VISI : Menjadikan Rokan Hulu Sebagai Kabupaten yang terbaik di Propinsi Riau Tahun 2016 dalam rangka menuju Visi Riau 2020


13/05/2013 18:10
RKPD Rohul 2014, Penuhi Infrastruktur dan Tumbuhkan Ekonomi

12/05/2013 16:23
Wabup Rohul Minta Jaga Kamtibmas Akibat Potensi Konflik dan KKPA

10/05/2013 16:51
6 Paket Multi Years sudah Berjalan,
Rohul Targetkan 22 Km Jalan Menjadi Jalur Hijau

10/05/2013 16:30
DW Kemenag Rohul Taja Pelatihan Home Industri

10/05/2013 14:05
Cegah Kanker Mulut Rahim,
DW Sub Dishutbun Rohul Gelar Sosialisasi Cara Hidup Sehat

7/05/2013 17:49
Pemkab Rohul Sosialisasikan UMK dan UMSSP 2013

7/05/2013 16:50
Tindakan Preventif Tanggulangi Konflik,
Pemkab Rohul Susun Pemetaan dan Deteksi Dini Konflik

7/05/2013 15:23
Kerjasama Disbudpar Riau dan Disbudpar Rohul,
Pengusaha Rumah Makan dan Hotel Ikuti Penyuluhan Sadar Wisata 2013

6/05/2013 18:14
Tampilkan Berbagai Potensi Daerah
Stand Rohul Juara Pertama di Dumai Expo 2013

6/05/2013 17:46
Rohul segera Bangun Terminal di Jalan Lingkar Pasirpangaraian

5/05/2013 18:04
Ribuan Warga Ikut Peringati 5 Tahun Wafatnya Ibunda Bupati Rohul

4/05/2013 16:40
Pemkab Rohul Gandeng Unisel Malaysia,
Ribuan Guru Rohul Ikuti Seminar Internasional Pendidikan

3/05/2013 14:14
Seratusan Pelajar Rohul Ikuti Ajang Prestasi Remaja 2013

2/05/2013 15:08
Peringatan Hardiknas 2013,
Pemkab Rohul Teken MoU dengan Tiga Universitas Ternama di Indonesia

1/05/2013 18:38
20 Perusahaan Rohul Terima Penghargaan K3 dari Menakertrans

 
 
Rabu, 28 Maret 2012 17:47
Buka Musrenbang 2012,
Bupati Rohul Minta Pembagian Kue APBD Riau Proporsional


Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu masih konsentrasikan pembangunan infrastruktur pada 2013 dikonsentrasikan di Ibukota Kabupaten yakni sebesar 60 persen.

Demikian dikatakan Bupati Rohul Achmad, usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten Rohul 2012, di Gedung Wanita Pasirpangaraian, Rabu (28/3/12).

Pada pembangunan 2013 mendatang, kata bupati masih seperti rencana pembangunan tahun sebelumnya. Pemkab Rohul akan konsentrasi meningkatkan bidang kebutuhan dasar masyarakat seperti peningkatan infrastruktur, memprioritaskan infrastruktur jalan, bidang kesehatan, pendidikan, dan air bersih.

“Bidang kebutuhan dasar masyarakat itu yang akan kita perluas dan dipertajam pada pembangunan tahun depan. Begitu juga pada bidang ekonomi kerakyatan, Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) akan kita tambah modalnya,” jelasnya kepada wartawan di Pasirpangaraian, Rabu.

Selain itu, pada bidang peternakan akan dilaksanakan program sejuta ekor sapi. Bidang tanaman pangan, direncanakan akan dibuka lahan cetak sawah baru sekitar 50.000 hektar. Kemudian pengembangan program KKPA untuk 7.500 Kepala Keluarga, menggunakan beberapa lahan di kecamatan yang bisa dikonversikan sebagai lahan perkebunan.

Upaya efesiensi anggaran APBD Rohul, Bupati Achmad berharap agar Pemerintah Provinsi Riau bersikap profesional dan proposional dalam menyesuaikan segala usulan untuk kebutuhan masyarakat Rohul. “Kita tahu Riau itu bukan Rohul, tapi kita minta asas keadilan, kepatutan dan kewajaran, dalam pembagian kue APBD Riau untuk Kabupaten Rohul,” katanya.

