Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Juni 2018 21:25
Sampaikan Kesuksesan Jagoannya,
Ketua Umum KARIB: Jika tak Pilih Syamr-Edy, Sungguh Terlalu


Kamis, 21 Juni 2018 21:19
PT. MAI Dituding Serobot Lahan,
Petani Kalikapuk Tambusai Minta Pemkab dan DPRD Rohul Segera Turun Tangan


Kamis, 21 Juni 2018 21:08
Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL


Kamis, 21 Juni 2018 21:01
Pastikan Distribusi Logistik Aman, Polres Bengkalis Kerahkan Ratusan Personel

Kamis, 21 Juni 2018 17:56
Di Depan Ribuan Massa dan SBY, Firdaus-Rusli Berikrar Ingin Perangi Tiga Hal Ini

Kamis, 21 Juni 2018 17:52
SBY Yakin Dibawah Kepemimpinan Firdaus-Rusli Riau Lebih Maju

Kamis, 21 Juni 2018 17:45
Besok, KPU Gelar Debat Kandidat Gubri Tahap II

Kamis, 21 Juni 2018 17:42
14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan

Kamis, 21 Juni 2018 17:41
Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen

Kamis, 21 Juni 2018 17:31
Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Nopember 2017 16:54
Dapatkan Premium Subsidi dan Pertalite di Pasirpangaraian Harus Antri Panjang

Kelangkaan BBM kembali terjadi di Rohul karena pengurangan jatah dari Pertamina. Masyarakat Pasirpangaraian harus antri panjang untuk mendapatkan premium subsidi dan pertalite.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Warga Rokan Hulu (Rohul) harus mengantre untuk mendapatkan‎ bensin atau premium subsidi di Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) Pasirpangaraian. Bahkan, untuk mendapatkan pertalite juga sulit saat ini.

Fenomena ngantre di SPBU Pasirpangaraian sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir, setelah PT. Pertamina menerapkan pengurangan kuota premium subsidi dan diganti dengan bahan bakar jenis pertalite.

Meski pertalite sudah diterapkan, namun warga juga sulit mendapatkannya, sebab‎ pihak SPBU Pasirpangaraian belum juga menyediakan jenis bahan bakar tersebut.

Sulitnya mendapatkan premium subsidi dan pertalite, warga Pasirpangaraian harus membelinya di penjual eceran di sepanjang jalan, namun tentunya harga lebih mahal di SPBU.

Bahkan, ada juga warga Pasirpangaraian yang harus membelinya di SPBU Simpang Kumu Kecamatan Rambah Hilir‎ atau SPBU Kecamatan Rambah Samo, meski jaraknya cukup jauh.

Menanggapi sulitnya mendapatkan premium subsidi dan pertalite,‎ Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rohul, Drs. Sariaman M.Si, sudah mengkonfirmasinya ke pihak Pertamina Regional Pekanbaru.

"Sudah kami konfirmasi ke Pertamina Regional Pekanbaru, dan memang ada pengurangan secara nasional, sehingga terjadi kelangkaan-kelangkaan seperti itu," jelas Sariaman, Rabu (15/11/17).

Mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Rohul mengaku sudah menyarankan pihak SPBU Pasirpangaraian untuk menyediakan bahan bakar jenis pertalite, sebab satu-satunya SPBU yang belum menyediakan pertalite.

"Kita sudah sarankan agar buka pertalite itu. Namun untuk menambah tangki pertalite, pengusaha harus mendapatkan izin dari Pertamina, namun kita sudah sarankan ke seluruh SPBU untuk menyediakan pertalite," tutup Sariaman.

Untuk mendapatkan premium subsidi, pemilik mobil dan sepeda motor harus mengantre. Bahkan tidak sedikit, mobil dan sepeda motor sudah mengantre di SPBU Pasirpangaraian sejak sore, sementara pemiliknya tidak kelihatan.

Antrean panjang terjadi sampai malam hari. Tumpukan kendaraan di badan Jalan Tambusai bahkan kerap menimbulkan kemacetan.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL

- 14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD
- Sidak ke RSUD Arifin Achmad, Plt Gubri Pastikan Pelayanan Kesehatan Normal
- Hari Pertama Kerja, ASN Pemko Pekanbaru Pakai Tanjak dan Baju Melayu
- Hari Pertama Pasca Libur Lebaran, Plt Gubri dan Sekdaprov Pimpin Halal bi Halal
- Bocah Penderita Jatung Asal Kampar Berobat ke Jakarta, Ortunya Minta Didoakan Kesumbuhan
- ASN Pemprov Riau yang Mau 'Disemprot' Plt Gubri, Silahkan Tambah Libur
- Seru, KPB Gelar Halal Bi Halal di Danau PLTA Koto Panjang
- Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api

- Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan
- Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat
- Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran
- Liburan Lebaran, Danau Kajwid dan Pantai Kute Diserbu Pengunjung
- Masyarakat Rebutan Berfoto,
Ada Sosok Rusli Zainal di Acara Open House Septina Primawati

- Gelar Open House, Rumah Ketua DPRD Riau Diserbu Warga
- Masyarakat Kenegerian Teluk Kuantan Minta Pemkab Kuansing Bantu Rehabilitasi Rumah Godang
-


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com