VISI PEMBANGUNAN KABUPATEN SIAK TAHUN 2005-2025 : Pusat Budaya Melayu di Riau yang Didukung Oleh Agribisnis, Agroindustri dan Pariwisata yang Maju dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis dan Sejahtera pada Tahun 2025; VISI JANGKA MENENGAH KABUPATEN SIAK TAHUN 2006-2011 : Terwujudnya Kesejahteraan Rakyat yang Lebih Merata dan Terbentuknya Landasan yang Kuat Menuju Kabupaten Siak Sebagai Pusat Budaya Melayu di Riau yang Didukung Agribisnis, Agroindustri dan Pariwisata yang Maju
BERITA LAINNYA

15/06/2017 17:18
Tinjau Aliran Sungai Perawang,
Wabup Siak Minta Normalisasi Sungai dan Turunkan Lock Arm

14/06/2017 22:05
Bupati Siak Lantik Camat Minas

12/06/2017 22:47
Di Hadapan Seribuan Masyarakat Mandau,
Syamsuar Ungkap Keberhasilan Siak dan Siap Membangun Riau Lebih Baik

12/06/2017 19:01
Untuk ke-6 Kalinya, Pemkab Siak Kembali Raih WTP dari BPK

6/06/2017 12:54
Pengajuan Bankeu Guru Honor Pemkab Siak Tinggal Diteken Bupati

1/06/2017 19:42
Safari Ramadhan,
Bupati Siak Ajak Masyarakat Kembangkan Budidaya Ikan Lele

31/05/2017 17:02
Safari Ramadhan,
Wabup Alfedri Uraikan Keberhasilan Pemkab Siak

30/05/2017 12:06
Bupati Siak Harapkan BUMKam Lebih Diperdayakan

29/05/2017 17:45
Diselenggarakan Kemendikbud,
"Sultan Syarif Kasim II Sang Republikan" Masuk 30 Besar Lomba LKAS 2017

26/05/2017 19:23
Dinas PU Tarukim Bantah SPAM Siak Macet

24/05/2017 17:35
Objek Wisata Baru, Siak Punya Taman Rusa Hutan Liar

21/05/2017 22:37
Ketiga Kali,
Bupati Siak Terima Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

15/05/2017 20:10
Masuk Daftar Kota Pusaka se-Indonesia,
Dinas PU Tarukim Siak Ikuti Workshop Kemen PUPR di Jakarta

15/05/2017 07:51
Wujudkan Tri Darma, Umri Sepakati Kerjasama dengan Pemkab Siak

12/05/2017 09:57
Termasuk 2 Asisten, 24 Pejabat Lolos Asessment Merebutkan 5 Jabatan OPD Pemkab Siak

Rabu, 29 Pebruari 2012 20:44
Kemendagri Apresiasi Penerapan PATEN di Siak

Riauterkini-SIAK- Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melalui Direktorat Jenderal Pemerintah Umum (PUM) A Sirajuddin Nonci memberikan apresiasi kepada Bupati Siak Syamsuar karena berhasil dalam penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN).

Wujud dari apresiasi dan penghargaan itu, pemerintah pusat mengundang Bupati Siak Syamsuar MSi menjadi pembicara pada rapat fasilitasi penyelenggaraan PATEN di Hotel Orchadz, Mangga Dua Jakarta, Selasa (28/2/12).

Penerapan PATEN di SIak dimulai di kantor Kecamatan Tulang, pada 16 Januari 2012 lalu. Dalam pidatonya, Sirojudin secara langsung memberikan apresiasi khusus atas kebijakan pemerintah Kabupaten Siak untuk menyelenggarakan PATEN di daerahnya.

Kemendagri menilai Pemkab Siak mampu meningkatkan percepatan pelayanan masyarakat sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus merupakan pintu masuk bagi percepatan reformasi birokrasi di daerah.

"Kita harus berikan apresiasi kepada Pak Syamsuar atas keberaniannya untuk segera menerapkan PATEN didaerahnya. Siap atau tidak siap hal ini tetap harus dilaksanakan. Dan itu sudah dilakukan oleh pak Syamsuar dalam rangka untuk memudahkan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Jadi setiap bentuk pelayanan ini harus selesai hanya di tingkat kecamatan," ungkap Sirojudin.

Sementara itu, Bupati Siak Syamsur mengemukakan pelaksanaan PATEN merupakan bagian terpenting penterjemahan Visi Siak yang ingin mewujudkan pelayanan publik terbaik di Provinsi Riau. Selain itu juga dikarenakan karena kondisi geografis wilayah kecamatan dan letak pemukiman masyarakat dengan ibu kota kabupaten, termasuk keluhan pelayanan yang disampaikan oleh masyarakat.

"Melihat dari berbagai persoalan peningkatan pelayanan bagi masyarakat, kami memiliki niat dan mengingkan optimalisasi pelayanan. Dan saya juga menargetkan selambat-lambatnya pada akhir Desember 2011 sudah bisa dilaksanakan. Dan alhamdulillah hal itu bisa kita lakukan," ungkapnya.

Bupati Syamsuar juga menjelaskan berbagai persiapan yang meliputi aspek hukum penyelenggaraan PATEN, aspek teknis dan non teknis serta meliputi petugas teknis yang melakukan pelayanan. Berdasarkan Perbup No 1 Tahun 2004 tentang pelimpahan sebagian kewenangan bupati kepada camat yang kemudian dilakukan revisi melalui Perbup No 02 tahun 2010 tentang perizinan KPTSP Kabupaten Siak. Dan kemudian dituangkan dalam Peraturan Bupati Siak Nomor 42 tahun 2011 tentang pelimpahan sebagian kewenangan bupati kepada camat untuk melaksanakan urusan pemerintah daerah.

Pelimpahan ini menghasilkan 8 aspek utama yakni 74 aspek perizinan, 25 aspek rekomendasi, 10 aspek koordinasi, 16 aspek pembinaan, 29 aspek pengawasan, 36 aspek fasilitas, 5 aspek penetapan dan 23 aspek penyelenggaraan. Pemerintah kabupaten Siak tutur bupati, juga memberikan nomor pusat pelayanan untuk menyampaikan keluhan yang meyangkut pelayanan terkait penerapan PATEN.

"Alhamdulillah kami lengkapi dengan tempat serta nomor pusat pelayanan pengaduan. Dan sampai saat ini kita belum menerima SMS atau informasi tentang keluhan masyarakat menyangkut pelayanan ini," ungkap Syamsuar. ***(rls/vila)


Home  |  www.siakkab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN SIAK © 2011