Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 21:41
Ekspos Bupati, Pusat Apresiasi Keberhasilan Progam DMIJ

Senin, 11 Desember 2017 21:22
Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik

Senin, 11 Desember 2017 20:49
KTT Perubahan Iklim di Paris, KLHK Libatkan Wakil DPRD Noviwaldy Jusman

Senin, 11 Desember 2017 20:45
Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi

Senin, 11 Desember 2017 20:38
Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ

Senin, 11 Desember 2017 20:19
DPRD Siak Datangi Perusahaan Stockpile Cangkang tak Berizin

Senin, 11 Desember 2017 17:56
MTQ ke-36 Riau, Bengkalis Utus 45 Kafilah Bukan "Pinjaman"

Senin, 11 Desember 2017 17:53
Program CD RAPP, 20 Warga Dari 5 Kabupaten Ikuti Pelatihan Operator Alat Berat

Senin, 11 Desember 2017 17:44
Difasilitasi DPMD Riau, Bupati Inhil Minta Dukungan Pusat Bangun Desa

Senin, 11 Desember 2017 17:38
Hingga Rp50 Jutaan,
Pekanperkasa Berlian Motor Suguhkan Potongan Harga Akhir Tahun


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 16 Nopember 2017 18:44
Kecewa Jalan Umum Rusak,
Warga Bengkalis Ramai-ramai Berkeluh Kesah di Medsos


Sejumlah warga Bengkalis menumpahkan kekesalannya di media sosial, melihat kondisi jalan di daerah itu banyak yang rusak. Aksi pemerintah sangat ditunggu warga.

Riauterkini-BENGKALIS- Merasa kesal, geram dengan kondisi sejumlah badan jalan di berbagai wilayah di Kabupaten Bengkalis mengalami rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Warga di daerah ini ramai-ramai mencurahkan hati alias Curhat ke media sosial (Medsos).

Unggahan status muncul ke Medsos disertai dengan upload foto diunggah Syawal Arupati 7 November 2017 lalu. Memperlihatkan kondisi Jalan Lintas Desa Damai–Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, yang berlumpur dan susah dilalui. Jalan utama di sejumlah desa di Pulau Rupat terdampak akibat hujan, maka kondisinya berlumpur dan sangat sulit dilalui.

“Beginilah kondisi jalan lintas Suka Damai-Titi Akar, sedih sekaligus terenyuh saat melewati jalan ini, apalagi sekarang musim hujan, jalan hancur macam bubur,” tulis Syawal dalam statusnya.

“Padahal di samping jalan lintas ini ada sarana pendidikan, berupa TK. Pagi tadi saya langsung menyaksikan beberapa ibu yang mengantarkan anak mereka ke sekolah di gendong. Karena tidak memungkinkan menggunakan kendaraan. Belum lagi anak-anak SMP, SMK dan lainnya setiap hari mereka melewati jalan berlumpur ini,” tulis Syawal lagi.

Keluhan serupa disampaikan oleh warga pengguna Jalan Poros Desa Muntai-Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan. Jalan tergenang air disaat air. Seperti ditulis dan diupload di status Muhammad Azmi dalam Medsos berkeluh kesah disertai dengan foto.

Kemudian warga juga mengeluhkan kondisi Jalan Poros Desa Bantan Tengah- Desa Ulu Pulau, Kecamatan Bantan. Akhir Oktober 2017 lalu, warganet menggunggah dua foto memperlihatkan kondisi jalan rusak disertai dengn tulisan meme menggelikan di pohon dengan judul status ‘Ulupulau’.

Terkait unggahan foto-foto marak di Medsos berkeluh kesah dengan kondisi jalan rusak itu, dan muncul beragam tanggapan dan sentilan warganet. Seperti kondisi jalan ‘bubur’ di Rupat ada yang beranggapan, ”Wah mantap tinggal cucuk batang padi jd lah sawah yg sebenarnya,” ujar akun Teguh Abizay. Kemudian “Dah banyak makan korban jalan ni... kaki sobek, patah tulang paha kaki, anak-anak sekolah yang jatuh...,” timpal Abdul Gopar.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Bengkalis, H. Abdul Kadir malah menambahkan kondisi terkini jalan poros di pulau tersebut. Tidak hanya jalan Desa Suka Damai, Titi Akar dan Darul Aman saja yang rusak, sebagian besar jalan di pulau ini mengalami kerusakan parah.

