Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:48
Bupati Inhil Buka Perkemahan Karya di Kecamatan Keritang

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:45
Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:10
Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam


Jum’at, 17 Nopember 2017 22:10
Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis

Jum’at, 17 Nopember 2017 20:41
Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia

Jum’at, 17 Nopember 2017 19:41
Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 22 Agustus 2017 18:04
Terbaring Lemas di RSUD Arifin Ahmad,
Jantung Bocor, Dizan Tunggu Uluran Tangan Par Dermawan


Dizan, menunggu uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya pengobatan. Bocah tujuh tahun itu menderita jantung bocor.

Riauterkini - PEKANBARU - Tubuh mungil Al Dizan Magribi Ramadan tampak lemas. Selang infus masuk ke bagian kaki kirinya. Sementara selang oksigen masuk ke bagian hidung dan mulutnya. Bocah ini duduk dengan tubuh yang tergontai-gontai. Jika tidak ditahan dengan kedua tangan ibunya dia bisa tumbang. Kerana kondisi fisiknya tidak bisa menahan tubuhnya.

Nafasnya ter engah-engah dan matanya terlihat sayu. Perutnya terlihat buncit dan keras saat ditekan. Padanganya terus tertuju ke ibunya yang setia mendampinginya sejak dirinya sakit.

Bocah berusia 7 tahun ini kondisi kesehatanya terus memburuk setelah selama sepekan mengalami gangguan pernapasan. Anak dari pasangan Deni (43) dan Jeki (44) ini divonis jantung bocor yang dibawa sejak lahir. Namun sejak dua tahun belakangan ini kondisi Dizan terus membaik. Bahkan anak ke empat dari lima bersaudara ini sudah sekolah di taman kanak-kanak tidak jauh dari tempat tinggal.

Sejak dua pekan belakangan ini kondisi kesehatan Dizan kembali memburuk. Awalnya hanya batuk dan pilek biasa. Namun karena Dizan punya riawayat jantung bocor, penyakit batuk dan pilek tersebut menggangu sistem pernapasanya. Dizan selalu sesak nafas dan sulit bernafas. Sehingga harus membutuhkan alat bantu pernapasan agar bisa bernafas dengan normal.

"Sudah seminggu saya tidak tidur. Karena Dizan tidak bisa tidur baring. Dia tidurnya harus duduk. Jadi kalau tidur harus dipegang, karena kalau baring dia sesak, perutnya penuh dan mengeras," kata Deni (43) ibu Dizan.

Sudah tiga hari Dizan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad Pekanbaru, tepatnya di lantai 3, kamar Kelas III, 3, Ruang Merak. Menurut keterangan Deni, Dizan harusnya dirawat di ruang PICU, namun karena diruangan tersebut penuh, Dizan terpaksa dirawat diruang kelas umum. "Kalau diruang PICU kan alatnya lebih lengkap. Tidak pakai infus seperti ini. Kalau pakai selang-selang seperti ini kan sesak nafasnya," kata Deni.

Persoalan lain yang dialami oleh keluarga pasien, adalah masalah kartu Jamkesda dan BPJS yang tidak bisa digunakan. Kedua kartu yang bisa dijadikan sebagai jaminan kesehatan tersebut tidak bisa digunakan.

"Jamkesdnya sudah mati belum diperpanjang, sedangkan BPJSnya barus diurus, dan baru aktif tanggal 26 Agustus," ujar Deni.

Keluarga Dizan berharap ada uluran tangan dari donatur. Sebab kalau harus menunggu sampai tanggal 26 Agustus kondisi kesehatan buah hatinya khawatir semakin memburuk.

"Saya ngak kerja lagi bang. Ibu rumah tangga biasa. Sedangkan suami saya kerjanya bertani cabe,"katanya. ***(rls/dan)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak
- Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017
- Kinerja Buruk, Gubernur Riau Segera Ganti Kepala OPD tak Loyal
- Peserta Apel 17 Bulan Minim,
Wabup Inhu Berang dan Tegur Kepala SKPD

- MA Hukum Kontraktor Tipu Rekan Bisnis yang Bebas di PN Pekanbaru
- Sekdaprov Sebut Anggaran Pembangunan Gedung Polda Riau tak Ada Masalah
- Senin Lusa, Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru Rilis Koperasi yang Digubarkan
- Sekda Dumai Bawa Kepala OPD Tinjau TPS Jalan Sidorejo
- Menteri PAN Tegaskan Rekrutmen ASN Harus Berdasar Kebutuhan
- Kecewa Jalan Umum Rusak,
Warga Bengkalis Ramai-ramai Berkeluh Kesah di Medsos

- Satpol PP Bengkalis Ciduk Pengemis di Kedai-kedai Kopi
- Mendagri Buka Rakornas Camat Wilayah Barat di Pekanbaru
- Juara Karate Dunia, Bufon Sinaga Ingin Jadi Polisi
- Walikota Dumai Buka Sosialisasi Penguatan Dasawisma
- Kenalkan Objek Wisata Andalan, Pemkab Inhu Gelar Festival Tembulun
- Realisasi Proyek Infrastruktur di Rohul Sudah 71,75 Persen
- Penyebab LPG 3 Kg Langka di Wilayah Rokan Hulu
- Sekda Kampar Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan BB-GRM ke-IV dan HKG PKK 2017
- ‎Korupsi Dana Silpa APBDes di Rohul,
Mantan Kades Kepayang Dipindahkan ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru

- Dapatkan Premium Subsidi dan Pertalite di Pasirpangaraian Harus Antri Panjang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.121.67
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com