Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Agustus 2018 19:59
Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun

Senin, 20 Agustus 2018 19:54
Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan

Senin, 20 Agustus 2018 19:38
Dewan Minta Bupati Kuansing Tindak Tegas PNS yang Nyaleg

Senin, 20 Agustus 2018 19:15
Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR

Senin, 20 Agustus 2018 18:57
‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar

Senin, 20 Agustus 2018 18:51
Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir

Senin, 20 Agustus 2018 18:31
Kunjungi Bawaslu Riau, Komisi I DPRD Riau Tanyakan Aturan Kampanye

Senin, 20 Agustus 2018 17:14
Lusa, Jadwal Keberangkatan Roro Air Putih-Pakning, Bengkalis Ditunda 3 Jam

Senin, 20 Agustus 2018 17:10
Dituding Kerja Asal-asalan,
Rekanan Perenovasi Kantor DPRD Pelalawan Berikan Klarifikasi


Senin, 20 Agustus 2018 16:56
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Guru di Pekanbaru Ikuti Program Pelita Pendidikan


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Juli 2018 19:34
Korkot dan Fasilitator Program Kotaku Riau Jalani Pelatihan Sepekan

Sebanyak 74 peserta Korkot dan Fasilitator Program Kotaku di Riau ikuti pelatihan. Acara dibuka Kepala Satker Pengembangan kawasan Pemukiman Berbasis Masyarakat Mita Dwi Aprini.

Riauterkini - PEKANBARU - Puluhan Koordinator Kota (Korkot) dan fasilitator tahun 2018 Nasional Slum Upgrading Program (NSUP) Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) KMW OC-3 Provinsi Riau menjalani pelatihan di Hotel Alpa, Jumat (13/7/2018).

Kegiatan yang berlangsung hingga 19 Juli mendatang ini diikuti oleh 74 peserta dari 5 Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau. Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengembangan kawasan Pemukiman Berbasis Masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Mita Dwi Aprini.

"Keberhasilan kita ketika mendampingi masyarakat saat masyarakat berkata terimakasih telah membantu kami untuk menjadi yang lebih baik. Jadi fasilitator diharapkan semakin terampil dalam pendampingan di kelurahan atau desa," kata Mita.

Fasilitator wajib memberikan pendampingan agar masyarakat dalam menjalanjan program Kotaku. Misalnya, dalam memperbaiki drainase. Drainase yang diperbaiki harus betul-betul ada manfaat setelah selesai dikerjakan.

"Tugas kita memberikan pendampingan supaya kualitas teknis bagus, supaya umur infrastrukturnya lama. Itu wajib kita dampingi agar umurnya lama. Jangan sampai masyarakat mengeluarkan uang untuk perbaiki infrastruktur yang baru dikerjakan," tegasnya.

Ia juga meminta kepada fasilitator agar selalu bekerja dengan semangat. Ia pun meminta para fasilitator selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

"Jadikan pekerjaan ini kebahagiaan para pendamping. Libatkan camat dan lurah dalam perencanaan kegaiatan ini," harapnya.

Ia menambahkan, tujuan program ini memang untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni.

"Mendukung menurunnya luas kawasan permukiman kumuh menjadi 0 Ha juga tersusunnya rencana pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh tingkat kota/kabupaten dan tingkat masyarakat yang terlembagakan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," paparnya. (dan).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun
- Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan
- Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR
- ‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar
- Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir
- Dokter Teladan Puskesmas Lubuk Muda, Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
- Idul Adha, Pemko Pekanbaru Bagikan 1.500 Kupon Daging Kurban
- Kumpulkan Dana Rp159 Juta Lebih,
Warga Riau Kompleks RAPP Salurkan Bantuan Langsung ke Lombok

- 25 Personel Polri dan 2 Kades Terima Penghargaan dari Kapolres Rohul
- Bermalam di Objek Wisata Lubuk Nginio Kampar, Kisah 6 Pegowes Ini Seru
- Mikrofon Mati Saat Pembacaan Teks Proklamasi,
Bupati Kuansing Diimbau untuk jatuhkan Sanksi pada Pihak Terkait

- Badai di Mekkah, Seorang JCH Asal Rohul Pingsan Tertimpa Kipas Angin
- Dikukuhkan, Pokdarwis Puncak Kompe Rancang Tangga Seribu dan Flyng Fox Terpanjang di Asia
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang, Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai
- Ratusan Warga Selat Panjang Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
- Peringati Hari ke-57,
Bupati Kuansing: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Perekat NKRI

- ‎Tiga JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang di Hotel
- Peduli Kemanusiaan,
DDI Bathin Solapan, Bengkalis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

- Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama
- Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com