Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 10:54
Deklarasi Kampanye Damai, Plt Gubri Ajak Hindari Politik Uang dan Sara

Ahad, 23 September 2018 10:30
Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang

Ahad, 23 September 2018 10:19
Dilepas Bupati dan Kapolres, Peserta Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 Semangat Trabas Hutan

Ahad, 23 September 2018 09:27
KPU Gelar Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilu 2019

Sabtu, 22 September 2018 22:37
Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Nopember 2017 17:15
‎Korupsi Dana Silpa APBDes di Rohul,
Mantan Kades Kepayang Dipindahkan ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru


Jaksa Kejari Rohul segera limpahkan perkara dugaan korupsi dana Silpa APBDes Kepayang. Tersangka kini dipindahkan ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, Pekanbaru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) segera melimpahkan perkara dugaan korupsi dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa‎) bersumber dari APBDes Kepayang, Kecamatan Kepenuhan Hulu tahun anggaran 2015 dan 2016.‎

Pada perkara dugaan korupsi dana Silpa APBDes tersebut, Kepala Desa Kepayang Anten ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Tipikor Satuan Reskrim Polres Rohul.

Berkas tahap II (dua) sekaligus tersangka Anten, serta barang bukti sudah dilimpahkan Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Rohul kepada JPU Kejari Rohul, Kamis (9/11/17).

Kades Kepayang Anten yang sebelumnya ditahan di Lapas Kelas II B Pasirpangaraian sudah dipindahkan ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, sebab sidang perkara Tipikor dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, SH, M.Hum, melalui Kasi Pidana Khusus Herlambang Saputro SH, MH mengatakan perkara dugaan korupsi dana APBDes Kepayang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru pada pekan depan.‎

Herlambang mengaku saat ini tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohul tengah mempersiapkan berkas yang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru untuk segera disidangkan.‎

"Kalau tidak ada halangan pekan depan mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru," kata Herlambang, Rabu (15/11/17).‎

Mantan Kasi Pidum Kejari Kampar menambahkan tersangka Anten dijerat Pasal 2, 3, 8, 9 Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara.

Berdasarkan catatan Penyidik Satreskrim Polres Rohul, tersangka Anten diduga menggunakan dana Silpa dari APBDes Kepayang tahun anggaran 2015 dan 2016 untuk kepentingan pribadi. Tersangka mengaku uang digunakan untuk berbisnis batu bara, namun dirinya tertipu.

Modus dilakukan Anten yakni menarik‎ dana Silpa sebanyak 18 kali, namun diindikasi tersangka yang saat itu masih aktif sebagai Kades Kepayang memalsukan tandatangan Bendahara Desa Kepayang yang saat itu dijabat Suheri.

Nilai dari 18 penarikan dilakukan tersangka Anten di Bank Riau Kepri Pasirpangaraian bervariasi, dari Rp 10 hingga Rp 20 juta. Saat penarikan, seluruh tanda tangan Bendahara Desa Kepayang dipalsukan tersangka.

Akibat perbuatan tersangka Anten, Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Rohul memperkirakan negara dirugikan sekitar Rp 556 juta lebih. Hingga ditetapkan sebagai tersangka, Anten sendiri tidak punya niat untuk mengembalikan kerugian negara tersebut, sehingga kasusnya diproses hukum.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang
- Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak
- Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar
- Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron
- Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks
- Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai

- Sengketa Informasi Publik,
Majelis KI Perintahkan Sekdako Dumai Berikan Informasi

- Bupati Kuansing Akui Anak Buahnya Banyak yang Tak Memahami Tupoksi
- Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor
- Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok
- Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor

- Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis
- Bupati Inhil Jenguk Indra Muchlis Adnan Di RSUD Puri Husada Tembilahan
- Basarnas Pekanbaru Utus Tim Bertuah dalam Ajang Jambore Potensi SAR 2018
- Undang Ustadz Derry Sulaiman, Ribuan Masyarakat Inhil Hadiri Gema Muharram 1440 H
- RUPS Batalkan Hasil Pansel Calon Anggota Komisaris dan Direksi BRK
- BUMDes di Kampar Diminta Berinovasi Kembangkan Usaha
- Pria Setengah Abad di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Tergantung
- Soal GP Anshor, LAM Riau Tetap Inginkan Harmonisasi
- Kadiskoperasi : APBD Pekanbaru Minim untuk Pemberdayaan Masyarakat Usia Produktif


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com