Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Januari 2018 12:10
Pengelola Pasar Panglimo Gedang Dumai Mengaku Disuap untuk Pemimdahan Pedagang

Sabtu, 20 Januari 2018 10:37
Pengedar Sabu Ditangkap Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan

Sabtu, 20 Januari 2018 10:30
Polres Inhil Tangkap 4 Tersangka Narkoba

Sabtu, 20 Januari 2018 07:20
Pleno Bawaslu Riau Putuskan Sekdako Pekanbaru Langgar Netralitas ASN

Jum’at, 19 Januari 2018 23:04
Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara

Jum’at, 19 Januari 2018 22:39
Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar

Jum’at, 19 Januari 2018 22:32
OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka


Jum’at, 19 Januari 2018 22:19
Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas

Jum’at, 19 Januari 2018 20:58
Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik

Jum’at, 19 Januari 2018 20:53
Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 10:35
Batal Tampil Menari di Acara Gubri Puluhan Penari di Kuansing Kecewa dan Menangis

Setelah latihan sungguh-sungguh, para penari dari SMPN 4 Kuantan Mudik ini batal tampil di depan Gubri. Tak heran mereka kecewa, bahkan ada yang menangis.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Puluhan penari dari SMPN 4, Kecamatan Kuantan Mudik batal tampil menari di depan Gubernur Riau, Arsyajuliandi Rahman, Selasa (12/12/17) kemarin. Oleh sebab itu, puluhan penari kecewa. Bahkan ada yang menangis histeris.

Mereka mengaku kecewa karena tidak diberikan kesempatan tampil membawakan tarian. Padahal anak–anak penari ini sudah berlatih sejak dua bulan lalu hanya untuk acara penyambutan tersebut.

“Persiapan ini sudah dilakukan sejak dua bulan lalu dan memakan biaya yang tidak sedikit. Namun sama sekali tidak membuahkan hasil. Kami wajar kecewa,” ujar pelatih tari Hasrepi kepada wartwan.

Kekecewaan yang sama juga dirasakan oleh Dini Ayu Partiwi salah seorang anggota tari. Dia mengaku sangat kecewa dengan kegiatan yang ditaja Gubernur Riau ini, lantaran mereka sudah bersusah payah berlatih selama dua bulan ini namun gagal tampil di depan Gubri. "Ini sama saja tidak menghargai jerih payah kami selama ini," ujarnya.

Menurut informasi yang dirangkum riauterkinicom, peserta tari ini telah berada di lokasi acara bersama masyarakat lainnya sejak pukul 06.30 Wib. Namun sampai pukul 13.00 Wib, sang Gubernur yang mereka tunggu belum juga muncul di lokasi acara. Sehingga masyarakat yang sedari tadi menunggu akhirnya sebahagian ada yang membubarkan diri. Padahal dalam undangan acara semestinya dimulai sekitar pukul 9.30 Wib.

Lalu sekitar pukul 13.15 Wib Gubri bersama rombongan baru berada di lokasi acara.

Usai penyerahan 25.000 bibit dan dua unit kursi roda untuk masyarakat secara simbolis, gubernur langsung beranjak pulang. Padahal masyarakat setempat sudah menyiapkan jamuan makan bersama dan Bupati Kuantan Singingi H.Mursini di “Rumah Godang”.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau Yulwiriati Moesa di hadapan media menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya perubahan jadwal, sehingga menyebabkan beberapa agenda urung dilakukan. Termasuk menampilkan tari-tarian dan makan bersama Gubri. Hal ini kata Yulwiriati dikarenakan kondisional waktu yang tidak memungkinkan. Maka acara pun mengalami perubahan, katanya.

Kendatipun masayarakat terlanjur kecewa dengan Gubernur Riau, namun beruntung Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Mursini-Halim berhasl mendinginkan suasana. Sehingga kekecewaan masyarakat agak sedikit terobati.

Sejatinya, puluhan penari itu tampil membawakan tarian persembahan menyambut kedatangan Gubri ke Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik dalam agenda Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI).***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara
- Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar
- Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik
- Pergi ke Luar Negeri, Kepala Daerah Harus Izin Kemendagri
- Bupati Launching Program Migrasi Listrik Prabayar 100 Persen di Inhil
- Lalai Kembalikan Mobil Dinas,
Sekdako Akan Beri SP Sekwan Pekanbaru

- Dewan Nilai Target PAD Sektor Pajak Pemprov Riau Rendah
- Sukseskan Program 'Jaksa Menyapa', Kejari Rohul Gandeng RRI Pekanbaru dan Radio Lima Luhak
- Pemko Dumai Sambut Baik Pengoperasian Roro Dumai-Malaysia
- Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan
- Mulai Dilelang, Dua Fly Over di Jalan Soeta Ditargetkan Tuntas Akhir 2018
- Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya
- ‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018
- Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen
- Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM
- Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri

- ‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru
- Harapan Wawako Pekanbaru Terhadap Pembangunan Pasar Cik Puan
- Baru 19 ASN Daftar Assessment Dilingkungan Pemko Pekanbaru
- Genjot PAD, Pemkab Bengkalis Incar Pajak Lahan Warga di Pedesaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.179.247
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com