Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 17:57
Panwaslu Minta KPU Serius Tuntaskan Pengalihan Suara Caleg PAN di Pekanbaru

Kamis, 24 April 2014 17:52
Gubri Annas Resmikan Museum Thionghoa di TMII

Kamis, 24 April 2014 17:50
Rp1,726 Triliun, Akhirnya APBD Rohul 2014 Disahkan DPRD

Kamis, 24 April 2014 17:48
Korban Dugaan Penggelembungan Suara,
Seorang Caleg Incumben DPRD Pekanbaru Terjungkal


Kamis, 24 April 2014 17:35
Siapa Yusmar Yusuf?
Dampingi Gubri Menghadap Mendagri dan Kunker ke Jakarta


Kamis, 24 April 2014 17:30
Baru Enam Parpol yang Laporkan Dana Kampanye ke KPU Riau

Kamis, 24 April 2014 17:29
Harga Merosot, Petani Karet Diminta Tingkatkan Mutu Bokar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Mei 2013 19:38
Ditutup Mantan Kapolri Sutanto,
Riau Peringkat Ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013


Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013, dengan 2 medali emas dan 2 perungkut. Juara Umum diraih Kontingen Sumut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kontingen Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2013 dengan perolehan 2 medali emas dan 2 perunggu. Juara Umum diraih Kontingen Sumatera Utara (Sumut) dengan 9 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu.

Kejurnas Wushu Senior 2013 ditutup Dewan Pembina Wushu yang juga mantan Kepala Kepolisian RI (Polri) Jenderal (Purn) Sutanto di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis petang (30/5/13). Dalam sambutannya, Sutanto menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali.

"Bagi yang belum mendapatkan medali anggap lah ini sebagai sukses yang tertunda. Jangan putus asa. Selalu berlatih dan berlatih untuk yang lebih baik," tuturnya.

Sutanto mengaku sangat gembira setelah melihat perkembangan olahraga Wushu dari tahun ke tahun, terutama dalam kepemimpinan Ketua PB Wushu Indonesia Supandi Kusuma.

"Dibandingkan dengan olahraga lainnya. Wushu ini merupakan olahraga yang baru. Ia baru terbentuk pada 10 Nopember 1992. Tetapi melalui olahraga Wushu, Indonesia telah dikenal di pentas internasional melalui prestasi atlet-atletnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pengprov Wushu Indonesia (WI) Riau yang juga Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengaku sangat berbahagia karena atlet-atlet wushu Indonesia mampu memenuhi target.

"Alhamdulillah target 2 medali emas berhasil kita wujudkan. Kini berkat kerjasama atlet, pelatih, ofisial dan pengurus Wushu Riau. Ke depannya kita berharap prestasi pewushu-pewushu Riau lebih baik lagi," ucapnya.

Emas di hari ketiga ini dipersembahkan oleh Rolando Pardamua yang turun di nomor Sanda kelas 56 Kilogram (Kg). Di babak final yang berlangsung Kamis sore, Rolando mampu mengalahkan atlet DKI Jakarta Abdul Haris Sofyan dengan skor 2-0.

Sebelumnya, atlet Riau Fredy Wijaya juga telah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu untuk nomor Taolu. Satu medali perunggu lainnya disumbangkan oleh atlet baru Riau, Yogi Hizkia yang turun di nomor Sanda.***(son)

Teks Foto : Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengalungkan medali emas untuk Rolando Pardamua, peraih emas kedua bagi Kontingen Riau di Kejurnas Wushu Senior 2013.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Bengkalis Minta Cabor Renang Dipertandingkan di Porprov Inhu
- Tipu Janda, Personil Polda Riau Gadungan Ditangkap di Mandau
- Targetkan Juara Umum,
KONI Bengkalis Bentuk Tim Pemenangan Porprov Inhu

- Atlet FPTI Meranti Tampil di Kejurnas Sakai Climbing 2014
- Disaksikan Bupati Inhil,
Persih Unggul 1-0 atas Persisko Merangin Jambi

- 2.971 Generasi Muda Riau Mendaftar jadi Calon Bintara Polri
- Aklamasi, Syamsuddin Uti Dipercaya Pimpin KONI Inhil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.170.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com