| |
Rabu, 9 Mei 2012 07:05 Bupati Rohul Buka Gerakat Gemas Koperasi se-Riau
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Menurut Bupati Rokan Hulu Achmad, peran
koperasi sangat menentukan arah kebijakan ekonomi masyarakat. Sebab itu
usaha masyarakat dari seluruh sektor bisa menggunakan koperasi sebagai
pilar per-ekonomian.
Hal itu dikatakan Bupati Achmad usai membuka Forum Koordinasi Kelembagaan
dalam rangka Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi (Gemaskop) se-Provinsi Riau,
di Hotel Sapadia Pasirpangaraian, Selasa (8/5/12).
Acara tingkat provinsi itu turut dihadiri Kadis Koperasi UKM Riau Raja
Indra Bangsawan, Kadis Koperasi dan UKM kabupaten dan kota se-Riau, dan
seluruh pengurus koperasi kabupaten dan kota.
“Koperasi perlu intervensi dari pemerintah, baik itu pemerintah pusat,
provinsi atau kabupaten dalam pemberdayaan. Jika komitmen dilakukan, yakin
lah akan sangat menentukan per-ekonomian masyarakat lebih baik jika semua
serius,” katanya.
Bupati bangga Rohul ditunjuk sebagai kabupaten penggerak koperasi di
Provinsi Riau. “Pelaku ekonomi melibatkan pemerintah, BUMN dan BUMD, baik
pelaku swasta dan ekonomi koperasi. Dari itu, setiap kabupaten dan kota
perlu komitmen menggerakkan koperasi, upaya meningkatkan ekonomi
masyarakat. Sektor ekonomi sangat cocok berdasarkan koperasi yang
berasaskan kekeluargaan dan sosial,” ujarnya.
Achmad mengaku, Pemerintah Kabupaten Rohul telah menerapkan gerakan
masyarakat sadar koperasi, salah satu bentuknya setiap usaha ekonomi
masyarakat menggunakan koperasi.Dimana setiap Satker, Sekolah dan
perusahaan sudah mendirikan koperasi dalam melakukan usaha.
“Satu komitmen Rohul telah ditetapkan sebagai kabupaten penggerak koperasi
2008 oleh Gubernur Riau,” ungkapnya.
Bupati, juga mantan Wakil Kepala Dinas Koperasi dan UKM Riau, berharap
seluruh koperasi mengikuti konsep Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebab
lembaga mikro tersebut telah diberikan pelatihan, seperti pelaporan
keuangan dan pengembangan usaha, serta simpan pinjam.
“Saya berharap koperasi memanfaatkan dana bergulir, tidak bantuan dari
APBN. Koperasi juga dapat memanfaatkan dana CSR perusahaan dan dana
bergulir Rp1,2 triliun untuk tambahan modal,” jelasnya.
Seluruh kepala desa dan camat dihimbau bupati bisa memberikan motivasi
serta pembinaan koperasi di daerah kerjanya sehingga peran koperasi
berjalan baik. “Kita berharap lagi, seluruh kabupaten dan kota di Riau
ditetapkan sebagai daerah penggerak koperasi,” katanya lagi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Riau Raja Indra Bangsawan, mengatakan
ditunjuknya Rohul sebagai tuan rumah acara Forum Koordinasi Kelembagaan
Gemaskop se-Riau, karena dianggap sebagai daerah pertama ditetapkan sebagai
Kabupaten penggerak koperasi 2008 silam.
Tambahnya, selain Rohul, ada tiga kabupaten di Riau yang akan ditetapkan
sebagai kabupaten penggerak koperasi. “Saat ini jumlah koperasi di Riau
yang masih aktif di Riau 5.313 koperasi,” jelasnya singkat.***(zal)
| | | |