Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Januari 2018 12:10
Pengelola Pasar Panglimo Gedang Dumai Mengaku Disuap untuk Pemimdahan Pedagang

Sabtu, 20 Januari 2018 10:37
Pengedar Sabu Ditangkap Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan

Sabtu, 20 Januari 2018 10:30
Polres Inhil Tangkap 4 Tersangka Narkoba

Sabtu, 20 Januari 2018 07:20
Pleno Bawaslu Riau Putuskan Sekdako Pekanbaru Langgar Netralitas ASN

Jum’at, 19 Januari 2018 23:04
Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara

Jum’at, 19 Januari 2018 22:39
Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar

Jum’at, 19 Januari 2018 22:32
OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka


Jum’at, 19 Januari 2018 22:19
Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas

Jum’at, 19 Januari 2018 20:58
Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik

Jum’at, 19 Januari 2018 20:53
Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Desember 2017 20:19
DPRD Siak Datangi Perusahaan Stockpile Cangkang tak Berizin

Sujumlah perusahaan stockpile cangkang di Buton didatangi wakil rakyat. Komisis IV DPRD Siak bersama OPD terkait mempertanyakan perizinan mereka.

Riauterkini-SIAK- Banyaknya perusahaan stockpile cangkang diduga tak berizin di Buton, Kecamatan Sei Apit, Siak, membuat banyak pertanyaan dikalangan masyarakat. Untuk memastikan hal tersebut, Komisis IV DPRD Siak dan rombongan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Senin (11/12/17) turun ke lokasi.

Perusaan stockpile yang dikunjungi yakni PT Biomasesa Fuel Indonesia, PT Riau Semesta, PT Sumatra Biomasse, dan PT Jatim. Diketahui bahwa perusahaan tersebut hingga saat ini belum meiliki izin UPL dan PKL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan sudah bersepakat bulan Februari 2018 diusahakan selesai.

Keterangan Ketua Komisi VI DPRD Siak Ismail Amir politisi Partai Hanura, didampingi Tarmijan politisi Partai Golkar, Musar dari politisi PPP, Agustiawarman politisi PAN, dan Muslim politusi PKS, mengatakan bahwa pihaknya turun ke lokasi atas dasar laporan masyarakat tentang adanya dugaan tak berizinnya perusahaan-perusahaan scotkpile tersebut.

"Kita minta perusaan terset segera melengkapi dokumen-dokumen perizinannya, kita juga sudah panggil pelayanan satu pintu dan izin Amdalnya di deatline sampai bulan Februari 2018 mendatang. Kita tunggu sampai bulan itu, dan apabila tidak kita minta tim yudistisi bertindak," terang Ismail Amir.

Sementara itu dari pihak perusahaan yangbdiungkapkan Yudi sebagai personalia PT Biomass Fuel Indonesia, bahwa pihaknya sudah mengurus izin dan saat ini sudah 80% (persen) dan mereka menggunakan konsultan untuk pengurusan dokumen lingkungannya.

"kita sudah menjukan UKL dan UPL, dan sudah proses di DLH. Nanti klo sudah 100 persen akan kita ajukan lagi," ujar Yudi.***(vila)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara
- Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar
- Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik
- Pergi ke Luar Negeri, Kepala Daerah Harus Izin Kemendagri
- Bupati Launching Program Migrasi Listrik Prabayar 100 Persen di Inhil
- Lalai Kembalikan Mobil Dinas,
Sekdako Akan Beri SP Sekwan Pekanbaru

- Dewan Nilai Target PAD Sektor Pajak Pemprov Riau Rendah
- Sukseskan Program 'Jaksa Menyapa', Kejari Rohul Gandeng RRI Pekanbaru dan Radio Lima Luhak
- Pemko Dumai Sambut Baik Pengoperasian Roro Dumai-Malaysia
- Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan
- Mulai Dilelang, Dua Fly Over di Jalan Soeta Ditargetkan Tuntas Akhir 2018
- Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya
- ‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018
- Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen
- Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM
- Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri

- ‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru
- Harapan Wawako Pekanbaru Terhadap Pembangunan Pasar Cik Puan
- Baru 19 ASN Daftar Assessment Dilingkungan Pemko Pekanbaru
- Genjot PAD, Pemkab Bengkalis Incar Pajak Lahan Warga di Pedesaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.179.247
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com