Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 10:35
Batal Tampil Menari di Acara Gubri Puluhan Penari di Kuansing Kecewa dan Menangis

Setelah latihan sungguh-sungguh, para penari dari SMPN 4 Kuantan Mudik ini batal tampil di depan Gubri. Tak heran mereka kecewa, bahkan ada yang menangis.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Puluhan penari dari SMPN 4, Kecamatan Kuantan Mudik batal tampil menari di depan Gubernur Riau, Arsyajuliandi Rahman, Selasa (12/12/17) kemarin. Oleh sebab itu, puluhan penari kecewa. Bahkan ada yang menangis histeris.

Mereka mengaku kecewa karena tidak diberikan kesempatan tampil membawakan tarian. Padahal anak–anak penari ini sudah berlatih sejak dua bulan lalu hanya untuk acara penyambutan tersebut.

“Persiapan ini sudah dilakukan sejak dua bulan lalu dan memakan biaya yang tidak sedikit. Namun sama sekali tidak membuahkan hasil. Kami wajar kecewa,” ujar pelatih tari Hasrepi kepada wartwan.

Kekecewaan yang sama juga dirasakan oleh Dini Ayu Partiwi salah seorang anggota tari. Dia mengaku sangat kecewa dengan kegiatan yang ditaja Gubernur Riau ini, lantaran mereka sudah bersusah payah berlatih selama dua bulan ini namun gagal tampil di depan Gubri. "Ini sama saja tidak menghargai jerih payah kami selama ini," ujarnya.

Menurut informasi yang dirangkum riauterkinicom, peserta tari ini telah berada di lokasi acara bersama masyarakat lainnya sejak pukul 06.30 Wib. Namun sampai pukul 13.00 Wib, sang Gubernur yang mereka tunggu belum juga muncul di lokasi acara. Sehingga masyarakat yang sedari tadi menunggu akhirnya sebahagian ada yang membubarkan diri. Padahal dalam undangan acara semestinya dimulai sekitar pukul 9.30 Wib.

Lalu sekitar pukul 13.15 Wib Gubri bersama rombongan baru berada di lokasi acara.

Usai penyerahan 25.000 bibit dan dua unit kursi roda untuk masyarakat secara simbolis, gubernur langsung beranjak pulang. Padahal masyarakat setempat sudah menyiapkan jamuan makan bersama dan Bupati Kuantan Singingi H.Mursini di “Rumah Godang”.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau Yulwiriati Moesa di hadapan media menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya perubahan jadwal, sehingga menyebabkan beberapa agenda urung dilakukan. Termasuk menampilkan tari-tarian dan makan bersama Gubri. Hal ini kata Yulwiriati dikarenakan kondisional waktu yang tidak memungkinkan. Maka acara pun mengalami perubahan, katanya.

Kendatipun masayarakat terlanjur kecewa dengan Gubernur Riau, namun beruntung Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Mursini-Halim berhasl mendinginkan suasana. Sehingga kekecewaan masyarakat agak sedikit terobati.

Sejatinya, puluhan penari itu tampil membawakan tarian persembahan menyambut kedatangan Gubri ke Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik dalam agenda Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI).***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa
- Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing
- Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung
- Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA
- Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran
- Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF
- Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil
- Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang
- Belum Miliki Identitas, Seribuan Napi Lapas Bengkalis Jadi Target Rekam KTP El
- Plt Bupati Kampar Serahkan DPA 2019 kepada Seluruh OPD
- Sambut Hari Bhakti ke-69,
Imigrasi Bengkalis Bersihkan dan Cat Museum

- Bernasib Lebih Miris dari Andini,
Begini Kata Kades tentang Naufal yang Mengurusi Empat Adiknya

- Masuki Masa Pensiun, Mantan Kaban Penghubung Riau Ingin Terus Mengabdi
- Andini tak Terviralkan Muncul Lagi di Pekan Tua, Pelalawan
- Satlantas Polres Kuansing Matangkan Persiapan MRSF
- Lantik Tiga Kajari, Kajati Riau Minta Tingkatkan Kinerja
- Desa Banjar Baru Layurkan Jalur Sumbangan Bupati Kuansing
- Dilaporkan Sejumlah Pihak, Penista Agama di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Lusa, Kepengurusan IKA Hubdat Provinsi Riau Dikukuhkan
- 2018, di Rohul Berlangsung Sebanyak 3.890 Pernikahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com