| |
Rabu, 4 Juli 2012 21:32 Riau Masih Kekurangan Petugas Lapangan KB
Riauterkini-BONAIDARUSSALAM- Kepala Badan Koordinasi Keluarga
Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, Endang Murniati, mengaku
masih kekurangan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk
men-sosialisasikan program KB kepada masyarakat di pedesaan.
PLKB di Provinsi Riau, jelas Endang, masih berbanding 1:6 atau satu
petugas menangani enam desa. Dari sekitar 600 desa, Provinsi Riau baru
memiliki sekitar seratus petugas penyuluh KB.
“Idealnya, seharusnya petugas lapangan ada di setiap desa, sebab
program KB tidak sama dengan kesehatan. Jika orang sakit tanpa disuruh
bisa datang ke rumah sakit atau Puskesmas, sementara masyarakat yang
akan ber-KB mesti dimotivasi dulu,” terang Endang, menjawab
riauterkini.com, usai Pencanangan Bhakti Sosial TNI KB-Kes 2012, di
Kantor Camat Bonaidarussalam, Rabu (4/7/12).
Jika tidak ada motivasi, kata Endang, program KB tidak akan berjalan
maksimal. “Motivasi ini lah yang belum ada, petugas penyuluh di SKPD
di kabupaten masih terbatas sejak pemekaran wilayah. PLKB yang ada
dulu, sekarang pangkatnya sudah tinggi-tinggi, seperti menjadi camat
atau sekdes,” ungkapnya.
Endang menyarankan, seluruh kepala daerah di Provinsi Riau, termasuk
Bupati Rohul Achmad, untuk mengajukan formasi PLKB ke Kemenpan
Reformasi dan Birokrasi RI, sementara BKKBN Pusat akan
mengawalnya.
“Petugas penyuluh merupakan ujung tombak penting. Memang Indonesia
masih kekurangan PLKB. Daerah ada menyediakan biaya untuk beberapa
tenaga kontrak, tapi karena mereka tenaga lepas itu belum maksimal,”
katanya.
Data BKKBN Provinsi Riau, setiap PLKB masih berbanding 1:6, sehingga
masih sukar men-sosialisasikan program KB kepada masyarakat di
pedesaan apalagi wilayah desa sangat luas. “Sebab itu lah BKKBN
menggandeng TNI. Mereka memberdayakan Babinsa di pedesaan sebagai
petugas penyuluh KB, sebab mereka ini lebih dekat dengan masyarakat,”
jelasnya.
Asisten Ekonomi Pembanganan, Syaiful Bahri, mengatakan, peserta
program KB pada acara Pencanangan Bhakti Sosial TNI KB-Kes kerjasama
antara BKKBN Provinsi Riau dengan Kodim 0313 KPR ada sekitar 43 orang,
meliputi peserta KB Pil 6 orang, IUD 8 orang, dan Implan sebanyak 29
orang.
Pada kegiatan yang diprakarsai BKKBN Provinsi Riau dengan Kodim 0313
KPR, serta Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
Rohul, turut dihadiri Asisten Pemerintahan, Asisten Kepegawaian,
sejumlah kepala satuan kerja, Camat Bonaidarussalam Taslim, serta
seluruh kepala desa di Bonaidarussalam.***(zal)
Teks Foto : Asisten Ekonomi Pembangunan Rohul, Syaiful Bahri, memukul gong tanda dimulainya pencanangan Baksos TNI KB-Kes di halaman Kantor Camat Bonaidarussalam, Rabu (4/7/12)
| | | |