VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


9/04/2015 10:11
Diikuti 496 Peserta dari 16 Kecamatan,
Pembukaan MTQ ke-15 Tingkat Rohul di Purna MTQ Riau Meriah

8/04/2015 17:49
30 Ribu Warga Rohul Ikut Ramaikan Pawai Taaruf Pembukaan MTQ ke-15

8/04/2015 16:58
Stand Pameran MTQ ke-15 Tingkat Rohul Sudah Dibuka untuk Umum

7/04/2015 15:03
Besok Dibuka, Persiapan MTQ ke-15 Tingkat Rohul sudah 90 Persen

7/04/2015 14:31
Pemkab Rohul Canangkan IBI KB-Kes 2015 di 16 Kecamatan

6/04/2015 06:53
Dibuka Plt Gubri, Rohul Tuan Rumah Rakornis Perkebunan se-Riau

2/04/2015 17:49
Bupati Rohul: Hafal Alquran, Lulusan SLTA Bisa Diterima Kuliah di 5 PT Ternama

31/03/2015 19:01
Bupati Achmad Pimpin Rapat Pemantapan MTQ ke-15 Rohul

30/03/2015 16:11
Flying School Dibuka Juli 2015,
Bupati Rohul Tinjau Bandara Tuanku Tambusai Pasirpangaraian

29/03/2015 14:51
Bupati Rohul Telah Serahkan Lakip 2014 dan Penja 2015 ke Menpan RB

27/03/2015 16:27
MTQ Rambah XV Dibuka Sekdakab Rohul,
Peserta Pawai Taaruf Macetkan Jalan di Pasirpangaraian

25/03/2015 14:20
Pengajian Bulanan di Sialang Jaya,
Sekdakab Rohul imbau Jemaah Suluk Bentengi Diri dari Paham ISIS

23/03/2015 13:51
Buka MTQ ke-15 Ujungbatu,
Antisipasi ISIS, Bupati Rohul Ajak Remaja Masjid Aktifkan Program

22/03/2015 13:44
Demi Fauzan D'Academy2, Pengunjung Car Free Night di Rohul Rela Hujan-hujanan

20/03/2015 19:54
63 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Rohul Dilantik

 
 
Kamis, 19 April 2012 14:55
Dikunjungi Anggota DPD RI,
Warga Talang Mamak Adukan Penyeronotan Lahan oleh PTPN V


Riauterkini -RENGAT-Warga Talang Mamak Indragiri Hulu (Inhu) kehilangan lahan hingga 480 hektar, hal ini diakibatkan hasil Kesepakatan masyarakat Talang Sungai Parit melalui koperasi perkebunan Kumbuh Lestari dengan PT Perkebunan Nusantara V pada tahun 2000, Kamís (19/4/12)

Masalah ini terungkap dalam dialog anggota DPD RI Intsiawati Ayus dan Abdul Gafar Usman di ruang rapat Bupati Inhu. Dialog yang dihadiri oleh wakil bupati Inhu Harman Harmaini dan camat se Inhu serta pimpinan SKPD ini dilaksanakan setelah anggota DPD RI asal Riau mendapatkan laporan dari warga Talang Sungai Parit yang kehilangan lahan KKPA mereka.

Dalam perjanjian pihak perusahaan bersedia menyediakan lahan KKPA untuk masyarakat seluas 680 hektar. namun telah 12 tahun berlalu, lahan untuk masyarakat yang di bangun oleh PT PN V hanya 200 hektar.

Dimana pada tahap awal hanya di realisasikan 145 hektar. Setelah perusahaan kembali di desak, pihak PTPN V bersedia kembali memberikan 55 hektar untuk masyarakat yang dikeluarkan dari HGU mereka. Namun hal itu penuh kejanggalan, karena menurut surat Badan Pertanahan Nasional (BPN) No 583/460-IX/2002, KKPA yang bisa di keluarkan seluas 185 hektar.

Namun sangat disayangkan, pihak BPN tidak hadir dalam pertemuan tersebut saat anggota DPD RI Intsiawati Ayus mempertanyakan kehadiran pihak BPN. “Kuncinya ada pada BPN, karena merekalah yang mengetahui peta kawasan tersebut, namun karena BPN tidak hadir, maka kita tidak dapat menentukan apapun," ujarnya.

Sementara itu pihak PTPN V melalui manager kebun Air Molek II Eri Mukhlis berdalih bahwa lahan KKPA untuk masyarakat tersebut tidak dapat sepenuhnya mereka berikan karena sebagian lahan masyarakat tersebut sudah masuk dalam kawasan HGU PT Inecda.

Namun pihaknya akan tetap komitmen dengan kesepakatan awal. “Secara umum tidak ada kerugian pada perusahaan jika melakukan KKPA, bahkan perusahaan siap untuk mengerjakan lahan masyarakat lainnya jika memang ada," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, DPD RI juga mendapatkan laporan dari camat Sei Lalak Solkan yang menyatakan, pada 2005 juga ada kesepakatan masyarakat desa Kelawat melalui KUD Indragiri Mahkota Gading dengan PTPN V, untuk pengolahan lahan seluas 1000 hektar yang ada di desa Kelawat dengan perjanjian pembagian 60-40.

Namun menurut Solkan, hingga saat ini setelah tujuh tahun dan sawit yang di tanam pihak PTPN V sudah ada yang di panen, namun kebun untuk masyarakat belum ada yang teralisasi. “Saat di tanyakan kepada PTPN V, jawaban mereka selalu menunggu rapat umum pemegang saham," jelasnya.

Seusai pertemuan diakhiri dengan penanda tanganan notulen, untuk kemudian akan dijadikan acuan dalam pertemuan antara DPD RI dengan direksi PTPN V pada tanggal 24 April 2012 di Pekanbaru. ***(guh)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012