Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 28 Juli 2017 17:48
Bulog Tambah Pasokan Gula ke Riau

Jum’at, 28 Juli 2017 17:47
Kapolres Turun ke Lokasi,
Dua Peti Kemas yang Ditemukan di Laut Berisi Terigu


Jum’at, 28 Juli 2017 17:43
Disdagperin dan Hiswana Bengkalis Bahas 5 Isu Penting Distribusi Elpiji 3 Kg

Jum’at, 28 Juli 2017 17:35
Puncak Jambore PKK,
Ketua TP PKK Inhil Harapkan Kader Berinovasi Mengembangkan Kualitas


Jum’at, 28 Juli 2017 17:20
PT Nagamas Klaim Kesalahan Teknis Penyebab CPO Tumpah

Jum’at, 28 Juli 2017 16:54
Bupati Harris Buka Kejuaran Menembak Bupati Pelalawan Cup 2017

Jum’at, 28 Juli 2017 16:49
Warung  Koffie Batavia Resmi Hadir di Pekanbaru

Jum’at, 28 Juli 2017 16:46
Satpol PP Pekanbaru Segel Dua Tower Ilegal

Jum’at, 28 Juli 2017 16:36
Satu Pria dan Narkoba Diamankan,
Baliview Luxury Hotel and Resto Pekanbaru Digerebek Polisi


Jum’at, 28 Juli 2017 16:29
Puluhan Ton CPO Milik PT Nagamas Palm Oil Cemari Laut Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 17 Juli 2017 20:45
Mendagri Akui Pencetakan e-KTP Belum Maksimal

Mendagri sebut baru 27 persen blangko e-KTP tercetak dari yang telah didistribusikan. Pemerintah daerah diminta untuk ikut lakukan pengawasan.

Riauterkini-JAKARTA- Pelayanan pencetakan fisik KTP elektronik dinilai masih belum maksimal. Dari 5.985.000 keping blanko yang sudah didistribusikan ke daerah, baru 27 persen yang terpakai sehingga masih tersisa 4.368.083 keping yang belum dicetak.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta agar pemerintah daerah, khususnya kabupaten/kota lebih mengoptimalkan kinerjanya. Bila ada masalah, sebaiknya langsung berkordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

"Blanko KTP el sudah didistribusikan ke seluruh Indonesia sejak April 2017 sebanyak 5.985.000 keping. Sementara itu baru 27 persen atau sebanyak 1.616.917 keping blanko yang terpakai," kata Tjahjo di Jakarta, Senin (17/7/17).

Ditjen Dukcapil Kemendagri, kata Tjahjo juga telah meminta pemerintah provinsi untuk selalu memonitor perkembangan pencetakan KTP elektronik di tingkat kabupaten/kota sehingga pencetakan bisa berjalan lancar.

Target Kemendagri pada Oktober 2017, kata Tjahjo sisa lebih kurang 7 juta warga negara Indonesia sudah memiliki KTP elektronik. Maka dari itu, ia berharap pada partisipasi masyarakat untuk bersedia merekam data kependudukannya.

"Pelayanan dukcapil di seluruh Pemda kabupaten/kota se-Indonesia juga tentu akan mempercepat selesainya perekaman data KTP bagi WNI," ungkapnya.

Sebelumnya, pencetakan di daerah sampai dengan tanggal 16 Juli 2017 sejumlah 1.616.917 keping atau baru 27 persen blanko terpakai. Data di Kemendagri, masih ada 4.368.083 keping blanko di daerah dan 1 juta blanko di Dukcapil Kemendagri.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
angeltan
Ayo Segera Bergabung Bersama KamiBandar Sabung Ayam Online Terbesar Di indonesiaDapatkan Promo Terbaik Hanya DisiniLivechat : www(titik)bolavita(titik)co / www(titik)ayamjago(titik)netBBM : D8C363CA (NEW) / BBM : BOLAVITA

saniabolavita
PROMO MERDEKA DI BULAN AGUSTUS 2017 Bonus Freebets dari tanggal 16 - 18 Agustus 2017 BONUS 100rb untuk anda DAPATKAN SEKARANG JUGA BBM : D8C363CA WA : 0813-7705-5002


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Kapolres Turun ke Lokasi,
Dua Peti Kemas yang Ditemukan di Laut Berisi Terigu

- Bupati Harris Buka Kejuaran Menembak Bupati Pelalawan Cup 2017
- Satpol PP Pekanbaru Segel Dua Tower Ilegal
- Seorang IRT di Pekanbaru Motornya Dirampas Begal
- Pemerasan dalam Jabatan Mantan Kadisdik Pelalawan,
Pengadilan Tipikor Segera Kirim Berkas Banding Perkara

- September, 15 Mesin PLN Bakal Penuhi Daya Listrik di Bengkalis
- Masyarakat Rohul Keluhkan Minimnya Pelayanan Desa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.164.247
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com