Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Januari 2018 23:24
Senin, Perindo Disidang Bawaslu Riau

Kamis, 18 Januari 2018 23:19
‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018

Kamis, 18 Januari 2018 20:47
Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun

Kamis, 18 Januari 2018 19:37
Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis


Kamis, 18 Januari 2018 19:04
Bupati Ikut Shalat Jenazah dan Pemakaman Tokoh Agama dan Pendidikan di Kecamatan GAS

Kamis, 18 Januari 2018 18:11
Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen

Kamis, 18 Januari 2018 18:06
Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM

Kamis, 18 Januari 2018 17:11
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak

Kamis, 18 Januari 2018 17:07
Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri


Kamis, 18 Januari 2018 17:01
‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Oktober 2017 19:13
Marak Pencabulan Anak,
Kemenag Rohul Intruksikan Penyuluh Agama Gencar Sosialisasi


Kakan Kemenag Rohul mengaku miris dengan masih tingginya perkara pencabulan anak di bawah umur. Ia intruksikan Penyuluh Agama di setiap desa gencar sosialisasi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kakan Kemenag Rokan Hulu (Rohul) H. Syahrudin M.Sy mengaku miris terhadap perkara pencabulan anak di bawah umur yang masih saja terjadi. Untuk itu ia intruksikan Penyuluh Agama di setiap desa gencar sosialisasi.

‎Apalagi, kata Syahrudin, para pelakunya merupakan orang terdekat korban. Bahkan sampai ada ayah kandung yang menjadikan anaknya sebagai pelampiasan selama empat tahun lamanya.‎

Me‎nurut Kakan Kemenag, perkara pencabulan masih saja terjadi, karena masih lemahnya iman dari para pelaku. Diakuinya, kejadian ini tentunya‎ harus menjadi sebuah pekerjaan rumah (PR) bagi seluruh elemen masyarakat.

"Miris saya mendengarnya, ada orang tua kandung yang tega mencabuli putri kandungnya sendiri‎. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena lemahnya iman dalam keluarga," kata Syahrudin, Ahad (22/10/17).

Syahrudin mengungkapkan iman merupakan pondasi dalam membina rumah tangga yang sakinah. Dengan iman, tentunya segala perbuatan tercela seperti pencabulan bisa dihindari.

Lemahnya iman, diakui Syahrudin, tentunya akan memandu keluarga untuk berbuat maksiat. Untuk itu diperlukan benteng paling hebat dalam mencegah perbuatan tercela, yakni lebih mempertebal iman.

Orang tua juga harus lebih mempertebal iman dan harus menjadi contoh baik bagi anak-anaknya serta keluarganya.‎

Untuk memberikan pemahaman dan mempertebal iman, Syahrudin mengintruksikan penyuluh agama yang ada di setiap desa untuk memasukan materi pencabulan kepada masyarakat, sehingga aksi serupa tidak terulang lagi di Kabupaten Rohul.

"Kita akan berusaha untuk memaksimalkan fungsi dari penyuluh agama yang ada di setiap desa dalam memberikan pengetahuan tentang bahaya pencabulan, dan berupaya untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua, terkait pencabulan yang sedang marak," ujarnya.

Diakuinya, Kemenag Rohul juga sedang menyusun khotbah tentang maraknya pencabulan anak yang akan dibacakan pada Salat Jumat dan kegiatan-kegiatan agama lainnya.

"Kita berharap dengan adanya upaya untuk mengingatkan serta mempertebal iman kepada para orang tua, kasus pencabulan di Rokan Hulu bisa hilang. Apalagi negeri kita berjuluk Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau," katanya.

Syahrudin mengingatkan kepada para orang tua untuk meyakinkan anak-anaknya, bahwa tidak perlu takut memberi tahu kepada siapapun yang dirasa aman, ketika mengalami perlakuan pencabulan.

Selain itu, para orang tua juga diharapkan untuk terus memperdalam ilmu agama, sehingga terhindar dari perbuatan keji.

"Memang saat ini video‎ atau gambar porno bisa dengan mudah didapat di internet, namun semua itu bisa dibentengi dengan iman," pungkas Syahrudin.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- ‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018
- Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen
- Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM
- Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri

- ‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru
- Harapan Wawako Pekanbaru Terhadap Pembangunan Pasar Cik Puan
- Baru 19 ASN Daftar Assessment Dilingkungan Pemko Pekanbaru
- Genjot PAD, Pemkab Bengkalis Incar Pajak Lahan Warga di Pedesaan
- Warga Rohul Temukan Makam Keramat di Desa Rambah Samo Barat
- Defisit Anggaran, DLH Bengkalis Bantah akan Berhentikan THL
- 22 Tahun Berpisah, Wasito Cari Ibunya di Bengkalis
- Bakal Dihadiri Presiden, Pelantikan PW NU Riau Dirangkai dengan 'Sumatera Berdzikir'
- Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian
- Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa
- Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari
- Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura
- Hulubalang LAMR Rohul Susun Kepengurusan Baru dan Segera Audensi
- Gandeng 11 Rumah Sakit, Dinkes Pekanbaru Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
- RPK Bulog Bengkalis Atasi Masalah Mahalnya Beras
- Pelajar SMKN I Minas Acungkan Jempol untuk Mendapat Tumpangan ke Sekolah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.83.81.52
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com