Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 September 2017 13:50
Diduga Pasangan Mesum di Duri Dihakimi Massa

Kamis, 21 September 2017 13:06
Sat Narkoba Polres Inhil dan Polsek Mandah Tangkap Dua Penjual Sabu

Kamis, 21 September 2017 11:35
Pemuda Pancasila Bengkalis Dzikir Akbar Tahun Baru Hijriyah di Duri

Kamis, 21 September 2017 10:03
Dishub Sebut Malaysia Serius Lanjutkan Join Roro Dumai-Melaka

Rabu, 20 September 2017 20:50
Kunjungi 9 Perguruan Tinggi,
BPJS Kesehatan Beri Edukasi Pola Hidup Sehat kepada Mahasiswa


Rabu, 20 September 2017 20:44
Tahun Baru 1439 Hijriah,
Bupati Ajak Kaum Muslimin Muhasabah Diri dan Berbuat Lebih Baik


Rabu, 20 September 2017 20:41
Bahas Pidana Narkoba dan Karhutla, Bupati Bengkalis Temui Kapolda Riau

Rabu, 20 September 2017 20:21
Anak Main Lilin di Kasur, Rumah Warga Duri Ini Nyaris Ludes Dilalap Api

Rabu, 20 September 2017 19:59
Terkait Aksi Unjuk Rasa di Rantau Kopar,
PT CPI Tegaskan Pihaknya Kelola Aset Negara di Industri Hulu Migas


Rabu, 20 September 2017 19:05
Tersangka Proyek Jalan di Bengkalis,
KPK Dalami Peran Sekdako Dumai dan Hobby Siregar




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 22 Agustus 2017 21:02
Diapresiasi Bupati,
Bakaroh, Cara Warga Sungai Intan, Inhil Jaga Ekosistem Sungai


Bupati H Muhammad Wardan membuka Festival Bakaroh di Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu. Ini merupakan cara masyarakat setempat menangkap ikan dan udang dengan cara dan peralatan tradisional.

Riauterkini-TEMBILAHAN HULU-Bupati H Muhammad Wardan membuka Festival Bakaroh di Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Selasa (22/8/17).

Kegiatan Bakaroh ini merupakan tradisi turun temurun di kawasan ini saat menangkap ikan dan udang dengan menggunakan peralatan tradisional dan tidak merusak ekosistem sungai.

Kepala Desa Sungai Intan Ahmad Efendi mengatakan, kegiatan ini merupakan tradisi masyarakat yang telah berlangsung turun temurun. Kegiatan ini juga menanamkan rasa gotong-royong dan menjaga lingkungan, terutama sungai dari penggunaan bahan berbahaya.

"Ini merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak dahulu, yakni menangkap ikan dan udang dengan peralatan tradisional tanpa penggunaan bahan berbahaya, sehingga ekosistem sungai tetap terjaga dengan baik," katanya.

Bupati Inhil H Muhammad Wardan memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang sangat positif dalam upaya menanamkan semangat gotong-royong dan menjaga ekosistem sungai dan lingkungan tetap terjaga dengan baik.

"Jangan menangkap ikan di sungai dengan bahan berbahaya, seperti racun. Jagalah ekosistem sungai tetap lestari," pesannya.

Diingatkan, melakukan penangkapan ikan dan udang dengan menggunakan bahan berbahaya juga dilarang oleh undang-undang yang berlaku.***(mar).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
karina
Link resmi Agen Sabung Ayam Indonesialink Newlink href="http://www.sabungayam.pwhttp://www.sabungayam.inhttp://www.sabungayam.sitehttp://www.sabungayam.websit" title="http://www.sabungayam.pwhttp://www.sabungayam.inhttp://www.sabungayam.sitehttp://www.sabungayam.websit">link


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Diduga Pasangan Mesum di Duri Dihakimi Massa
- Pemuda Pancasila Bengkalis Dzikir Akbar Tahun Baru Hijriyah di Duri
- Dishub Sebut Malaysia Serius Lanjutkan Join Roro Dumai-Melaka
- Bahas Pidana Narkoba dan Karhutla, Bupati Bengkalis Temui Kapolda Riau
- ‎Ribuan Murid Raudatul Athfal di Rohul Belajar Manasik Haji
- ‘PR’ Pengelolaan Aset Pemkab Bengkalis Belum Tuntas
- LMR Demo Kantor IKPP di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.64.172
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com