Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 15 Oktober 2018 17:08
Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta

Senin, 15 Oktober 2018 16:51
Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru

Senin, 15 Oktober 2018 16:32
Diperiksa Bawaslu Riau,
56 Pertanyaan Diajukan untuk Ketua Panitia Deklarasi Projo


Senin, 15 Oktober 2018 16:28
Tidak Capai Target,
1.348 Ekor Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksinasi


Senin, 15 Oktober 2018 16:13
Ini Pesan Penting Ketua DPRD dan Bupati di Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul Tahun 2018

Senin, 15 Oktober 2018 16:00
Buru Babi Hutan, Kasdin Ditemukan Tewas dalam Sumur Tua

Senin, 15 Oktober 2018 15:56
Partai Golkar Ajukan 3 Nama ke DPP sebagai Balon Wabup Rohul

Senin, 15 Oktober 2018 15:49
Lakalantas Maut, Istri Meninggal Dunia Kepsek SMKN 1 Rengat Inhu Kritis

Senin, 15 Oktober 2018 15:35
Warga Siberakun Minta Ketua DPRD Kuansing Perjuangkan Jalan Rusak

Senin, 15 Oktober 2018 15:32
Melalui Paripurna, DPRD Riau Usulkan Pengangkatan Gubernur Riau Defenitif

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 10:35
Batal Tampil Menari di Acara Gubri Puluhan Penari di Kuansing Kecewa dan Menangis

Setelah latihan sungguh-sungguh, para penari dari SMPN 4 Kuantan Mudik ini batal tampil di depan Gubri. Tak heran mereka kecewa, bahkan ada yang menangis.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Puluhan penari dari SMPN 4, Kecamatan Kuantan Mudik batal tampil menari di depan Gubernur Riau, Arsyajuliandi Rahman, Selasa (12/12/17) kemarin. Oleh sebab itu, puluhan penari kecewa. Bahkan ada yang menangis histeris.

Mereka mengaku kecewa karena tidak diberikan kesempatan tampil membawakan tarian. Padahal anak–anak penari ini sudah berlatih sejak dua bulan lalu hanya untuk acara penyambutan tersebut.

“Persiapan ini sudah dilakukan sejak dua bulan lalu dan memakan biaya yang tidak sedikit. Namun sama sekali tidak membuahkan hasil. Kami wajar kecewa,” ujar pelatih tari Hasrepi kepada wartwan.

Kekecewaan yang sama juga dirasakan oleh Dini Ayu Partiwi salah seorang anggota tari. Dia mengaku sangat kecewa dengan kegiatan yang ditaja Gubernur Riau ini, lantaran mereka sudah bersusah payah berlatih selama dua bulan ini namun gagal tampil di depan Gubri. "Ini sama saja tidak menghargai jerih payah kami selama ini," ujarnya.

Menurut informasi yang dirangkum riauterkinicom, peserta tari ini telah berada di lokasi acara bersama masyarakat lainnya sejak pukul 06.30 Wib. Namun sampai pukul 13.00 Wib, sang Gubernur yang mereka tunggu belum juga muncul di lokasi acara. Sehingga masyarakat yang sedari tadi menunggu akhirnya sebahagian ada yang membubarkan diri. Padahal dalam undangan acara semestinya dimulai sekitar pukul 9.30 Wib.

Lalu sekitar pukul 13.15 Wib Gubri bersama rombongan baru berada di lokasi acara.

Usai penyerahan 25.000 bibit dan dua unit kursi roda untuk masyarakat secara simbolis, gubernur langsung beranjak pulang. Padahal masyarakat setempat sudah menyiapkan jamuan makan bersama dan Bupati Kuantan Singingi H.Mursini di “Rumah Godang”.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau Yulwiriati Moesa di hadapan media menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya perubahan jadwal, sehingga menyebabkan beberapa agenda urung dilakukan. Termasuk menampilkan tari-tarian dan makan bersama Gubri. Hal ini kata Yulwiriati dikarenakan kondisional waktu yang tidak memungkinkan. Maka acara pun mengalami perubahan, katanya.

Kendatipun masayarakat terlanjur kecewa dengan Gubernur Riau, namun beruntung Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Mursini-Halim berhasl mendinginkan suasana. Sehingga kekecewaan masyarakat agak sedikit terobati.

Sejatinya, puluhan penari itu tampil membawakan tarian persembahan menyambut kedatangan Gubri ke Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik dalam agenda Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI).***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tidak Capai Target,
1.348 Ekor Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksinasi

- Meriah HUT ke-19 Pelalawan, Kelurahan Teluk Meranti Gelar Lomba Menjaring Ikan Patin
- Termasuk Mantan Karo Tapem, Plt Gubri Lantik 112 Pejabat Fungsional
- Mundur, Rahmad Rahim dan Patrianov tak Ikut Dikantik
- Izin Mendagri, 112 Pejabat Fungsional dan 79 Kepsek Dilantik Pagi ini
- HUT ke-80, KONI Inhu Kunjungi Panti Asuhan
- Warga Bengkalis Diimbau Kenali Penularan Virus Rubella
- BNK Kampar Luncurkan Program Kampar Bersinar di Arena Car Free Day
- IKB SMPN 5-IKLB Galang Dana Bantuan Untuk Korban Gempa Palu dan Banjir Lintau
- Peduli Terhadap Lingkungan, BOB PT BSP - Pertamina Hulu Terima Penghargaan Dari Pemkab Siak
- Dipadati Wisatawan Lokal, Festival Pantai Rupat Berlangsung Meriah
- Melalui Berbagai Momen, Kapolres Kuansing Jalin Kedekatan dengan Masyarakat
- Sejumlah Gedung 'Lapuk', Lapas Bengkalis Usulkan Perbaikan ke Pemda
- Bupati Kampar Ingatkan Kades Agar Tak Masuk Penjara karena Dana Desa
- Banjir di Rohul, Korban Terseret Arus Banjir di Desa Cipang Kanan Ditemukan Meninggal
- Latih MPA 17 Desa Binaan Kampar Kiri, PT PSPI Sosialisasi Cegah Karhutla
- Jembatan Pisang Kolek di Kota Lama Terendam Banjir Kiriman, ‎Mau Nyebrang Bayar Mahal
- Angka KDRT dan Anak Tinggi, Ini yang Dilakukan TP PKK Kampar
- Diguyur Hujan, Kota Duri Berkuah 
- Paripurna Istimewa DPRD Pelalawan Diwarnai Seorang Istri Anggota DPRD Pingsan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com