Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Agustus 2017 07:25
Bakal Dibuka Gubri, Sebanyak 193 Team Mulai Hari ini Adu Cepat di Pacu Jalur 2017

Selasa, 22 Agustus 2017 21:11
Pertengahan 2017, Peserta BPJS Kesehatan Pekanbaru Tembus Angka 1,7 Juta Jiwa

Selasa, 22 Agustus 2017 21:02
Diapresiasi Bupati,
Bakaroh, Cara Warga Sungai Intan, Inhil Jaga Ekosistem Sungai


Selasa, 22 Agustus 2017 19:52
Kemendikbud Sahkan 11 Warisan Budaya Tak Benda Riau

Selasa, 22 Agustus 2017 19:48
Smartfren Berikan Bonus Hingga 13 GB dengan Pembelian Kartu Perdana

Selasa, 22 Agustus 2017 19:16
Periode Kedua, Senator Riau Gafar Usman Kembali Pimpin BAP DPD RI

Selasa, 22 Agustus 2017 19:12
Harus Bijak Menggunakan Medsos,
Kemenko PMK Tanamkan Revolusi Mental kepada Puluhan Pelajar di Riau


Selasa, 22 Agustus 2017 18:10
Angkutan Online Hadir di Pekanbaru, Pejabat Pemko Jadi Galau

Selasa, 22 Agustus 2017 18:04
Terbaring Lemas di RSUD Arifin Ahmad,
Jantung Bocor, Dizan Tunggu Uluran Tangan Par Dermawan


Selasa, 22 Agustus 2017 17:24
Bupati Bengkalis Janji Evaluasi Jabatan Plt. Kadisdik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 11 Agustus 2017 17:12
Realisasi Keuangan APBD Riau 30 Persen Dianggap Normal

Asisten II Setdaprov Riau sampaikan realisasi keuangan APBD baru mencapai 30,11 persen dan fisik 47 persen. Nilai ini disebut masih kategori normal.

Riauterkini - PEKANBARU - Saat ini capaian realisasi APBD Riau untuk keuangan baru mencapai 30,11 persen. Sedangkan fisik mencapai 47 persen. Capaian persentase tersebut dianggap normal.

Demikian dikatakan Asisten II Setdaprov Riau Masperi, Jumat (11/8/17). Meski begitu, menurutnya lagi, disementer kedua yang sudah berjalan hampir satu bulan setengah ini akan terus dimaksimalkan, namun tepat sasaran sesuai dengan peruntukannya.

"Sejauh ini evaluasi untuk keuangan, 30,11 persen. Fisik 47 persen. Menurut kita masih normal," kata Masperi.

Alasannya, karena saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dihadapkan pada pencermatan program mana yang mesti dirasionalisasi. Hal ini pulalah sekaligus menjadi kendala bagi OPD, mengingat hal itu baru bisa dilakukan setelah memasuki APBD-Perubahan mendatang.

"Kendala yang dihadapi, mana yang dirasionalisasi. Dan itu baru bisa dilakukan setelah memasuki perubahan," ungkap Masperi.***(mok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saniabolavita
Ingin Coba Permainan Seru? join b-o-l-a-v-i-t-a Proses Depo dan WD tercepat Anda Harus Mencoba nya! Daftar dan Ambil Bonus nya Info : whats up : 6281377055002 BBM: D8C363CA (NEW)


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Bakal Dibuka Gubri, Sebanyak 193 Team Mulai Hari ini Adu Cepat di Pacu Jalur 2017
- Diapresiasi Bupati,
Bakaroh, Cara Warga Sungai Intan, Inhil Jaga Ekosistem Sungai

- Kemendikbud Sahkan 11 Warisan Budaya Tak Benda Riau
- Terbaring Lemas di RSUD Arifin Ahmad,
Jantung Bocor, Dizan Tunggu Uluran Tangan Par Dermawan

- Bupati Bengkalis Janji Evaluasi Jabatan Plt. Kadisdik
- Terkait Dana Desa, Kejari Panggil 136 dan 11 Camat di Bengkalis
- Meriahkan HUT ke-72 RI, Pesonna Hotel Pekanbaru Hadirkan Varian Menu Spesial


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.185.195
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com