Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Nopember 2017 12:33
Hanya Penghubung dan Bukan Pemilik, PH Kebaratan Kuror 40 Kg Sabu Dituntut Hukiman Mati

Kamis, 23 Nopember 2017 12:00
Resmikan BPPSI, Gubri Berharap Segera Beroperasi Industri Turunan Sawit di Riau

Kamis, 23 Nopember 2017 11:57
KPA Inhil Belajar Penanggulangan AIDS di Bali

Kamis, 23 Nopember 2017 09:35
UNRI EXPO 2017, Cara Lahirkan Mahasiswa Kreatif dan Cinta Lingkungan

Kamis, 23 Nopember 2017 08:44
BPPSI Diresmikan Hari ini, Riau Miliki Balai Pengembangan Produk Turunan Sawit

Kamis, 23 Nopember 2017 07:24
34 Panwascam di Bengkalis Digembleng Bimtek Pengawasan Pilgubri 2018

Kamis, 23 Nopember 2017 07:17
5 Desember 2017, PWI Dumai Gelar Konferkot

Kamis, 23 Nopember 2017 07:03
Berbiaya Rp3,2 Miliar,
Rute Tour de Siak 5 Dipangkas Akibat Jalan Provinsi Rusak


Rabu, 22 Nopember 2017 21:46
Kabur dari Lapas Pekanbaru, Satriandi Dijemput oleh Dua Orang

Rabu, 22 Nopember 2017 20:53
Lawan Pungli di Sekolah, Repdem Riau Siapkan Konsolidasi dengan Masyarakat

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Kemendagri terus ingatkan agar jajaranya di pusat dan daerah terus menghindari partik korupsi. Setiap ASN diminta tetap mengedepankan integritas dan kredibilitas.

Riauterkini-JAKARTA- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong seluruh jajarannya baik di pusat maupun di daerah untuk menghindari praktik-praktik korupsi. Integritas dan kredibilitas para aparatur sipil negara (ASN) harus tetap dikedepankan dalam pengelolaan keuangan.

Plt Sekjen Kemendagri, Hadi Prabowo mengatakan, pembinaan dilakukan secara terus menerus kepada jajaran Kemendagri dan pemerintah daerah (pemda) agar pengelolaan keuangan lebih akuntable dan transparan sehingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

"Kami terus melakukan pembinaan kepada pemerintah daerah untuk bersungguh-sungguh guna mendukung upaya pencegahan korupsi dan menghindari kesia-siaan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)," kata Hadi di Kantor Kemendagri, Jumat (18/8/17).

Tidak hanya itu, terkait dengan permasalahan di daerah, Kemendagri, kata Hadi terus mengupayakan perbaikan rencana tata ruang. Hal ini, menurut dia sangat penting karena salah satu acuan pembangunan nasional adalah konsep dari tata ruang itu sendiri.

"Masih terdapat beberapa daerah yang belum menetapkan RTRW yang disebabkan belum disepakatinya pola ruang khususnya terkait pemanfaatan kawasan hutan," tegas Hadi.

Begitu juga terkait dengan desa, Hadi pun mengatakan Kemendagri terus melakukan pengawasan terutama soal pemanfaatan dana desa dan perbaikan tata kelola pemerintahan desa sehingga mampu menjadi stimulan bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sebelumnya, Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak ratusan kepala desa bertemu dengan pimpinan komisioner KPK. Mereka berkomunikasi tentang bagaimana upaya pencegahan korupsi dalam pengelolaan keuangan desa.

"Datang ke KPK untuk bersilaturahmi, menimba ilmu, dan wawasan tentang pencegahan korupsi apalagi bagi desa. Sekarang ini menjadi hal penting dalam pengelolaan dana desa," kata Direktur Evaluasi Perkembangan Desa, Ditjen Pemdes Kemendagri, Eko Prasetyanto.

Dia menambahkan, pembelajaran soal pencegahan korupsi merupakan hal penting bagi para kepala desa untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih. Wawasan dari KPK membuat para kepala desa ini tahu mengenai batasan-batasan kewenangannya.

"Mereka diajak ke sini disamping menimba ilmu langsung dari pimpinan KPK, beliau-beliau bisa mengetahui sebenarnya sejauh apa yg disebut gratifikasi dan lain sebagainya," katanya.***(jor)



Berita Sosial lainnya..........
- 5 Desember 2017, PWI Dumai Gelar Konferkot
- Lawan Pungli di Sekolah, Repdem Riau Siapkan Konsolidasi dengan Masyarakat
- Salak Pusaka, Penemuan Tanaman Unggul Warga Rohul
- Kapolres Inhil Pesankan HMCI Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya
- Layani Masyarakat Pelosok, Bengkaiis Harus Miliki Mobil Samsat Keliling
- Pemko Segera Lakukan Lelang Jabatan Bulan Ini
- HUT PGRI ke-72, Gubernur Riau Minta Guru tak Terlibat Politik
- Rumdis Kepala Seksi Pidum Kejari Bengkalis Diteror Ayam Hitam Bertabur Kembang
- Disbud Riau Taja Sosialisasi Tunjuk Ajar Melayu Gelombang Dua
- Ribuan Travel Ilegal Menjamur di Pekanbaru
- Sukses Kembangkan PAUD, Bupati Inhil Terima Penghargaan Tingkat Nasional
- Bupati dan Forkopimda Kampar Tuntaskan Sengketa Ciliandra-Masyarakat
- Kadis Kebudayaan Sebut Batik Riau Sudah Ada Sejak Abad ke 18
- Sebulan Buron, Seorang Maling Motor di Pekanbaru Akhirnya Terciduk
- Ratusan Warga Desa Sako, Kuansing Teken Tidak Percaya Kineja Kades
- Kafilah Pelalawan Bidik Posisi Lima Besar di MTQ Riau 2017
- Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017,
BI : Peran Penting Media dalam Komunikasi Bank Indonesia

- Isi Tiga Jabatan Kosong, Gubri Bersiap Mutasi Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV
- Pelalawan Kerahkan 500 Peserta Untuk Pawai Ta'aruf MTQ Riau di Dumai
- Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.2.131
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com