Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 10:54
Deklarasi Kampanye Damai, Plt Gubri Ajak Hindari Politik Uang dan Sara

Ahad, 23 September 2018 10:30
Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang

Ahad, 23 September 2018 10:19
Dilepas Bupati dan Kapolres, Peserta Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 Semangat Trabas Hutan

Ahad, 23 September 2018 09:27
KPU Gelar Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilu 2019

Sabtu, 22 September 2018 22:37
Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Nopember 2017 07:27
Menteri PAN Tegaskan Rekrutmen ASN Harus Berdasar Kebutuhan

Penerimaan ASN tidak boleh lagi terkesan asal. Menteri PAN menekankan harus dilakukan berdasarkan kebutuhan.

Riauterkini - PEKANBARU - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur menyatakan ke depan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berdasarkan kebutuhan. Tidak lagi seperti sebelumnya, hanya berdasarkan keinginan, tanpa tahu berapa kebutuhan sebenarnya.

Menpan-RB menegaskan, penerimaan sistem gelondongan seperti dulu tak lagi, tak lagi berlaku. "Rekrutmen dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan. Jadi tak lagi menerima dengan gelondongan," kata Menpan-RB, usai memberikan arahan kepada peserta Rakor Camat Indonesia Bagian Barat, Kamis (16/11/17).

Misalnya, jika daerah konsentrasi kebutuhan dalam hal infrastruktur, berarti yang dibutuhkan sarjana sipil. Begitu juga bidan pertanian, bidang pertambangan tentu yang dibutuhkan sarjana terkait.

Tidak itu saja, kalau pun daerah sudah melengkapi sesuai dengan kebutuhan ASN yang diinginkan, Menpan-RB menegaskan akan melihat lagi sebesar apa belanja daerah. Jika belanja pegawai melebihi 50 persen dari total APBD, Menpan-RB menjamin akan menolak usulan perekrutan ASN baru tersebut.

Karena, yang namanya belanja daerah harus berdasarkan kepentingan publik. Harus dimanfaatka untuk kepentingan lebi luas. Seperti halnya infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan.

"Kita tinju lagi berapa belanja daerahnya. Kalau belanja pegawainya di atas 50 persen, kita tak kasih. Masa belanja daerah hanya untuk pegawai saja," tegas Menpan-RB.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang
- Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak
- Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar
- Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron
- Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks
- Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai

- Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi

- Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi
- Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor
- Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok
- Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor

- Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis
- Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan
- Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com