Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 April 2018 07:29
Jadi 'Toke' Togel, 'Imam Vihara' dan Seorang Warga Bengkalis Ditangkap Polisi

Selasa, 24 April 2018 07:25
Satu Napi, Polres Inhil Tangkap Dua Pengedar Sabu

Senin, 23 April 2018 22:10
Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius

Senin, 23 April 2018 22:01
Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai

Senin, 23 April 2018 21:12
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen

Senin, 23 April 2018 21:10
Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur

Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Senin, 23 April 2018 20:05
Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri

Senin, 23 April 2018 20:01
Hearing Panas, Ketua DPRD Kampar Ingatkan Pemkab Jangan Cari Celah Rumahkan TBK dan RTK

Senin, 23 April 2018 19:34
Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Desember 2017 18:36
BPBP Siapkan Rp 400 Miliar untuk Replanting Sawit

BPBP memang menyiapkan Rp 400 miliar untuk bantuan replanting petani sawit. Namun tidak semua petani mendapatkannya. Ada persyaratan yang harus dipenuhi petani sawit.

Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah melalui Badan Pengelola Bantuan Perkebunan (BPBP) telah menyiapkan 400 miliar untuk bantuan replanting petani sawit. Namun, bantuan dana replanting ini tidak tersedia untuk semua petani sawit.

Namun, menurut Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Bayu Krisnamurthi Kamis (14/12/17) tidak semua petani sawit mendapatkan bantuan BPBP. Karena ada beberapa persyaratannya yang harus dipenuhi petani.

"Karena itu, petani kita harus siap dan Mandiri untuk replanting itu. Jangan menunggu bantuan dari pemerintah," tambah Bayu.

Bayu menambahkan, osia ekonomis kelapa sawit mencapai 25 tahun. Dalam kurun waktu 25 tahun itu, petani Riau harus memiliki planing untuk persiapan replanting kebunnya setiap 25 tahun tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri
- Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar
- Nur Wahidah: Waduk Lompatan Harimau Rohul Masih Sebatas DED
- Sempena HUT Otda, Satpol PP, dan Satlinas,
Plt Bupati Siak Musnahkan 2.246 Botol Miras Beralkohol

- Menteri Desa PDTT Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Kampar
- Supervisi di Polres Kampar,
Polwan Miliki Tanggung Jawab Sama dengan Anggota Polri Lainnya

- Bupati Pelalawan dan Anggota DPRD Tinjau Titik Banjir dan Jalan Rusak di Pangkalan Kerinci
- Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS
- Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah
- IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan
- Berbagai Kegiatan Meriahkan Puncak HUT ke-1 MOP Pelalawan
- Wardan Hadiri Haul Akbar ke-81 Syekh Abdurrahman Siddiq Al Banjari
- Sekdaprov Ziarah ke Makam Seikh Abdurrahman Sidiq Albanjari
- Musisi Jazz Geliga Tampil di Panggung Seni Kreatif Dispar Riau
- Bhakti Sosial IDI, Ratusan Warga Bengkalis Nikmati Pengobatan dan Sembako Gratis
- Ribuan Masyarakat Hadiri Haul Tuan Guru Abdul Rahman Sidiq Albanjari
- Lantik Pengurus ISSI Kampar, Sekda Minta Cabor Sepeda Ukir Prestasi
-
- Cawagubri Edy Nasution Memperbaiki APK Paslon Lain Rusak di Rohul
- Prodi Pendidkan Fisika FKIP UR Peringati Milad ke-24 dengan Seminar Ilmiah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.196.208
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com