Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 17:15
RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan

Rabu, 23 Mei 2018 17:11
Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil

Rabu, 23 Mei 2018 16:53
Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar

Rabu, 23 Mei 2018 16:48
Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba

Rabu, 23 Mei 2018 16:27
Minim Realisasi Fisik, DPRD Riau Sotori Lambannya Kinerja Kontraktor dan Dinas Terkait

Rabu, 23 Mei 2018 15:29
6 Juni, Logistik Pilgubri Mulai Didistribusikan

Rabu, 23 Mei 2018 15:14
Baru 40 Desa di Pelalawan Meminta Pendampingan TP4D Kejaksaan

Rabu, 23 Mei 2018 15:10
Komunikasi Bersama Menag, Moeldoko Respon Positip Keinginan Riau Jadi Embarkasi Haji Antara

Rabu, 23 Mei 2018 14:36
5 Kilogram Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas Kelas II A Pekanbaru

Rabu, 23 Mei 2018 14:33
Lusa, KPU Riau Mulai Cetak Surat Suara

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 24 April 2018 19:42
MPR Minta Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi di RSUD Rohul

Puluhan massa yang tergabung dalam MPR datangi Kantor Kejari Rohul. Aksi meminta kejaksaan mengusut dugaan korupsi yang terjadi di RSUD Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Puluhan massa mengatasnamakan Masyarakat Peduli Rokan Hulu (MPR) aksi damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul pada Selasa (24/4/2018).

Pada aksi damai dikawal aparat Kepolisian dipimpin Kapolsek Rambah AKP Hermawan, puluhan massa menuntut pihak Kejaksaan menyelidiki dugaan korupsi terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul tahun anggaran 2017.

Massa aksi dengan koordinator lapangan (Korlap) Wicky Yuliandra diterima Jaksa Fungsional Kejari Rohul M. Juanda Sitorus, mewakili Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum.

Pada orasinya di depan Kantor Kejari Rohul, Wicky menyampaikan ada tiga tuntutan untuk ditindaklanjuti pihak Kejaksaan, yakni pengadaan alat kesehatan (Alkes), pembangunan instalasi pengolah air limbah (IPAL), dan pengadaan mesin pembakar alat medis (insenerator).

"Pengadaan ketiga item kegiatan di RSUD Rokan Hulu itu melalui anggaran tahun 2017 dengan dana miliaran rupiah," ungkap Wicky.

Masih pada orasinya, MPR mendesak Kejari Rohul segera mengusut tuntas dugaan korupsi yang terjadi di RSUD Rohul.

Menurut Wicky, dugaan korupsi tentunya sangat merugikan masyarakat, contohnya IPAL yang seharusnya berfungsi untuk penyaring (pengolah) limbah cair tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

Ketika limbah dibuang sembarangan, tentunya akan berdampak sangat buruk terhadap lingkungan, sebab limbah rumah sakit banyak mengandung virus berbahaya. Massa menduga proyek tidak sesuai dengan perencanaan awal.

"Alat kesehatan juga demikian, hari ini sama-sama kita ketahui rumah sakit umum daerah Rokan Hulu selalu kekurangan alat medis, tapi hampir tiap tahun alat medis selalu dianggarkan. Kok bisa masih kekurangan?," tanya Wicky.

Bukan itu saja, nsenerator RSUD Rohul sampai hari ini tidak jelas izin operasinya. Hal itu tentu berbahaya karena apabila alat medis tidak dimusnahkan dengan benar akan membuat menyebabkan udara di sekitar rumah sakit akan tercemar, apalagi di belakang RSUD ada Taman Kanak-kanak dan Sekolah Luar Biasa atau SLB.

"Jadi kami minta Kejaksaan Negeri Rokan Hulu mengusut tuntas 'pembusukan' di RSUD Rokan Hulu," harap Wicky.

Mewakili Kajari Rohul, M. Juan Sitorus mengucapkan terima kasih kepada massa MPR yang telah menyampaikan aspirasi ke pihak Kejaksaan dalam rangka penegakan hukum.

"Kita berterima kasih kepada adik-adik dari massa MPR dengan ini akan terjalin sinergitas dalam penegakan hukum, apa yang disampaikan ini akan kita pelajari dan tindaklanjuti," sampai Juan.

Di akhir aksinya, perwakilan massa menyerahkan dokumen berkas dugaan korupsi pada tiga item kegiatan di RSUD Rohul tahun anggaran 2017 tersebut.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan
- Baru 40 Desa di Pelalawan Meminta Pendampingan TP4D Kejaksaan
- Komunikasi Bersama Menag, Moeldoko Respon Positip Keinginan Riau Jadi Embarkasi Haji Antara
- Berbekal Besi Gerigi, Belasan Anak SD di Bengkalis Diduga Akan Tawuran
- Beroperasi di Bulan Ramadhan, Satpol PP Pekanbaru Bakal Tindak Tegas Tempat Hiburan Bandel
- Kadiskes Pekanbaru : Masyarakat Mesti Pintar Cari Takjil
- Selama Ramadhan, Pelayanan di RSUD Duri Tetap Normal
- Kakanwil Kemenkumham Riau Safari Ramadhan perdana ke UPT Se Kota Pekanbaru
- Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud
- Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018
- Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik
- Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data
- Melalui Seminar, Prodi Manajemen dan Akuntasi UPP Gali Potensi UMKM di Kabupaten Rohul
- Masyarakat Butuh Rehabilitasi Narkoba Dipersilahkan ke RSJ Tampan
- DLHK Pekanbaru Keluhkan Kebiasaan Masyarakat
- Tingkat Kehadiran PNS Pemko Pekanbaru
- Gepeng Menjamur, Plt Wako Pekanbaru Intruksikan Razia
- Tahun Depan, Pemko Pekanbaru Hapus Anggaran Jamkesda
- Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan
- Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com