| |
Rabu, 1 Agustus 2012 17:02 Maghdalisni Achmad Dilantik Pimpin PMI Rohul 2012-2017
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Maghdalisni Achmad, resmi dilantik
sebagai Ketua Cabang Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Rokan Hulu
bersama sepuluh pengurus lain untuk masa bhakti 2012-2017.
Ia dilantik bersama 10 pengurus lain oleh Pembina PMI Rohul Achmad,
juga Bupati Rohul di Hotel Sapadia Pasirpangaraian, Rabu (1/8/12).
Maghdalisni optimis persediaan darah di Rohul akan mencukupi jika
telah memiliki markas sendiri. Dia sangat berharap, Pemkab membantu
untuk membangun markas PMI.
Maghdalisni mengaku pada pengurusan masa bhakti 2007-2012 lalu, akibat
pesatnya pertumbuhan penduduk mempengaruhi isu ketersediaan darah,
penanggulangan bencana, dan permasalahan HIV/ AIDS, serta Narkotika,
masih menjadi masalah dan tantangan yang harus dijawab PMI
Rohul.
Kedepan, PMI Rohul, katanya akan realisasi sejumlah program, yakni
konsolidasi organisasi, sosialisasi transpusi darah, penambahan dan
peningkatan kemampuan relawan, penyediaan sarana dan prasarana
penanggulangan bencana, serta pembinaan dan pelatihan Korps sukarela
(KSR), Palang Merah Remaja (PMR), dan tenaga sukarela (TSR).
Masih kurangnya persediaan darah, menyebabkan rumah sakit di Rohul
sering minta persediaan darah dari PMI Kampar atau Pekanbaru, hal ini
disebabkan kurangnya antusias masyarakat mendonorkan darah, dan belum
adanya markas PMI Rohul.
“Selama ini PMI masih menumpang di RSUD Pasirpangaraian, sementara
para pendonor enggan kesana. Jika sudah ada markas sendiri, kita yakin
banyak pendonor yang bersedia mendonorkan darahnya,” optimis
Maghdalisni, juga Ketua Tim Penggerak PKK Rohul menjawab
riauterkini.com, Rabu.
Sembilan tahun berdiri, PMI Rohul telah berhasil merekrut keanggotaan
mencapai 2.270 orang, meliputi 11 pengurus kabupaten, 114 orang
pengurus di 16 kecamatan, 8 orang TSR, 75 orang KSR, 32 orang pembina
PMR, dan sekitar 2.000 orang merupakan anggota PMR Rohul.
“Dilihat dari komposisi keanggotaan, diperkirakan 95 persen anggota
PMI Rohul berada pada komposisi relawan muda PMI, yakni dari PMR,”
ungkapnya.
Mash di tempat sama, Pembina PMI Rohul, Achmad, menuturkan, Pemkab
Rohul telah anggarkan dana dari APBD Rohul Tahun Anggaran 2012 antara
Rp1,3 miliar sampai Rp1,5 miliar untuk untuk membangun markas PMI
Rohul.
Sesuai rencana, markas PMI Rohul akan dibangun di kawasan water front
city, tepatnya di tepian Sungai Batang Lubuh Pasirpangaraian yang
bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat, apalagi dekat dengan
keramaian.
“Dana sudah kita anggarkan dari APBD Rohul tahun ini dan sekarang
masih dalam tahap lelang,” terang Achmad.
Nantinya, markas PMI Rohul akan lengkapi bank darah, kendaraan
operasional roda empat, ambulance, dan lainnya. Menurutnya, bank darah
dibutuhkan, sebab darah terbilang sensitif terhadap suhu, sehingga
mesti memiliki tempat khusus.
“Jika sudah ada bank darah, melalui PMI Rohul kita berharap kesadaran
masyarakat untuk mendonorkan darahnya terbangun,” harapnya.***(zal)
| | | |