|
|
| |
Senin, 2 April 2012 17:36 Wabup Siak Buka Pelatihan Deteksi Sosial dan Politik Dini
Riauterkini-MINAS- Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri, Senin (2/4/12) membuka
Pelatihan Deteksi Dini Masalah Sosial Politik di salahsatu hotel di Kecamatan Minas.
Acara tersebut diikuti 40 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Siak. Dan acara tersebut dipelopori Kantor Kesbag, Politik dan Linmas
Kabupaten Siak.
Dikatakan Wabup Alfedri bahwa pemerintah dan masyarakat harus mampu menciptakan
formula-formula dalam bentuk program dan kebijakan dalam rangka mencapai stabilitas
atau harmonisasi ditengah-tengah kehidupan masyarakat. Selain itu mampu berfikir
positif dan dapat melakukan kebijakan yang prepfentif, dan juga dapat meciptakan
Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerds, terampil, dan profesional.
“kita perlu mengupayakan antisipasi atau melakukan kebijakan yang bersifat
prefentif. Yang perlu kita persiapkan adalah melahirkan sumber daya manusia yang
cerdas, terampil dan professional dalam mengamati, mencermati, meramalkan dan
mencari solusi-solusi yang tepat serta akurat terhadap masalah social dan politik
serta trantibmas yang
telah terjadi atau bakal terjadi,” ujar Wabup Alfedri.
Selain itu disebutkan bahwa baik kegiatan pelatihan ini dan mengharapkan mampu
melahirkan aparatur-aparatur yang terampil dan professional yang mampu melakukan
deteksi dini terhadap permasalahan social politik dan trantibmas, termasuk yang akan
mengganggu stabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Diungkapkan wabup seiring perjalanan kabupaten Siak masih terdapat beberapa
persoalan seperti terdapatnya daerah-daerah terisolir yang belum dapat terjangkau
dengan cepat, belum lancarnya akses menuju kawasan strategis, masih terbatasnya
akses informasi, terbatasnya infrastruktur sebagai sarana penghubung antar daerah
serta masih terbatasnya jaringan transportasi. Hal ini tentu saja mengakibatkan
kontrol efektif pemerintah terhadap wilayah pemerintahan.
“Namundemikian pemerintah berupaya keras memacu pembangunan untuk mewujudkan
kesejahteraan rakyat, “ tegas Alfedri disamping yang harus dicermati adalah kondisi
dan letak geografis kabupaten Siak yang berbatasan dengan kabupaten/kota lain.
“potensi-potensi terjadinya permasalahan tersebut akan berdampak pada kerawanan
stabilitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan,” tambahnya.
Sementara itu Kakan Kesbangpolinmas Kabupaten Siak Yurnalis, mengutarakan sejumlah
persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat bias bermuara pada konflik.
“potensi konflik ini bisa pula berpengaruh terhadap harmonisasi kerukunan hidup
masyarakat, termasuk eksistensid dan kewibawaan pemerintah daerah,”
ungkapnya.***(rls/vila)
|
| |
|