Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 17:15
RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan

Rabu, 23 Mei 2018 17:11
Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil

Rabu, 23 Mei 2018 16:53
Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar

Rabu, 23 Mei 2018 16:48
Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba

Rabu, 23 Mei 2018 16:27
Minim Realisasi Fisik, DPRD Riau Sotori Lambannya Kinerja Kontraktor dan Dinas Terkait

Rabu, 23 Mei 2018 15:29
6 Juni, Logistik Pilgubri Mulai Didistribusikan

Rabu, 23 Mei 2018 15:14
Baru 40 Desa di Pelalawan Meminta Pendampingan TP4D Kejaksaan

Rabu, 23 Mei 2018 15:10
Komunikasi Bersama Menag, Moeldoko Respon Positip Keinginan Riau Jadi Embarkasi Haji Antara

Rabu, 23 Mei 2018 14:36
5 Kilogram Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas Kelas II A Pekanbaru

Rabu, 23 Mei 2018 14:33
Lusa, KPU Riau Mulai Cetak Surat Suara

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 Januari 2018 18:11
Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen

RSUD Selasi Pelalawan bakal menambah sumbangan PAD bagi daerah. Rumah sakit kini sudah dapat memproduksi oksigen yang siap untuk dikomersilkan.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Mulai tahun ini RSUD Selasih Pangkalan Kerinci tidak lagi menerima supply oksigen dari luar (pihak ketiga). Pasalnya rumah sakit yang dipimpin dr. Ahmad Krinen ini telah mampu memproduksi oksigen sendiri dan siap untuk dikomersialkan sebagai penyumbang pendapatan.

"Setiap harinya, RSUD dapat memproduksi sedikitnya 60 tabung oksigen (O2). 60 tabung tersebut untuk dikomersilkan, sebagai penyumbang pendapatan rumah sakit," terang dr. Ahmad Krinen kepada riauterkini.com, Kamis (18/1/18).

Adapun, untuk setiap tabung ukuran besar kata Krinen dijual Rp 50 ribu. Harga tersebut, mengacu kepada peraturan bupati Pelalawan.

Selain mampu memproduksi oksigen sendiri, ungkap Krinen, RSUD saat ini juga sudah siap membangun Instalasi Sentralisasi Oksigen.

"Dengan adanya instalasi tersebut, petugas tidak lagi mengangkat dan memasukkan tabung oksigen ke dalam ruang pasien seperti yang selama ini dilakukan. Nantinya oksigen itu akan dialirkan melalui instalasi dengan pusat distribusi di Instalasi Sentralisasi," tandasnya, serayakan mengatakan kebutuhan akan oksigen sebelumnya berkisar antara 200 sampai dengan 300 tabung perbulan.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan
- Baru 40 Desa di Pelalawan Meminta Pendampingan TP4D Kejaksaan
- Komunikasi Bersama Menag, Moeldoko Respon Positip Keinginan Riau Jadi Embarkasi Haji Antara
- Berbekal Besi Gerigi, Belasan Anak SD di Bengkalis Diduga Akan Tawuran
- Beroperasi di Bulan Ramadhan, Satpol PP Pekanbaru Bakal Tindak Tegas Tempat Hiburan Bandel
- Kadiskes Pekanbaru : Masyarakat Mesti Pintar Cari Takjil
- Selama Ramadhan, Pelayanan di RSUD Duri Tetap Normal
- Kakanwil Kemenkumham Riau Safari Ramadhan perdana ke UPT Se Kota Pekanbaru
- Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud
- Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018
- Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik
- Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data
- Melalui Seminar, Prodi Manajemen dan Akuntasi UPP Gali Potensi UMKM di Kabupaten Rohul
- Masyarakat Butuh Rehabilitasi Narkoba Dipersilahkan ke RSJ Tampan
- DLHK Pekanbaru Keluhkan Kebiasaan Masyarakat
- Tingkat Kehadiran PNS Pemko Pekanbaru
- Gepeng Menjamur, Plt Wako Pekanbaru Intruksikan Razia
- Tahun Depan, Pemko Pekanbaru Hapus Anggaran Jamkesda
- Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan
- Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com