Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Oktober 2018 15:05
Dugaan Kecurangan RAPBDP 2018,Tim Banggar DPRD Kuansing Diminta Buka Suara

Senin, 22 Oktober 2018 14:59
Pria Gaek Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Dumai

Senin, 22 Oktober 2018 14:54
Tes Urine Pegawai, BKPSDM Pekanbaru Koordinasi dengan BNN

Senin, 22 Oktober 2018 14:49
4.322 Calon Peserta Tes CPNS Rohul Lolos Seleksi Administrasi

Senin, 22 Oktober 2018 13:36
Hari Perdana Pemutihan Denda Pajak, Kantor Samsat Duri Penuh Sesak

Senin, 22 Oktober 2018 12:52
Pengawasan Rutin, Inspektorat Sambangi Sekretariat DPRD Kuansing

Senin, 22 Oktober 2018 12:45
Pengurus PMI Pelalawan Periode2017-2022 Resmi Dilantik

Senin, 22 Oktober 2018 12:42
Diumumkan November, UMP Riau 2019 Naik jadi Rp2.6 Juta

Senin, 22 Oktober 2018 11:00
Hilang Sepulang Beli Minyak, Jasad Warga Bukitbatu, Bengkalis Terus Dicari

Senin, 22 Oktober 2018 09:06
Warga Langgam Temukan Limbah Pabrik Kelapa Sawit Mengalir ke Sungai Gondai

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 24 April 2018 19:42
MPR Minta Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi di RSUD Rohul

Puluhan massa yang tergabung dalam MPR datangi Kantor Kejari Rohul. Aksi meminta kejaksaan mengusut dugaan korupsi yang terjadi di RSUD Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Puluhan massa mengatasnamakan Masyarakat Peduli Rokan Hulu (MPR) aksi damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul pada Selasa (24/4/2018).

Pada aksi damai dikawal aparat Kepolisian dipimpin Kapolsek Rambah AKP Hermawan, puluhan massa menuntut pihak Kejaksaan menyelidiki dugaan korupsi terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul tahun anggaran 2017.

Massa aksi dengan koordinator lapangan (Korlap) Wicky Yuliandra diterima Jaksa Fungsional Kejari Rohul M. Juanda Sitorus, mewakili Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum.

Pada orasinya di depan Kantor Kejari Rohul, Wicky menyampaikan ada tiga tuntutan untuk ditindaklanjuti pihak Kejaksaan, yakni pengadaan alat kesehatan (Alkes), pembangunan instalasi pengolah air limbah (IPAL), dan pengadaan mesin pembakar alat medis (insenerator).

"Pengadaan ketiga item kegiatan di RSUD Rokan Hulu itu melalui anggaran tahun 2017 dengan dana miliaran rupiah," ungkap Wicky.

Masih pada orasinya, MPR mendesak Kejari Rohul segera mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi di RSUD Rohul.

Menurut Wicky, dugaan korupsi tentunya sangat merugikan masyarakat, contohnya IPAL yang seharusnya berfungsi untuk penyaring (pengolah) limbah cair tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

Ketika limbah dibuang sembarangan, tentunya akan berdampak sangat buruk terhadap lingkungan, sebab limbah rumah sakit banyak mengandung virus berbahaya. Massa menduga proyek tidak sesuai dengan perencanaan awal.

"Alat kesehatan juga demikian, hari ini sama-sama kita ketahui rumah sakit umum daerah Rokan Hulu selalu kekurangan alat medis, tapi hampir tiap tahun alat medis selalu dianggarkan. Kok bisa masih kekurangan?," tanya Wicky.

Bukan itu saja, nsenerator RSUD Rohul sampai hari ini tidak jelas izin operasinya. Hal itu tentu berbahaya karena apabila alat medis tidak dimusnahkan dengan benar akan membuat menyebabkan udara di sekitar rumah sakit akan tercemar, apalagi di belakang RSUD ada Taman Kanak-kanak dan Sekolah Luar Biasa atau SLB.

"Jadi kami minta Kejaksaan Negeri Rokan Hulu mengusut tuntas 'pembusukan' di RSUD Rokan Hulu," harap Wicky.

Mewakili Kajari Rohul, M. Juan Sitorus mengucapkan terima kasih kepada massa MPR yang telah menyampaikan aspirasi ke pihak Kejaksaan dalam rangka penegakan hukum.

"Kita berterima kasih kepada adik-adik dari massa MPR dengan ini akan terjalin sinergitas dalam penegakan hukum, apa yang disampaikan ini akan kita pelajari dan tindaklanjuti," sampai Juan.

Di akhir aksinya, perwakilan massa menyerahkan dokumen berkas dugaan korupsi pada tiga item kegiatan di RSUD Rohul tahun anggaran 2017 tersebut.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tes Urine Pegawai, BKPSDM Pekanbaru Koordinasi dengan BNN
- Pengawasan Rutin, Inspektorat Sambangi Sekretariat DPRD Kuansing
- Pengurus PMI Pelalawan Periode2017-2022 Resmi Dilantik
- Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis
- Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai
- Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis

- Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer
- Aksi Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan
- YBM PLN P3BS Bersama PKPU HI Riau Taja Kelas Ibu 1000 HPK dan Berikan Nutrisi Bagi Ibu Hamil
- KPU Kampar Sosialisasi Goes to Campus di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
- Azis Zaenal Serahkan Mini Traktor ke Petani di Desa Sungai Lembu
- Capaian Imunisasi MR di Kampar Rendah,
Kemenkes RI dan WHO Ungkap Bahaya Campak dan Rubella

- Tomas dan Anggota DPRD Kuansing Asal Pangean Sunat Gratis 40 Bocah
- Sabtu, Masyarakat Duri Tetap Bisa Urus TNBK
- Persiapan Sudah 95 Persen, Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru Bakal Dibuka Walikota
- Sebut Sanksi PT.ASL dari Kementrian, BPN Inhu Dikecam Warga
- Pengumuman Ahad Lusa,
Ratusan Berkas Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul Dinilai TMS

- Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik

- BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II
- Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com