Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Juni 2018 21:25
Sampaikan Kesuksesan Jagoannya,
Ketua Umum KARIB: Jika tak Pilih Syamr-Edy, Sungguh Terlalu


Kamis, 21 Juni 2018 21:19
PT. MAI Dituding Serobot Lahan,
Petani Kalikapuk Tambusai Minta Pemkab dan DPRD Rohul Segera Turun Tangan


Kamis, 21 Juni 2018 21:08
Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL


Kamis, 21 Juni 2018 21:01
Pastikan Distribusi Logistik Aman, Polres Bengkalis Kerahkan Ratusan Personel

Kamis, 21 Juni 2018 17:56
Di Depan Ribuan Massa dan SBY, Firdaus-Rusli Berikrar Ingin Perangi Tiga Hal Ini

Kamis, 21 Juni 2018 17:52
SBY Yakin Dibawah Kepemimpinan Firdaus-Rusli Riau Lebih Maju

Kamis, 21 Juni 2018 17:45
Besok, KPU Gelar Debat Kandidat Gubri Tahap II

Kamis, 21 Juni 2018 17:42
14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan

Kamis, 21 Juni 2018 17:41
Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen

Kamis, 21 Juni 2018 17:31
Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Nopember 2017 17:15
‎Korupsi Dana Silpa APBDes di Rohul,
Mantan Kades Kepayang Dipindahkan ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru


Jaksa Kejari Rohul segera limpahkan perkara dugaan korupsi dana Silpa APBDes Kepayang. Tersangka kini dipindahkan ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, Pekanbaru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) segera melimpahkan perkara dugaan korupsi dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa‎) bersumber dari APBDes Kepayang, Kecamatan Kepenuhan Hulu tahun anggaran 2015 dan 2016.‎

Pada perkara dugaan korupsi dana Silpa APBDes tersebut, Kepala Desa Kepayang Anten ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Tipikor Satuan Reskrim Polres Rohul.

Berkas tahap II (dua) sekaligus tersangka Anten, serta barang bukti sudah dilimpahkan Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Rohul kepada JPU Kejari Rohul, Kamis (9/11/17).

Kades Kepayang Anten yang sebelumnya ditahan di Lapas Kelas II B Pasirpangaraian sudah dipindahkan ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, sebab sidang perkara Tipikor dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, SH, M.Hum, melalui Kasi Pidana Khusus Herlambang Saputro SH, MH mengatakan perkara dugaan korupsi dana APBDes Kepayang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru pada pekan depan.‎

Herlambang mengaku saat ini tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohul tengah mempersiapkan berkas yang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru untuk segera disidangkan.‎

"Kalau tidak ada halangan pekan depan mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru," kata Herlambang, Rabu (15/11/17).‎

Mantan Kasi Pidum Kejari Kampar menambahkan tersangka Anten dijerat Pasal 2, 3, 8, 9 Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara.

Berdasarkan catatan Penyidik Satreskrim Polres Rohul, tersangka Anten diduga menggunakan dana Silpa dari APBDes Kepayang tahun anggaran 2015 dan 2016 untuk kepentingan pribadi. Tersangka mengaku uang digunakan untuk berbisnis batu bara, namun dirinya tertipu.

Modus dilakukan Anten yakni menarik‎ dana Silpa sebanyak 18 kali, namun diindikasi tersangka yang saat itu masih aktif sebagai Kades Kepayang memalsukan tandatangan Bendahara Desa Kepayang yang saat itu dijabat Suheri.

Nilai dari 18 penarikan dilakukan tersangka Anten di Bank Riau Kepri Pasirpangaraian bervariasi, dari Rp 10 hingga Rp 20 juta. Saat penarikan, seluruh tanda tangan Bendahara Desa Kepayang dipalsukan tersangka.

Akibat perbuatan tersangka Anten, Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Rohul memperkirakan negara dirugikan sekitar Rp 556 juta lebih. Hingga ditetapkan sebagai tersangka, Anten sendiri tidak punya niat untuk mengembalikan kerugian negara tersebut, sehingga kasusnya diproses hukum.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL

- 14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD
- Sidak ke RSUD Arifin Achmad, Plt Gubri Pastikan Pelayanan Kesehatan Normal
- Hari Pertama Kerja, ASN Pemko Pekanbaru Pakai Tanjak dan Baju Melayu
- Hari Pertama Pasca Libur Lebaran, Plt Gubri dan Sekdaprov Pimpin Halal bi Halal
- Bocah Penderita Jatung Asal Kampar Berobat ke Jakarta, Ortunya Minta Didoakan Kesumbuhan
- ASN Pemprov Riau yang Mau 'Disemprot' Plt Gubri, Silahkan Tambah Libur
- Seru, KPB Gelar Halal Bi Halal di Danau PLTA Koto Panjang
- Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api

- Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan
- Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat
- Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran
- Liburan Lebaran, Danau Kajwid dan Pantai Kute Diserbu Pengunjung
- Masyarakat Rebutan Berfoto,
Ada Sosok Rusli Zainal di Acara Open House Septina Primawati

- Gelar Open House, Rumah Ketua DPRD Riau Diserbu Warga
- Masyarakat Kenegerian Teluk Kuantan Minta Pemkab Kuansing Bantu Rehabilitasi Rumah Godang
-


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com