Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 09:39
Pagi Ini 29 Hotspot Terpantau di Riau

Selasa, 17 Juli 2018 08:55
Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai

Selasa, 17 Juli 2018 08:52
Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure

Selasa, 17 Juli 2018 07:52
Kasatpol PP Kampar Disebut Arogan, Ketua DPRD Kampar Minta Bupati Beri Sanksi

Senin, 16 Juli 2018 21:28
Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS

Senin, 16 Juli 2018 21:20
SBT Kembali Suguhkan Berbagai Promo dan Program Spesial

Senin, 16 Juli 2018 21:17
Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil

Senin, 16 Juli 2018 21:14
Targetkan 11 Kursi, Golkar Kontestan Pileg Kedua yang Mendaftar ke KPU Kuansing

Senin, 16 Juli 2018 21:09
Revisi Tatib Dewan DPRD Riau Segera Disahkan

Senin, 16 Juli 2018 20:03
‎RSUD Rohul Dibimbing RSPAD Gatot Subroto Jakarta Untuk Percepatan Akreditas

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Oktober 2017 19:13
Marak Pencabulan Anak,
Kemenag Rohul Intruksikan Penyuluh Agama Gencar Sosialisasi


Kakan Kemenag Rohul mengaku miris dengan masih tingginya perkara pencabulan anak di bawah umur. Ia intruksikan Penyuluh Agama di setiap desa gencar sosialisasi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kakan Kemenag Rokan Hulu (Rohul) H. Syahrudin M.Sy mengaku miris terhadap perkara pencabulan anak di bawah umur yang masih saja terjadi. Untuk itu ia intruksikan Penyuluh Agama di setiap desa gencar sosialisasi.

‎Apalagi, kata Syahrudin, para pelakunya merupakan orang terdekat korban. Bahkan sampai ada ayah kandung yang menjadikan anaknya sebagai pelampiasan selama empat tahun lamanya.‎

Me‎nurut Kakan Kemenag, perkara pencabulan masih saja terjadi, karena masih lemahnya iman dari para pelaku. Diakuinya, kejadian ini tentunya‎ harus menjadi sebuah pekerjaan rumah (PR) bagi seluruh elemen masyarakat.

"Miris saya mendengarnya, ada orang tua kandung yang tega mencabuli putri kandungnya sendiri‎. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena lemahnya iman dalam keluarga," kata Syahrudin, Ahad (22/10/17).

Syahrudin mengungkapkan iman merupakan pondasi dalam membina rumah tangga yang sakinah. Dengan iman, tentunya segala perbuatan tercela seperti pencabulan bisa dihindari.

Lemahnya iman, diakui Syahrudin, tentunya akan memandu keluarga untuk berbuat maksiat. Untuk itu diperlukan benteng paling hebat dalam mencegah perbuatan tercela, yakni lebih mempertebal iman.

Orang tua juga harus lebih mempertebal iman dan harus menjadi contoh baik bagi anak-anaknya serta keluarganya.‎

Untuk memberikan pemahaman dan mempertebal iman, Syahrudin mengintruksikan penyuluh agama yang ada di setiap desa untuk memasukan materi pencabulan kepada masyarakat, sehingga aksi serupa tidak terulang lagi di Kabupaten Rohul.

"Kita akan berusaha untuk memaksimalkan fungsi dari penyuluh agama yang ada di setiap desa dalam memberikan pengetahuan tentang bahaya pencabulan, dan berupaya untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua, terkait pencabulan yang sedang marak," ujarnya.

Diakuinya, Kemenag Rohul juga sedang menyusun khotbah tentang maraknya pencabulan anak yang akan dibacakan pada Salat Jumat dan kegiatan-kegiatan agama lainnya.

"Kita berharap dengan adanya upaya untuk mengingatkan serta mempertebal iman kepada para orang tua, kasus pencabulan di Rokan Hulu bisa hilang. Apalagi negeri kita berjuluk Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau," katanya.

Syahrudin mengingatkan kepada para orang tua untuk meyakinkan anak-anaknya, bahwa tidak perlu takut memberi tahu kepada siapapun yang dirasa aman, ketika mengalami perlakuan pencabulan.

Selain itu, para orang tua juga diharapkan untuk terus memperdalam ilmu agama, sehingga terhindar dari perbuatan keji.

"Memang saat ini video‎ atau gambar porno bisa dengan mudah didapat di internet, namun semua itu bisa dibentengi dengan iman," pungkas Syahrudin.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai
- Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure
- Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS
- Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil
- Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK
- Unjuk Rasa Tenaga RTK Berakhir Ricuh, Dua Orang Dilarikan ke RSUD Bangkinang
- Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
- Halal bi Halal KBB,
Cerita Syamsudin Uti Ikuti Tiga Kali Pilkada Lalu Berujung Kesuksesan

- Doakan Selamat, Bupati Amril Tepung Tawari 230 JCH Bengkalis
- Portal KM 55 Ambruk,
Anggota Dewan Faizal Desak Dinas PUPR Turun Tangan

- UAS ke Pulau Bengkalis, Sejumlah Ruas Jalan akan Diberlakukan Satu Arah
- Melaut di Perbatasan, Kapal Nelayan di Bengkalis Wajib Miliki 'STNK'
- Korkot dan Fasilitator Program Kotaku Riau Jalani Pelatihan Sepekan
- RAPP Beri Bantuan 10 Motor KLX 150 CC untuk Korem/031 Wirabima
- Hasil Job Fit Tak Jelas, Pejabat Eselon II di Kuansing Tidak Efektif Bekerja
- Melalui Musda IV, Alaiddin Athory Terpilih Sebagai Ketua MUI Rohul
- Kembali Tuntut Haknya,
Tenaga RTK di Kampar Gelar Unjuk Rasa di Depan Rumah Bupati

- Kota Bengkalis Diprogramkan Sebagai Kota Sehat
- Polres Dumai Bentuk Satgas Premanisme
- Syukuran HUT ke-72 Bhayangkara, Kapolres Kampar Tayangkan Cuplikan Film '22 Menit'


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com