Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 21:04
KPU Riau Gelar Pleno DPTb

Senin, 18 Pebruari 2019 20:13
Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari

Senin, 18 Pebruari 2019 19:34
SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati

Senin, 18 Pebruari 2019 19:31
Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK

Senin, 18 Pebruari 2019 18:19
Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga

Senin, 18 Pebruari 2019 18:16
Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat

Senin, 18 Pebruari 2019 18:10
Pacu Jalur Tak Masuk Kalender Pariwisata, Kader PPP Kritik Pemkab Jangan Hanya Sekedar Kunker

Senin, 18 Pebruari 2019 17:53
Hasil RDP DPRD Rohul, Kendaraan Berat Dilarang Melintas Saat Jam Belajar Sebelum Kurangi Tonase

Senin, 18 Pebruari 2019 17:47
Fraksi PAN Kritisi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Riau 2018

Senin, 18 Pebruari 2019 17:41
Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Januari 2018 23:04
Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara

Seorang warga selat panjang diamankan BIN dan TNI. Pasalnya, Pria Tionghoa kedapatan menggunakan baju bergambar lambang PKI.

Riauterkini - SELATPANJANG -  Burhan (48th), Seorang Warga Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Jum'at (19/1/18) malam ini ditemukan menggunakan baju Komunis berlambang Palu dan Arit.

Pria Tionghoa kelahiran tahun 1969 ini pertama kali ditemukan sejumlah masyarakat di Kedai Kopi CK83, Jalan Tebing Tinggi, Kelurahan Selatpanjang Kota. 

Setelah dilaporkan,  Warga Jalan Revolusi ini langsung ditangkap tim gabungan yang terdiri dari anggota Badan Intelijen Negara (BIN) , Koramil 02 Tebing Tinggi dan Intel Kodim 0303.

"Kita langsung bawa ke Polsek aja, biar diproses, "Kata Anggota BIN Daerah Kepulauan Meranti itu ketika ditemui riauterkini.com dilapangan. 

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif warga Tionghoa ini menggunakan baju berlambang Palu dan Arit yang dilarang keras digunakan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Karena masih diintrogasi Markas Polsek Tebing Tinggi. *(rud) 

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati
- Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK
- Buka Musrenbang Kecamatan Inuman,
Bupati Kuansing: Jangan Hanya Pembangunan Fisik, Usulkan Juga Peningkatan SDM

- Tutup Perayaan Imlek,
Gelaran Cap Go Meh Akan Hadirkan Atraksi Barongsai Terbanyak di Pekanbaru

- TMMD Bangun 6 Rumah Warga Kurang Mampu di Seberang Gunung
- Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas
- Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok
- Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua
- Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
- PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang
- Pelepasan Jenazah Ajudan Istri Bupati Kuansing Berlangsung Penuh Haru
- Gunung Toar Siap Menuju Sentra Kampung Batik Ekonomi Kreatif
- Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru
- Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka
- TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat
- Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing
- Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis
- Sepanjang 2019, 497,71 Hektare Lahan di Riau Terbakar
- Bosan Berkonflik dengan Rekan Seprofesi,
Nelayan Panipahan Siap Jaga Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

- Sempena HPN ke-73, Kapolres Rohul Makan Bareng Wartawan dan Pesankan Ini


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com