Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Januari 2018 23:24
Senin, Perindo Disidang Bawaslu Riau

Kamis, 18 Januari 2018 23:19
‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018

Kamis, 18 Januari 2018 20:47
Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun

Kamis, 18 Januari 2018 19:37
Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis


Kamis, 18 Januari 2018 19:04
Bupati Ikut Shalat Jenazah dan Pemakaman Tokoh Agama dan Pendidikan di Kecamatan GAS

Kamis, 18 Januari 2018 18:11
Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen

Kamis, 18 Januari 2018 18:06
Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM

Kamis, 18 Januari 2018 17:11
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak

Kamis, 18 Januari 2018 17:07
Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri


Kamis, 18 Januari 2018 17:01
‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Agustus 2017 18:04
Terbaring Lemas di RSUD Arifin Ahmad,
Jantung Bocor, Dizan Tunggu Uluran Tangan Par Dermawan


Dizan, menunggu uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya pengobatan. Bocah tujuh tahun itu menderita jantung bocor.

Riauterkini - PEKANBARU - Tubuh mungil Al Dizan Magribi Ramadan tampak lemas. Selang infus masuk ke bagian kaki kirinya. Sementara selang oksigen masuk ke bagian hidung dan mulutnya. Bocah ini duduk dengan tubuh yang tergontai-gontai. Jika tidak ditahan dengan kedua tangan ibunya dia bisa tumbang. Kerana kondisi fisiknya tidak bisa menahan tubuhnya.

Nafasnya ter engah-engah dan matanya terlihat sayu. Perutnya terlihat buncit dan keras saat ditekan. Padanganya terus tertuju ke ibunya yang setia mendampinginya sejak dirinya sakit.

Bocah berusia 7 tahun ini kondisi kesehatanya terus memburuk setelah selama sepekan mengalami gangguan pernapasan. Anak dari pasangan Deni (43) dan Jeki (44) ini divonis jantung bocor yang dibawa sejak lahir. Namun sejak dua tahun belakangan ini kondisi Dizan terus membaik. Bahkan anak ke empat dari lima bersaudara ini sudah sekolah di taman kanak-kanak tidak jauh dari tempat tinggal.

Sejak dua pekan belakangan ini kondisi kesehatan Dizan kembali memburuk. Awalnya hanya batuk dan pilek biasa. Namun karena Dizan punya riawayat jantung bocor, penyakit batuk dan pilek tersebut menggangu sistem pernapasanya. Dizan selalu sesak nafas dan sulit bernafas. Sehingga harus membutuhkan alat bantu pernapasan agar bisa bernafas dengan normal.

"Sudah seminggu saya tidak tidur. Karena Dizan tidak bisa tidur baring. Dia tidurnya harus duduk. Jadi kalau tidur harus dipegang, karena kalau baring dia sesak, perutnya penuh dan mengeras," kata Deni (43) ibu Dizan.

Sudah tiga hari Dizan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru, tepatnya di lantai 3, kamar Kelas III, 3, Ruang Merak. Menurut keterangan Deni, Dizan harusnya dirawat di ruang PICU, namun karena diruangan tersebut penuh, Dizan terpaksa dirawat diruang kelas umum. "Kalau diruang PICU kan alatnya lebih lengkap. Tidak pakai infus seperti ini. Kalau pakai selang-selang seperti ini kan sesak nafasnya," kata Deni.

Persoalan lain yang dialami oleh keluarga pasien, adalah masalah kartu Jamkesda dan BPJS yang tidak bisa digunakan. Kedua kartu yang bisa dijadikan sebagai jaminan kesehatan tersebut tidak bisa digunakan.

"Jamkesdnya sudah mati belum diperpanjang, sedangkan BPJSnya barus diurus, dan baru aktif tanggal 26 Agustus," ujar Deni.

Keluarga Dizan berharap ada uluran tangan dari donatur. Sebab kalau harus menunggu sampai tanggal 26 Agustus kondisi kesehatan buah hatinya khawatir semakin memburuk.

"Saya ngak kerja lagi bang. Ibu rumah tangga biasa. Sedangkan suami saya kerjanya bertani cabe,"katanya. ***(rls/dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- ‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018
- Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen
- Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM
- Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri

- ‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru
- Harapan Wawako Pekanbaru Terhadap Pembangunan Pasar Cik Puan
- Baru 19 ASN Daftar Assessment Dilingkungan Pemko Pekanbaru
- Genjot PAD, Pemkab Bengkalis Incar Pajak Lahan Warga di Pedesaan
- Warga Rohul Temukan Makam Keramat di Desa Rambah Samo Barat
- Defisit Anggaran, DLH Bengkalis Bantah akan Berhentikan THL
- 22 Tahun Berpisah, Wasito Cari Ibunya di Bengkalis
- Bakal Dihadiri Presiden, Pelantikan PW NU Riau Dirangkai dengan 'Sumatera Berdzikir'
- Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian
- Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa
- Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari
- Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura
- Hulubalang LAMR Rohul Susun Kepengurusan Baru dan Segera Audensi
- Gandeng 11 Rumah Sakit, Dinkes Pekanbaru Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
- RPK Bulog Bengkalis Atasi Masalah Mahalnya Beras
- Pelajar SMKN I Minas Acungkan Jempol untuk Mendapat Tumpangan ke Sekolah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.83.81.52
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com