Melalui Kabid Sosial Budaya Pemrov Riau Tien Mastina, bupati sangat berharap provinsi prioritaskan pembangunan ruas-ruas jalan provinsi di Rohul yang rusak parah, termasuk peningkatan Bandara Tuanku Tambusai Pasirpangaraian, peningkatan irigasi dan perbaikan sawah, bantuan modal Bumdes, kesehatan, dan pada bidang pendidikan sangat diharapkan peran provinsi.

“Apalagi pada bidang pendidikan, kita masih membutuhkan dana untuk penyediaan peralatan sekolah pada proses mengubah pola sistem pendidikan 70 persen SMK dan 30 persen SMA. Termasuk untuk pelatihan para guru di Rohul sangat dibutuhkan dana besar, sehingga dibutuhkan sinergifias antara kabupaten, provinsi dan APBN,” terangnya.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nifzar, mengatakan yang dibahas pada Musrenbang tingkat kabupaten merupakan hasil Musrenbang di 16 kecamatan beberapa waktu lalu, hasil reses anggota DPRD, dan pokok-pokok pikiran Ketua DPRD.

Dari arahan Bupati Achmad, menurut Nifzar, Pemkab Rohul akan fokus tahap penyelesaian enam pilar pembangunan. “Ke enam ada sejak dari awal RPJM 2011, pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Jadi kita tinggal melakukan penajaman, memperdalam dan memperluas arti dari enam pilar, seperti peningkatan Sumber Daya Manusia, ekonimi masyararakat, ekonomi desa, peningkaan infrastruktur, dan peningkatan nilai-bilai budaya dana agama,” terangnya.

Upaya men-sinkronisasikan dengan rencana provinsi, katanya dari pembahasan itu, akan lakukan penajaman dari kelompok kerja, yaitu diselesaikan Bappeda Rohul melalui bidang teknis, dan diteruskan oleh bidang SKPD yang membawahi 16 kecamatan. “Kita akan lakukan penajaman dan sinergitas antara program satu dengan program lainnya,” katanya.

Penegasan dari Bappeda provinsi, akan di-inputkan dan disinkronkan melalui program dan kegiatan, baik itu yang didanai APBD Rohul, APBD Provinsi Riau, dan APBN Riau.

Realiasasi Musrenbang 2011 lalu, menurutnya telah terimplikasi dalam APBD 2012, namun karena keterbatasan anggaran dan melaui pengkajian skala prioritas. “Yang diakomodir adalah kebutuhan masyarakat, bukan keinginan masyarakat. Terutama untuk program sudah sangat mendesak, dan masalah terbatasnya anggaran,” ujarnya.

Nifzar berharap, apa yang telah diusulkan masyarakat, agar di-matchingkan SKPD, namun tetap mengarah pada enam pilar pembangunan. Porsi pembangunan sendiri lebih diprioritaskan pembenahan di Ibukota kabupaten, dan cukup menyedot anggaran.

“Jika pembangunan dirasa cukup, itu akan terus berkurang dengan sendirinya. Sehingga selesai pembenahan itu baru dilakukan pembangunan secara merata ke 16 kecamatan,” ungkapnya.

Pembangunan di Rohul sendiri, sekarang ini berbanding antara 60-65 persen di Ibukota kabupaten, dan antara 35-40 persen di pedesaan. “Ini dalam rangka menata Ibukota kabupaten lebih dulu dalam membangun infrastruktur jalan dan perkantoran, setelah itu mengarah ke masyarakat,” tambahnya.

Sementara, Kabid Sosial dan Budaya Provinsi Riau Tien Mastina, turut hadir pada Musrenbang tingkat Kabupaten Rohul 2012, mengatakan yang disampaikan Bupati Achmad merupakan program kebutuhan untuk masyarakat Rohul. “Sebaiknya usulan itu akan disinkronkan melalui koordinasi dengan provinsi. Itu akan kita bahas di tingkat provinsi dan dilakukan dengan sistem sharing budget,” terang Tien.

Katanya, ada beberapa program Provinsi Riau juga akan disinkronkan dengan program kabupaten, seperti pada bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Dalam revitalisasi, tidak ada lagi Musrenbang yang sampai dua hari dua malam seperti sebelumnya, sebab pada rapat Forum SKPD akan diefisienkan.

“Pada Musrenbang provinsi hanya dilakukan sehari saja. Kita hanya lakukan penajaman saja, sehingga ada efisien anggaran, waktu, dan pembahasan. Sebab sebelumnya ada pengkerucutan pada pra Musrenbang, kita hanya menyepakatinya saja,” tandasnya.***(zal)

 
 
Home  |  www.rokanhulu.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU © 2012