Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 09:39
Pagi Ini 29 Hotspot Terpantau di Riau

Selasa, 17 Juli 2018 08:55
Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai

Selasa, 17 Juli 2018 08:52
Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure

Selasa, 17 Juli 2018 07:52
Kasatpol PP Kampar Disebut Arogan, Ketua DPRD Kampar Minta Bupati Beri Sanksi

Senin, 16 Juli 2018 21:28
Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS

Senin, 16 Juli 2018 21:20
SBT Kembali Suguhkan Berbagai Promo dan Program Spesial

Senin, 16 Juli 2018 21:17
Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil

Senin, 16 Juli 2018 21:14
Targetkan 11 Kursi, Golkar Kontestan Pileg Kedua yang Mendaftar ke KPU Kuansing

Senin, 16 Juli 2018 21:09
Revisi Tatib Dewan DPRD Riau Segera Disahkan

Senin, 16 Juli 2018 20:03
‎RSUD Rohul Dibimbing RSPAD Gatot Subroto Jakarta Untuk Percepatan Akreditas

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Agustus 2017 14:32
Pembangunan Jaringan Gas di Jalan Soetomo Pekanbaru Ganggu Kenyamanan

Pemasangan pipa gas di Jalan Soetomo Pekanbaru ganggu kenyamanan akibat tanah yang berserakan ke badan jalan. Dishub minta pemborong segera menimbun dan membersihkan setelah melakukan penggalian.

Riauterkini - PEKANBARU - Galian tanah yang dilakukan para pekerja untuk pemasangan jaringan gas bumi di beberapa ruas jalan di Pekanbaru sangat menggangu kelancaran arus lalu lintas. Salah satunya, di Jalan Soetomo Pekanbaru, tumpukan tanah akibat galian menyebabkan kemacetan saat jam sibuk disana.

Kepala UPTD Pengelolaan Angkutan Perkotaan (PAP) Dishub Pekanbaru Wisnu Heriyanto ST mengatakan, dengan adanya galian jaringan gas tersebut tentu sangat menganggu sekali. Terlebih lagi. jika galian itu tidak diperbaiki dengan baik oleh pekerjanya. Karena bekas galian itu akan membuat permukaan jalan tidak rata dan berlubang. Selain itu tentu bus TMP jika menurunkan dan menaikkan penumpang di halte akan terganggu.

"Karena bus harus rapat ke halte. Jika tidak tentu akan tergangu, " ujar Wisnu.

Dijelaskan Wisnu, oleh sebab itu ia berharap agar tidak ada insiden yang tidak diinginkan, maka pihak pemborong harus melapokan kegiatan itu ke pihak terkait seperti Dinas PUPR apakah sudah ada izin untuk mengali tanah tersebut.

"Kita harapkan agar pihak pemborong supaya melaporkan kegaiatan nya. Bila sudah digali, maka mereka harus segera menimbunnya kembali, sehingga tidak membuat jalan rusak berlubang, " harap Wisnu.

Ditambahkan, pihaknya tentu tidak terlalu mempermasalahkam hal galian tanah untuk jaringan gas itu. "Mungkin mereka ada kegiatan pemasangan pipa jaringan gas. Tetapi konsekwensinya yang paling penting jika sudah digali, maka segera diperbaiki lagi, " ungkap Wisnu.

Sementara itu, Sekretaris dinas PUPR Kota Pekanbaru Eriizal mengatakan, pihak pemborong ini sudah mengurus perizinan ke kantor PUPR Pekanbaru. "Mereka sudah urus izin pada bulan Juli lalu. Sementara itu, nama Perusahaannya Jaringan Gas Indonesia. Jadi izinnya selama satu tahun untuk pengerjaan, " ungkap Erizal didampingi Plt Kabid Bina Marga Santi.

Diterangkan Erizal, meski pengerjaan perizinannya ada, namun para pekerja setelah mengali tanah itu harus diperbaiki, sehingga jalan tersebut tidak rusak dan berlubang. "Kita juga harapkan mereka harus menepati perjanjian. Karena dalam kesepakatan tu mereka juga menjaga agar jalan itu segera ditimbun kembali, sehingga tidak menganggu kelancaran arus lalulintas, " tutupnya. ***(dan).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai
- Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure
- Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS
- Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil
- Penjelasan Kasatpol PP Kampar Terkait Bentrok dengan Pengunjuk Rasa Tenaga RTK
- Unjuk Rasa Tenaga RTK Berakhir Ricuh, Dua Orang Dilarikan ke RSUD Bangkinang
- Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
- Halal bi Halal KBB,
Cerita Syamsudin Uti Ikuti Tiga Kali Pilkada Lalu Berujung Kesuksesan

- Doakan Selamat, Bupati Amril Tepung Tawari 230 JCH Bengkalis
- Portal KM 55 Ambruk,
Anggota Dewan Faizal Desak Dinas PUPR Turun Tangan

- UAS ke Pulau Bengkalis, Sejumlah Ruas Jalan akan Diberlakukan Satu Arah
- Melaut di Perbatasan, Kapal Nelayan di Bengkalis Wajib Miliki 'STNK'
- Korkot dan Fasilitator Program Kotaku Riau Jalani Pelatihan Sepekan
- RAPP Beri Bantuan 10 Motor KLX 150 CC untuk Korem/031 Wirabima
- Hasil Job Fit Tak Jelas, Pejabat Eselon II di Kuansing Tidak Efektif Bekerja
- Melalui Musda IV, Alaiddin Athory Terpilih Sebagai Ketua MUI Rohul
- Kembali Tuntut Haknya,
Tenaga RTK di Kampar Gelar Unjuk Rasa di Depan Rumah Bupati

- Kota Bengkalis Diprogramkan Sebagai Kota Sehat
- Polres Dumai Bentuk Satgas Premanisme
- Syukuran HUT ke-72 Bhayangkara, Kapolres Kampar Tayangkan Cuplikan Film '22 Menit'


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com