di Pekan Tua, Pelalawan
- Satlantas Polres Kuansing Matangkan Persiapan MRSF
- Lantik Tiga Kajari, Kajati Riau Minta Tingkatkan Kinerja
- Desa Banjar Baru Layurkan Jalur Sumbangan Bupati Kuansing
- Dilaporkan Sejumlah Pihak, Penista Agama di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Lusa, Kepengurusan IKA Hubdat Provinsi Riau Dikukuhkan
- 2018, di Rohul Berlangsung Sebanyak 3.890 Pernikahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com