“Sebagian besar kondisi kalan di Pulau Rupat itu rusak, bukan hanya di tiga desa itu saja,” sebut politisi DPD PAN Bengkalis asal Rupat ini kepada wartawan, Kamis (16/11/17).

Menurutnya, pemerintah tiap tahun telah membangun atau memperbaiki jalan yang rusak. Hanya saja katanya, pembangunan yang dilakukan tidak bisa sekaligus, tapi bertahap disesuaikan dengan kemampuan anggaran (APBD).

“Kita berharap masyarakat bersabar. Untuk kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah sementara perbaikan atau pekerjaannya belum dilakukan untuk tahun ini atau tahun depan. Sementara bisa diperbaiki dengan cara swakelola yang anggarannya berada di kecamatan,” terangnya.

Sementara itu menanggapi adanya status aku Muhammad Azmi terkait kerusakan badan jalan Desa Muntai-Desa Bantan Air yang diunggahnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Johansyah Syafri menjawab seperti dilansir dari web resmi Diskominfotik, salah satu proyek MY adalah pembangunan atau peningkatan jalan Muntai-Bantan Air di Kecamatan Bantan senilai Rp388 miliar atau 20,86 persen dari total anggaran tujuh proyek MY diusulkan tahun 2018 mendatang.

Anggaran sebesar Rp388 miliar yang akan dibayar dalam 4 tahun anggaran itu (2018-2021) digunakan untuk membangun atau meningkatkan jalan Muntai-Bantan Air yang panjangnya sekitar 16 kilometer (Km).

Artinya jika jalan yang akan dibangun atau ditingkatkan itu lebarnya 6 meter, maka jika dirata-ratakan, setiap Km seharga Rp24,250 miliar atau Rp4,042 juta per meter bujur sangkar.***(dik)

Foto : Foto diunggah warganet dalam Medsos disertai ‘meme’ kekecewaan kondisi badan jalan poros rusak dengan judul ‘Ulupulau’.



Berita Sosial lainnya..........
- Ekspos Bupati, Pusat Apresiasi Keberhasilan Progam DMIJ
- DPRD Siak Datangi Perusahaan Stockpile Cangkang tak Berizin
- MTQ ke-36 Riau, Bengkalis Utus 45 Kafilah Bukan "Pinjaman"
- Program CD RAPP, 20 Warga Dari 5 Kabupaten Ikuti Pelatihan Operator Alat Berat
- Difasilitasi DPMD Riau, Bupati Inhil Minta Dukungan Pusat Bangun Desa
- Lagi-lagi, Gedung Miliaran Rupiah di Bengkalis Terbengkalai
- 2017, Riau Bebas Difteri
- Perayaan Natal Oikumene Wartawan Riau Diagendakan 26 Desember
- Buka MTQ ke-36 Riau di Dumai, Gubri Motivasi Peserta dengan Hadiah Haji
- Gubri Lepas Peserta Pawai Taaruf MTQ XXXVI Riau di Dumai
- Masyarakat Soroti Baliho MTQ Riau Milik Kesra Bengkalis di Dumai
- Hadiri UndanganMakan Bajambau,
Gubri Puji Pesona Wisata Alam Teluk Jering

- RAPP Perkenalkan Khazanah Lokal,
Pekan Rantau Melayu Diminati Warga Pekanbaru

- Wabup Inhil: Maulid Nabi Muhammad SAW Sebagai Media Silaturrahmi dan Ukhuwah Islamiyah
- Ratusan Kader PKS Riau Protes Trump Soal Yerusalem
- Macet Horor Jalur Duri-Minas di Samsam tak Jelas Sebabnya
- Seorang Pelajar Meninggal‎,
Bus Kafilah MTQ Rohul Tabrakan dengan Dump Truk

- Bupati Inhil Tinjau Sejumlah Kegiatan Pembangunan
- Sekdakab Lepas Kafilah Kampar ke MTQ Provinsi Riau
- Viral di Medsos, TNKB "15IS" Jadi Perbincangan Warga Duri, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.132.197
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com