Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 09:39
Pagi Ini 29 Hotspot Terpantau di Riau

Selasa, 17 Juli 2018 08:55
Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai

Selasa, 17 Juli 2018 08:52
Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure

Selasa, 17 Juli 2018 07:52
Kasatpol PP Kampar Disebut Arogan, Ketua DPRD Kampar Minta Bupati Beri Sanksi

Senin, 16 Juli 2018 21:28
Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS

Senin, 16 Juli 2018 21:20
SBT Kembali Suguhkan Berbagai Promo dan Program Spesial

Senin, 16 Juli 2018 21:17
Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil

Senin, 16 Juli 2018 21:14
Targetkan 11 Kursi, Golkar Kontestan Pileg Kedua yang Mendaftar ke KPU Kuansing

Senin, 16 Juli 2018 21:09
Revisi Tatib Dewan DPRD Riau Segera Disahkan

Senin, 16 Juli 2018 20:03
‎RSUD Rohul Dibimbing RSPAD Gatot Subroto Jakarta Untuk Percepatan Akreditas

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Wakil Ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu membantu dua anak kembar yang dikeluarkan dari sekolah. Keduanya menunggak SPP dan dianggap tidak berkelakuan baik.

Riauterkini-PEKANBARU- Ketua DPD PDI Perjuangan Riau yang juga anggota DPRD Riau dari Dapil Kota Pekanbaru serahkan bantuan kepada orang tua Simon Sitinjak, Simeon Sitinjak (kembar berusia 07 tahun), Vila Selvia Sitinjak (10 tahun) atas persoalan yang menimpa. Seperti yang diketahui, Simon Sitinjak, Simeon Sitinjak merupakan siswa SD Mekar Sari (swasta), Palas, Kota Pekanbaru yang dikeluarkan oleh pihak sekolah karena tunggakan SPP sebesar Rp2 juta dan dianggap sekolah tidak berkelakuan baik saat sekolah. Sementara Vila Selvia Sitinjak, siswa SD 107, Palas, Kota Pekanbaru yang juga dikeluarkan pihak sekolah karena tunggakan sisa uang seragam sekolah sebesar Rp450 ribu dan pernah dianggap pihak sekolah, mencuri dua buah roti donat yang ada di kantin sekolah.

"Bantuan yang kita berikan merupakan bentuk kepedulian kita terhadap mereka. Sebagaimana informasi yang saya dapatkan, orang tua dari siswa tersebut, perekonomiannya bisa dikatakan sangat susah sekali," kata Kordias Pasaribu kepada wartawan, Jumat (20/10/17).

Menurutnya, pihak sekolah semestinya tidak boleh mengambil sikap mengeluarkan begitu saja para siswa tersebut. Sanksi yang diberikan sekolah sangatlah tidak wajar sampai seperti tidak terampuni.

"Alangkah baiknya, cari tau dulu alasan orang tuanya sehingga belum bisa membayar utang anaknya di sekolah, juga soal mencuri roti donat itu. Guru atau pihak sekolah mesti melihat ke situ," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, persoalan ini akan menjadi catatan tersendiri bagi dirinya bahwa Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dianggap belum berhasil dalam mendidik guru atau kepala sekolah yang ada di wilayahnya.  "Saya akan hubungi anggota DPRD kota dari PDI Perjuangan untuk menyelesaikan ini.

Informasinya, Vila Selvia Sitinjak sudah bisa sekolah karena tunggakannya sudah dibayar, tinggal lagi mencari solusi untuk si kembar itu (Simon Sitinjak, Simeon Sitinjak)," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Riau melihat orang tua perempuan dari siswa tersebut sedang menunggu proses melahirkan anak keenamnya. Ia lantas mengatakan akan menanggulangi segala biaya persalinan.

Sementara itu, Meikasih Lubis, orang tua perempuan dari siswa tersebut mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kordias Pasaribu. Ia lantas mendoakan agar Kordias Pasaribu selalu dimurahkan rezekinya, sukses dalam karirnya serta sehat selalu.

"Yang satu anak saya sudah bisa masuk sekolah, yang kembar belum diperkenankan masuk karena utang itu, terhitung dari Bulan Juli kemarin. Rapor mereka pun sampai saat ini belum diserahkan pihak sekolah ke kita," ujarnya. ***(ary)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai
- Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure
- Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS
- Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil
- Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK
- Unjuk Rasa Tenaga RTK Berakhir Ricuh, Dua Orang Dilarikan ke RSUD Bangkinang
- Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
- Halal bi Halal KBB,
Cerita Syamsudin Uti Ikuti Tiga Kali Pilkada Lalu Berujung Kesuksesan

- Doakan Selamat, Bupati Amril Tepung Tawari 230 JCH Bengkalis
- Portal KM 55 Ambruk,
Anggota Dewan Faizal Desak Dinas PUPR Turun Tangan

- UAS ke Pulau Bengkalis, Sejumlah Ruas Jalan akan Diberlakukan Satu Arah
- Melaut di Perbatasan, Kapal Nelayan di Bengkalis Wajib Miliki 'STNK'
- Korkot dan Fasilitator Program Kotaku Riau Jalani Pelatihan Sepekan
- RAPP Beri Bantuan 10 Motor KLX 150 CC untuk Korem/031 Wirabima
- Hasil Job Fit Tak Jelas, Pejabat Eselon II di Kuansing Tidak Efektif Bekerja
- Melalui Musda IV, Alaiddin Athory Terpilih Sebagai Ketua MUI Rohul
- Kembali Tuntut Haknya,
Tenaga RTK di Kampar Gelar Unjuk Rasa di Depan Rumah Bupati

- Kota Bengkalis Diprogramkan Sebagai Kota Sehat
- Polres Dumai Bentuk Satgas Premanisme
- Syukuran HUT ke-72 Bhayangkara, Kapolres Kampar Tayangkan Cuplikan Film '22 Menit'


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com