Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 Januari 2018 18:11
Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen

RSUD Selasi Pelalawan bakal menambah sumbangan PAD bagi daerah. Rumah sakit kini sudah dapat memproduksi oksigen yang siap untuk dikomersilkan.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Mulai tahun ini RSUD Selasih Pangkalan Kerinci tidak lagi menerima supply oksigen dari luar (pihak ketiga). Pasalnya rumah sakit yang dipimpin dr. Ahmad Krinen ini telah mampu memproduksi oksigen sendiri dan siap untuk dikomersialkan sebagai penyumbang pendapatan.

"Setiap harinya, RSUD dapat memproduksi sedikitnya 60 tabung oksigen (O2). 60 tabung tersebut untuk dikomersilkan, sebagai penyumbang pendapatan rumah sakit," terang dr. Ahmad Krinen kepada riauterkini.com, Kamis (18/1/18).

Adapun, untuk setiap tabung ukuran besar kata Krinen dijual Rp 50 ribu. Harga tersebut, mengacu kepada peraturan bupati Pelalawan.

Selain mampu memproduksi oksigen sendiri, ungkap Krinen, RSUD saat ini juga sudah siap membangun Instalasi Sentralisasi Oksigen.

"Dengan adanya instalasi tersebut, petugas tidak lagi mengangkat dan memasukkan tabung oksigen ke dalam ruang pasien seperti yang selama ini dilakukan. Nantinya oksigen itu akan dialirkan melalui instalasi dengan pusat distribusi di Instalasi Sentralisasi," tandasnya, serayakan mengatakan kebutuhan akan oksigen sebelumnya berkisar antara 200 sampai dengan 300 tabung perbulan.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis
- Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno

- Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR
- Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM
- HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu
- Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan
- YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar
- Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok
- Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar
- Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah

-
- Terbukti Lakukan Pungli, Dua Personel Satpol PP Pekanbaru Dipecat
- DPPPA Gelar Pelatihan Layanan Ramah Anak di Puskesmas dan Rumah Sakit
- Diminta Profesional dan Amanah, 149 Advokat Peradi Pekanbaru Dilantik
- Silaturahmi dengan Tokoh Adat,
Kapolres Kampar Sambangi Sekretariat Lembaga Adat Setempat

- Kantongin Izin IUMK, IZI Cabang Riau Taja Pelatihan Budidaya Ikan di Tenayan
- Kapolres Inhu Resmikan Rukan Bhabinkamtibmas di Batang Peranap
- Bupati dan ASN Inhu Teken Pakta Integritas Hindari Suap dan Pungli
- Peringati HPSN, DLHK Pekanbaru Gelar Kampanye Peduli Sampah
- BEM se Indonesia demo di DPRD Riau,
Arus Lalu Lintas Jalan Sudirman Pekanbaru Dialihkan ke Mekar Sari



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.197.82
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com