| |
Rabu, 18 Juli 2012 20:09 Empat Kepala Daerah di Riau Terima Penghargaan P2BN 2010 dari Presiden
Riauterkini-JAKARTA- Empat kabupaten dan kota di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kampar, Rokan Hilir (Rohil), Kota Dumai, dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Rabu (18/7/12), menerima penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) 2010 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Namun penghargaan atas komitmen kepala daerah dalam peningkatan produksi beras di daerah sehingga tercapai 5 persen lebih setahun itu diberikan Wakil Presiden (Wapres) Boediono melalui acara resmi di Grandmall Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.
Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Holtukultura Rohul, Mubrizal yang ikut hadir dalam pemberian penghargaan itu, mengatakan, penghargaan diterima Bupati Rohul Achmad dari pemerintah
Pusat. Katanya, penghargaan ketiga kalinya atas komitmen dan kebijakan dalam meningkatkan produksi beras di wilayah kerjanya.
Pada 2010 lalu, katanya Kabupaten Rohul telah berhasil meningkatkan produksi beras sekitar 24,95 persen, sehingga Kabupaten Rohul berhak menerima penghargaan ketiga kalinya dari pemerintah pusat tahun ini.
Penghargaan sama, ungkap Mubrizal, pernah diterima Bupati Achmad, seperti pada 2007 dan 2008. Pada 2010, diakuinya peningkatan produksi padi di Rohul telah mencapai 9.000 ton.
“Peningkatan produksi beras adalah untuk mencapai target program swasembada beras tahun 2013 mendatang. Peningkatan produksi beras kita mesti diatas 10.000 ton. Untuk data peningkatan produksi beras tahun ini, kita masih menunggu data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Rohul yang menjadi bahan acuan pemerintah pusat,” ungkapnya via sambungan telepon, Rabu.
Saat menerima penghargaan P2BN dari Wapres Boediono, bupati didampingi Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Rohul Sri Hardono. Melalui telepon, Sri Hardono mengaku penghargaan itu karena faktor peningkatan produksi beras, dari upaya peningkatan tanaman padi masyarakat, bantuan benih unggul, pelayanan teknologi tepat guna, serta tidak ada pengganggu tanaman.
Sri mengaku komit untuk peningkatan produksi beras di Rohul setiap tahun dalam mencapai target swa sembada beras 2013 mendatang. “Kita berterima kasih atas komitmen bupati dalam peningkatan produksi beras serta perannya memajukan pertanian di Rohul,” katanya.***(zal)
| | | |