| |
Sabtu, 12 Mei 2012 07:45 Tinjauan Staf Kemendagri, Rohul Berpeluang Tercepat Perekaman Data e-KTP se-Indonesia
Riauterkini PASIRPANGARAIAN- Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berpeluang sebagai daerah tercepat menyelesaikan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dari 300 kabupaten dan kota se-Indonesia tahap II. Saat ini, realisasi perekaman sekitar 60 persen dan masih teratas.
Direktur Penyelerasian Kebijakan Kependudukan Kementrian Dalam Negeri Amin Pulungan, juga Koordinator wilayah V (lima) program perekaman data e-KTP, turun ke sejumlah kecamatan di Rohul, melihat langsung pelaksanaan perekeman data e-KTP, Jumat (11/5/12).
Saat meninjau lima Kecamatan, Amin mengungkapkan realisasi perekaman data e-KTP membanggakan karena ada partisipasi Bupati, Wakil Bupati, sampai camat, kepala desa dan lurah, serta perangkatnya. Pun, Rohul dinilainya memiliki target, sasaran, strategi jelas, tegas, dan terkukur.
“Kita melihat keseriusan petugas, termasuk animo masyarakat cukup baik. Untuk e-KTP, Rohul berpeluang menjadi daerah tercepat secara nasional, apalagi jika realisasi perekaman terus dipertahankan meningkat,” jelas Amin, di sela-sela memantau perekeman data e-KTP di Kantor Rambah, Rambah Hilir, Rambahsamo, Ujungbatu, dan Kecamatan Tandun, bersama Kadisdukcapil Rohul Yusmar, Jumat.
Amin mengaku salut dan bangga dengan keikutsertaan aktif seluruh jajaran di Pemkab Rohul dalam men-sukseskan perekaman data e-KTP. Terbukti, dari kunjungan di lima kecamatan, dia melihat masyarakat cukup antusias.
Sementara, Wabup Rohul Hafith Syukri, mengaku realisasi program perekeman data e-KTP di Rohul yang telah mencapai 60 persen tidak ada “main mata”, namun tak terlepas dari komitmen Pemkab dan jajarannya campur tangan sampai aparat desa dan kelurahan.
“Dari tinjauan langsung, bisa dilihat apakah proses perekaman data e-KTP yang kita lakukan ada main mata, seperti tudingan tujuh kabupaten dan kota di Riau,” paparnya.
Menurutnya, realisasi di angka 60 persen karena ada komitmen bersama seluruh unsur dalam mensosialisasikan program Nasional tersebut kepada masyarakat.
“Tiap hari proses perekaman data kita monitor perkembangannya, termasuk setiap minggu ada evaluasi pencapaian, kendala yang dihadapi, dan target selanjutnya,” tambahnya.
Untuk mengejar realisasi 100 persen perekaman data e-KTP di 16 kecamatan, Wabup Hafith Syukri mengaku Disdukcapil telah ajukan untuk perekaman data secara offline di daerah yang terbatas sarana transportasinya, seperti di empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto, termasuk sejumlah desa di Bonaidarussalam dan Kecamatan Kuntodarussalam.***(zal)
| | | |