Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 15 Oktober 2018 17:08
Begini‎ Cara IPRY Peringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul di Yogyakarta

Senin, 15 Oktober 2018 16:51
Rancang Pembelajaran Kreatif untuk Siswa, RAPP Gelar Pelatihan Guru

Senin, 15 Oktober 2018 16:32
Diperiksa Bawaslu Riau,
56 Pertanyaan Diajukan untuk Ketua Panitia Deklarasi Projo


Senin, 15 Oktober 2018 16:28
Tidak Capai Target,
1.348 Ekor Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksinasi


Senin, 15 Oktober 2018 16:13
Ini Pesan Penting Ketua DPRD dan Bupati di Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul Tahun 2018

Senin, 15 Oktober 2018 16:00
Buru Babi Hutan, Kasdin Ditemukan Tewas dalam Sumur Tua

Senin, 15 Oktober 2018 15:56
Partai Golkar Ajukan 3 Nama ke DPP sebagai Balon Wabup Rohul

Senin, 15 Oktober 2018 15:49
Lakalantas Maut, Istri Meninggal Dunia Kepsek SMKN 1 Rengat Inhu Kritis

Senin, 15 Oktober 2018 15:35
Warga Siberakun Minta Ketua DPRD Kuansing Perjuangkan Jalan Rusak

Senin, 15 Oktober 2018 15:32
Melalui Paripurna, DPRD Riau Usulkan Pengangkatan Gubernur Riau Defenitif

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Oktober 2017 19:13
Marak Pencabulan Anak,
Kemenag Rohul Intruksikan Penyuluh Agama Gencar Sosialisasi


Kakan Kemenag Rohul mengaku miris dengan masih tingginya perkara pencabulan anak di bawah umur. Ia intruksikan Penyuluh Agama di setiap desa gencar sosialisasi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kakan Kemenag Rokan Hulu (Rohul) H. Syahrudin M.Sy mengaku miris terhadap perkara pencabulan anak di bawah umur yang masih saja terjadi. Untuk itu ia intruksikan Penyuluh Agama di setiap desa gencar sosialisasi.

‎Apalagi, kata Syahrudin, para pelakunya merupakan orang terdekat korban. Bahkan sampai ada ayah kandung yang menjadikan anaknya sebagai pelampiasan selama empat tahun lamanya.‎

Me‎nurut Kakan Kemenag, perkara pencabulan masih saja terjadi, karena masih lemahnya iman dari para pelaku. Diakuinya, kejadian ini tentunya‎ harus menjadi sebuah pekerjaan rumah (PR) bagi seluruh elemen masyarakat.

"Miris saya mendengarnya, ada orang tua kandung yang tega mencabuli putri kandungnya sendiri‎. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena lemahnya iman dalam keluarga," kata Syahrudin, Ahad (22/10/17).

Syahrudin mengungkapkan iman merupakan pondasi dalam membina rumah tangga yang sakinah. Dengan iman, tentunya segala perbuatan tercela seperti pencabulan bisa dihindari.

Lemahnya iman, diakui Syahrudin, tentunya akan memandu keluarga untuk berbuat maksiat. Untuk itu diperlukan benteng paling hebat dalam mencegah perbuatan tercela, yakni lebih mempertebal iman.

Orang tua juga harus lebih mempertebal iman dan harus menjadi contoh baik bagi anak-anaknya serta keluarganya.‎

Untuk memberikan pemahaman dan mempertebal iman, Syahrudin mengintruksikan penyuluh agama yang ada di setiap desa untuk memasukan materi pencabulan kepada masyarakat, sehingga aksi serupa tidak terulang lagi di Kabupaten Rohul.

"Kita akan berusaha untuk memaksimalkan fungsi dari penyuluh agama yang ada di setiap desa dalam memberikan pengetahuan tentang bahaya pencabulan, dan berupaya untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua, terkait pencabulan yang sedang marak," ujarnya.

Diakuinya, Kemenag Rohul juga sedang menyusun khotbah tentang maraknya pencabulan anak yang akan dibacakan pada Salat Jumat dan kegiatan-kegiatan agama lainnya.

"Kita berharap dengan adanya upaya untuk mengingatkan serta mempertebal iman kepada para orang tua, kasus pencabulan di Rokan Hulu bisa hilang. Apalagi negeri kita berjuluk Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau," katanya.

Syahrudin mengingatkan kepada para orang tua untuk meyakinkan anak-anaknya, bahwa tidak perlu takut memberi tahu kepada siapapun yang dirasa aman, ketika mengalami perlakuan pencabulan.

Selain itu, para orang tua juga diharapkan untuk terus memperdalam ilmu agama, sehingga terhindar dari perbuatan keji.

"Memang saat ini video‎ atau gambar porno bisa dengan mudah didapat di internet, namun semua itu bisa dibentengi dengan iman," pungkas Syahrudin.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tidak Capai Target,
1.348 Ekor Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksinasi

- Meriah HUT ke-19 Pelalawan, Kelurahan Teluk Meranti Gelar Lomba Menjaring Ikan Patin
- Termasuk Mantan Karo Tapem, Plt Gubri Lantik 112 Pejabat Fungsional
- Mundur, Rahmad Rahim dan Patrianov tak Ikut Dikantik
- Izin Mendagri, 112 Pejabat Fungsional dan 79 Kepsek Dilantik Pagi ini
- HUT ke-80, KONI Inhu Kunjungi Panti Asuhan
- Warga Bengkalis Diimbau Kenali Penularan Virus Rubella
- BNK Kampar Luncurkan Program Kampar Bersinar di Arena Car Free Day
- IKB SMPN 5-IKLB Galang Dana Bantuan Untuk Korban Gempa Palu dan Banjir Lintau
- Peduli Terhadap Lingkungan, BOB PT BSP - Pertamina Hulu Terima Penghargaan Dari Pemkab Siak
- Dipadati Wisatawan Lokal, Festival Pantai Rupat Berlangsung Meriah
- Melalui Berbagai Momen, Kapolres Kuansing Jalin Kedekatan dengan Masyarakat
- Sejumlah Gedung 'Lapuk', Lapas Bengkalis Usulkan Perbaikan ke Pemda
- Bupati Kampar Ingatkan Kades Agar Tak Masuk Penjara karena Dana Desa
- Banjir di Rohul, Korban Terseret Arus Banjir di Desa Cipang Kanan Ditemukan Meninggal
- Latih MPA 17 Desa Binaan Kampar Kiri, PT PSPI Sosialisasi Cegah Karhutla
- Jembatan Pisang Kolek di Kota Lama Terendam Banjir Kiriman, ‎Mau Nyebrang Bayar Mahal
- Angka KDRT dan Anak Tinggi, Ini yang Dilakukan TP PKK Kampar
- Diguyur Hujan, Kota Duri Berkuah 
- Paripurna Istimewa DPRD Pelalawan Diwarnai Seorang Istri Anggota DPRD Pingsan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com