Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 21:56
Malam Purna Tugas Gubri, Bupati Kuansing Berikan Kain Songket dan Miniatur Jalur

Selasa, 25 September 2018 21:45
Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas

Selasa, 25 September 2018 21:39
Sejumalah Warga Pertanyakan Hasil Kebun Desa Kiab Jaya, Pelalawan

Selasa, 25 September 2018 21:27
Harga Telur di Pekanbaru Turun, Ayam dan Cabe Naik

Selasa, 25 September 2018 21:05
Berkas Dana Kampanye, KPU Riau Beri Waktu Hingga Lusa

Selasa, 25 September 2018 20:55
Kicky Arityanto Jabat Kasi Intel Kejari Kuansing

Selasa, 25 September 2018 20:36
Smester Pertama 2018, Realisasi Investasi di Pekanbaru Tembus Rp 3,7 Triliun

Selasa, 25 September 2018 19:11
e-Ticketing Roro Air Putih-Sei Selari, Bengkalis Batal Diterapkan Tahun Ini

Selasa, 25 September 2018 18:53
Jambret di Pekanbaru Dihajar Massa Usai Rampas Gelang Seorang IRT

Selasa, 25 September 2018 18:48
RAPP Latih Manajemen Sekolah Fasilitator SD di Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Maret 2018 22:19
Penjelasan KSOP Bengkalis Dua Armada Roro "Dilarang" Berlayar

Kepala KSOP Bengkalis akhirnya menjelaskan alasan dua armada roro yang "dilarang" berlayar. Pihaknya juga belum berani memberikan izin untuk berlayar.

Riauterkini-BENGKALIS - Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkalis, Julharia membenarkan adanya dua unit kapal armada penyeberangan atau Roro melayani tujuan dari dan ke Air Putih (Pulau Bengkalis)-Sungai Selari (Pakning) "dilarang" berlayar, menyusul tidak ada kelengkapan dokumen pelayaran karena dokumen masih dalam pemeriksaan dokumen oleh pihak aparat Satuan Kepolisian Perairan (Satpolair) Polres Bengkalis.

Menurut Julharia, sesuai kewenangan yang ada, pihaknya juga tidak "berani" memberikan izin berlayar tanpa adanya dokumen-dokumen itu dimiliki oleh armada.

"Dokumen tersebut memang tangungjawab nakhoda dan operator kapal, kalau dokumen tidak ada,p mereka tidak berani berlayar begitu juga kita tidak memberikan izin untuk berlayar," tegas Julharia kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (22/3/18).

Oleh karena itu dengan persoalan yang ditemukan ini, pihaknya menghimbau kepada operator kapal agar menyampaikan dokumen yang sebenarnya ke pihak KSOP.

Apalagi pelayaran di Bengkalis yang ditangani ini merupakan penyeberangan yang menyangkut kepentingan orang banyak. "Kita juga menghindari adanya penumpukan penumpang. Ini menjadi tanggung jawab bersama Dishub, Syahbandar agar mobilisasi penumpang dan barang bisa berjalan dengan lancar," katanya lagi.

Sedangkan terkait dengan pelanggaran yang ditemukan ini, KSOP akan memberikan teguran sanksi administrasi kepada agen, agar tidak terjadi hal yang sama di masa yang akan datang.

"Sanksi administrasi yang akan kita berikan. Dan Nakhodanya tidak sesuai dengan dokumen kapal, hal itu akan diserahkan ke mahkamah pelayaran. Karena masalah sanksi pelayaran memang diselesaikan di Makamah pelayaran," tandasnya.

Sebelumnya, sejak Rabu (21/3/18) siang kemarin hingga Kamis (22/3/18) siang tadi, dua armada Roro yakni Bahtera Nusantara dan Mutiara Pertiwi belum diizinkan berlayar menyusul pemeriksaan petugas Satpolair Polres Bengkalis menemukan armada tidak melengkapi dokumen pelayaran.

Kondisi tersebut juga berdampak kelancaran layanan penyeberangan. Layanan penyeberangan untuk sementara hanya dilakukan dua armada dari empat yang seharusnya, yaitu Swarna Putri dan Mulia Nusantara.***(dik)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Malam Purna Tugas Gubri, Bupati Kuansing Berikan Kain Songket dan Miniatur Jalur
- Sejumalah Warga Pertanyakan Hasil Kebun Desa Kiab Jaya, Pelalawan
- Kicky Arityanto Jabat Kasi Intel Kejari Kuansing
- Smester Pertama 2018, Realisasi Investasi di Pekanbaru Tembus Rp 3,7 Triliun
- e-Ticketing Roro Air Putih-Sei Selari, Bengkalis Batal Diterapkan Tahun Ini
- Jambret di Pekanbaru Dihajar Massa Usai Rampas Gelang Seorang IRT
- RAPP Latih Manajemen Sekolah Fasilitator SD di Riau
- Bupati Kuansing Minta Pimpinan Instansi Terapkan Sistem SPIP
- Tuntut Penundaan CPNS, Massa FHK2I Demo di DPRD Riau
- BKD Riau Janji Teruskan Tuntutan Pegawai Honor ke Menpan dan BKN Pusat
- Tuntut Diprioritaskan jadi PNS, Honorer K2 Geruduk Kantor Gubri
- Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang
- Walikota Pekanbaru Intruksikan Camat dan Lurah Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan
- Lakalantas Meski Tempuh Jalur Damai, Warga Bengkalis Ini Tetap Jalani Proses Hukum
- Aksi Heroik Basarnas Selamatkan Warga Dalam Bencana Gempa 7,0 SR di Cibubur
- Lima Proyek Strategis Pemprov Riau Deviasi Plus
- Ketua DPRD Pelalawan Siap Perjuangkan Uang Transportasi Guru Bantu Provinsi
- Pembangunan Jembatan Siak IV Masih Minus Tiga Persen
- Kirab GP Ansor Diizinkan di Merantk Setelah Bersedia Minta Maaf pada UAS dan tak Bawa Islam Nusantara
- Usai Pemeliharaan, Lampu Jalan RSUD dan Komplek Pemda Kuansing Kembali Nyala


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com