Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 Juli 2018 21:59
Wabup Halim Bantu Siswi Kuansing Peserta Paskibraka Nasional

Senin, 23 Juli 2018 21:39
Puncak Hari Bhakti Adhyaksa Kejari Bengkalis Berlangsung Hikmat

Senin, 23 Juli 2018 21:35
2019, Riau jadi Provinsi Layak Anak

Senin, 23 Juli 2018 21:11
Anugerah KLA 2018, Pekanbaru Terbaik dalam Pembinaan Forum Anak Daerah

Senin, 23 Juli 2018 21:01
Kejari Pelalawan Peringati Hari Bhakti Adhayaksa ke-58 dengan Kegiatan Religius

Senin, 23 Juli 2018 20:40
Rencana Mutasi oleh Gubri , Dewan Mensinyalir karena Balas Dendam

Senin, 23 Juli 2018 19:18
Pertanyakan Honor, Ratusan Panitia Pornas VIII SOIna Riau 2018 Serbu Gedung Dharma Wanita

Senin, 23 Juli 2018 18:14
Apkasindo Sikapi Penurunan Harga Sawit Melalui FGD

Senin, 23 Juli 2018 18:01
3 Pemilik Shabu Polisi di Duri, Bengkalis

Senin, 23 Juli 2018 17:53
Besok, KPU Gelar Pleno Tetapkan Gubri Terpilih

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Desember 2017 17:44
Difasilitasi DPMD Riau, Bupati Inhil Minta Dukungan Pusat Bangun Desa

Bersama DPMD Riau, Bupati Inhil temui Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi di Jakarta. Bupati wWardan sampaikan berbagai persoalan daerah dan meminta dukungan membangun desa.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Riau Syarifudin pasilitasi tiga bupati temui Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi di Jakarta, Senin (11/12/17).

Namun dari dari tiga daerah yang difasilitasi tersebut, hanya Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan yang hadir langsung untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan pedesaan yang ada di negeri seribu parit. Baik soal keterbatasan anggaran mau pun meminta dukungan langsung agar pembangunan pedesaan bisa maksimal.

Sementara hadir juga memberikan paparan Wakil Bupati Rokan Hilir Jamiluddin. Sedangkan Kuantan Singingi diwakilkan kepada Sekretaris Daerah (Sekdakab) Muharlius.

"Berbagai persoalan dalam membangun desa disampaikan. Salah satunya disampaikan Bupati Inhil tersebut terkait dengan minimnya anggaran sementara masih banyak desa yang memerlukan perhatian pembangun. Apalagi dengan kondisi Inhil, dengan kondisi berawa," kata Syarifuddin.

Dengan begitu, dengan segala keterbatasan anggaran, tidak bisa memaksimalkan pembangunan di daerah pedesaan. Karena itu, sangat diharapkan perhatian dari Pemerintah Pusat untuk membangun pedesaan.

"Inilah beberapa poin yang disampaikan ke Kementerian untuk meminta dukungan. Upaya kita bagaimana sinkronisasi dan sinergitas kebijakan program Pemerintah Provinsi bersama kabupaten dengan Kementerian PDT dan Tranmigrasi. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk Riau," ungkap Syarifudin.

Selain Bupati Inhil, dua daerah lainnya Rohil dan Kuansing masing-masing disampaikan Wabup Jamiluddin dan Sekdakab Muharlius juga berharap bagaimana program antara pusat dan daerah bisa saling sinkron. Dengan keterbatasan anggaran bisa yang selama ini dirasakan bisa dimaksimalkan lagi dengan hadirnya program pembangunan pedesaan dari Kementerian.

"Kedepan kita harus giat melakukan lobi dan komunikasi dengan kementerian. Sehingga proyek-proyek atau program pusat lebih banyak lagi masuk ke daerah, terutama dalam percepatan pembanguanan desa," kata Syarifuddin.

"Baru tiga kabupaten yang bisa kita fasilitasi, kedepan kita berharap secara bersama-sama juga kita fasilitasi buapti kabupaten lainnya.

Ada pun dari Kementerian PDT dan Transmigrasi yang menerima kunjungan kerja untuk mendengarkan keluh kesah soal pembangunan karena keterbatasan anggaran, yakni Sekretaris Jenderal (Sekjend) Anuar Sanusi serta para Direktorat Jendral (Dirjen) di lingkungan Kementerian PDT dan Tranmigrasi.

"Dalam eksposnya Sekjend Kementerian PDT menyampaikan program pusat yang bisa disinergikan dengan daerah, misalnya pembangunan kawasan pedesaan, pengembangan Bumdes, Teknologi Tepat Guna (TTG) serta program- stimulan lainnya. Inilah nantinya bagaimana bisa sejalan, sehingga program pembangunan pusat dan daerah bisa saling sinkron," papar Syarifuddin.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Wabup Halim Bantu Siswi Kuansing Peserta Paskibraka Nasional
- Puncak Hari Bhakti Adhyaksa Kejari Bengkalis Berlangsung Hikmat
- 2019, Riau jadi Provinsi Layak Anak
- Anugerah KLA 2018, Pekanbaru Terbaik dalam Pembinaan Forum Anak Daerah
- Kejari Pelalawan Peringati Hari Bhakti Adhayaksa ke-58 dengan Kegiatan Religius
- Pertanyakan Honor, Ratusan Panitia Pornas VIII SOIna Riau 2018 Serbu Gedung Dharma Wanita
- Apkasindo Sikapi Penurunan Harga Sawit Melalui FGD
- Said Hasyim Lepas Pawai Ta'aruf dan Resmi Bazar MTQ X Kabupaten Kepulauan Meranti
- 197 JCH Kuansing Akan Berangkat Tahun ini
- Heboh, Bocah di Duri, Bengkalis Ketagihan Panjat Tower
- Hari Bakti Adhyaksa ke-58, Kejati Riau Ekspos Kinerja 2018
- Bupati Harris Lepas 388 JCH Pelalawan Tingkat Kabupaten
- Bantu Masjid dan Poktan, RAPP Terus Berkontribusi di Pulau Padang
- Hari Bhakti Adyaksa ke-58, Kejari Meranti Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa
- Seorang Batal Berhaji, JCH Kampar Kloter 05 Riau Tiba di Batam
- Kampar Angler Pasang Plang Cegah Penggunaan Racun Ikan dan Setrum di Danau PLTA Koto Panjang
- Raih Juara Umum MTQ XVII, Kuantan Tengah Sabet 7 Kategori Juara 1
- Dua Komunitas Pamer Hewan Kesayangan di RTH Putri Kaca Mayang
- Purna Diklatpim III Angkatan I Pemprov Riau Tanam Pohon di Kampus BPSDM
- Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten, Kafilah Kuantan Tengah Berhak Bonus dari Wabup Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com