Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Januari 2018 15:12
Pilgubri 2018, Airlangga Yakin Pasangan AYO Bisa Raup 40 Persen Suara

Ahad, 21 Januari 2018 15:00
Spesialis Curat Tower Operator Selular di Duri Tertangkap Warga

Ahad, 21 Januari 2018 14:51
Ditanya Dukung AYO, M Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:43
Ditanya Dukung AYO, Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:22
Jual Sabu, Seorang Warga Reteh, Inhil Ditangkap Polisi

Ahad, 21 Januari 2018 14:18
Jadi Dewan Penasihat Timses Firdaus-Rusli, Syamsurizal Mundur dari PAN

Ahad, 21 Januari 2018 12:21
Dukung Pengamanan Pilkada, Bupati Inhil Himbau Masyarakat Hindari Isu SARA

Ahad, 21 Januari 2018 11:09
Orasi di Deklarasi, AYO Klaim Pondasi Ekonomi dan Insfrasruktur Membaik, Tinggal Melanjutkan

Ahad, 21 Januari 2018 10:21
Dideklarasikan Airlangga Sebut AYO Paling Layak Lanjutkan Pimpin Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 20:34
Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 17 Juli 2017 20:45
Mendagri Akui Pencetakan e-KTP Belum Maksimal

Mendagri sebut baru 27 persen blangko e-KTP tercetak dari yang telah didistribusikan. Pemerintah daerah diminta untuk ikut lakukan pengawasan.

Riauterkini-JAKARTA- Pelayanan pencetakan fisik KTP elektronik dinilai masih belum maksimal. Dari 5.985.000 keping blanko yang sudah didistribusikan ke daerah, baru 27 persen yang terpakai sehingga masih tersisa 4.368.083 keping yang belum dicetak.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta agar pemerintah daerah, khususnya kabupaten/kota lebih mengoptimalkan kinerjanya. Bila ada masalah, sebaiknya langsung berkordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

"Blanko KTP el sudah didistribusikan ke seluruh Indonesia sejak April 2017 sebanyak 5.985.000 keping. Sementara itu baru 27 persen atau sebanyak 1.616.917 keping blanko yang terpakai," kata Tjahjo di Jakarta, Senin (17/7/17).

Ditjen Dukcapil Kemendagri, kata Tjahjo juga telah meminta pemerintah provinsi untuk selalu memonitor perkembangan pencetakan KTP elektronik di tingkat kabupaten/kota sehingga pencetakan bisa berjalan lancar.

Target Kemendagri pada Oktober 2017, kata Tjahjo sisa lebih kurang 7 juta warga negara Indonesia sudah memiliki KTP elektronik. Maka dari itu, ia berharap pada partisipasi masyarakat untuk bersedia merekam data kependudukannya.

"Pelayanan dukcapil di seluruh Pemda kabupaten/kota se-Indonesia juga tentu akan mempercepat selesainya perekaman data KTP bagi WNI," ungkapnya.

Sebelumnya, pencetakan di daerah sampai dengan tanggal 16 Juli 2017 sejumlah 1.616.917 keping atau baru 27 persen blanko terpakai. Data di Kemendagri, masih ada 4.368.083 keping blanko di daerah dan 1 juta blanko di Dukcapil Kemendagri.***(jor)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Luncurkan Album Perdana Identity,
Band Asal Pekanbaru SABI Targetkan Prestasi Nasional dan Internasional

- HUT ke-68, ‎Imigrasi Bengkalis Goro Bersihkan dan Cat Museum
- Malam ini, DKKM Gelar Pentas Seni Perdana di Alun-alun Kota Selatpanjang
- Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara
- Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar
- Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik
- Pergi ke Luar Negeri, Kepala Daerah Harus Izin Kemendagri
- Bupati Launching Program Migrasi Listrik Prabayar 100 Persen di Inhil
- Lalai Kembalikan Mobil Dinas,
Sekdako Akan Beri SP Sekwan Pekanbaru

- Dewan Nilai Target PAD Sektor Pajak Pemprov Riau Rendah
- Sukseskan Program 'Jaksa Menyapa', Kejari Rohul Gandeng RRI Pekanbaru dan Radio Lima Luhak
- Pemko Dumai Sambut Baik Pengoperasian Roro Dumai-Malaysia
- Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan
- Mulai Dilelang, Dua Fly Over di Jalan Soeta Ditargetkan Tuntas Akhir 2018
- Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya
- ‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018
- Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen
- Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM
- Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri

- ‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.234.65.78
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com