| |
Jum’at, 20 Juli 2012 20:35 Ribuan Warga Rohul Ramaikan Tradisi "Potang Bolimau"
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Tradisi “Potang Balimau” di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang biasa dilakukan sehari menjelang Ramadhan setiap tahun berpotensi menarik wisatawan. Seperti tahun sebelumnya, ribuan masyarakat padati Sungai Batang Lubuh Pasirpangaraian, Jumat sore (20/7/12).
Menurut Bupati Rohul Achmad, agar wisatawan tertarik dengan tradisi Melayu, para pengambil sponsor mesti memiliki ide brilian dalam menggunakan momen tersebut hingga dapat menjadi objek wisata.
Dimana-mana hal ini sudah tradisi, seperti di Rohul namanya Potang Balimau, di Kabupaten Kampar bernama Balimau Kasai, dan di Kota Pekanbaru Petang Megang.
“Saya rasa itu sudah tradisi di seluruh daerah Melayu, sebab sudah menjadi tradisi turun temurun, hanya tinggal kita yang memolesnya dan dibantu media massa,” terang Bupati Achmad di sela-sela Potang Magang di Dusun Nogori, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Jumat sore.
Pada sambutannya, Bupati Achmad mengatakan tradisi Potang Balimau
hanya merupakan bentuk tradisi turun temurun, yakni memiliki makna untuk men-sucikan diri dengan harum-haruman seperti jeruk, bunga pinang, dan lainnya.
Orang nomor satu di Rohul ini menghimbau seluruh elemen masyarakat tidak melulu ikut meramaikan Potang Balimau, namun harus ikut melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh.
Dari pantauan riauterkini.com, Potang Magang di Sungai Batang Lubuh
Pasirpangaraian, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ramai
oleh masyarakat dari segala usia, namun sayangnya kegiatan bersifat
monoton.
Masyarakat Pasirpangaraian dan sekitarnya melebur di aliran sungai
yang penuh sejarah dan sebagai saksi terbentuknya Kabupaten Rohul pada
1999 silam yang dimekarkan dari Kabupaten Kampar, Riau.
Pada acara ritual adat dan agamis dalam menyambut Ramadhan, turut
dihadiri Sekda Rohul Damri, Wakapolres Kompol Arsyad Siregar,
Kakankemenag Achmad Supardi Hasibuan, Ketua TP PKK Rohul Maghdalisni
Achmad, Ketua Pengadilan Agama, Ketua IPHI Rohul, seluruh kepala
satuan kerja, Camat Rambah Arie Gunadi, seluruh kepala desa, tokoh
masyarakat, dan diramaikan ribuan masyarakat.
Sementara, di lain pihak, Wakil Bupati Rohul Hafith Syukri memenuhi
undangan acara sama di Kecamatan Kepenuhan, sehingga tidak bisa
berbaur dengan pejabat lain.
Potang Balimau setiap tahunnya, masyarakat di 16 kecamatan di Rohul
menggelar hal sama. Seperti Balimau Cano di Ujungbatu, masyarakat
Ujungbatu berkumpul di Jembatan Sungai Rokan. Di kecamatan lain,
masyarakat juga menggunakan aliran sungai untuk mandi bersama, dalam
menyambut bulan puasa.
Sebelumnya, dalam tausiahnya, Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi
Hasibuan, memaparkan manfaat berpuasa. Dia nyatakan puasa wajib
dilaksanakan Umat Islam. Dari segi lain, katanya berpuasa selama
sebulan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh.***(zal)
Teks Foto : (atas) Masyarakat segala usia meramaikan Potang Balimau di Sungai Batang Lubuh Pasirpangaraian. Biasanya mereka mandi dan bermain menjelang masuknya Bulan Ramadhan. (bawah) Bupati Achmad memandikan sejumlah anak yatim pada acara Potang Balimau yang telah menjadi tradisi di “Negeri Seribu Suluk” ini.
| | | |