Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 3 Mei 2016 15:20
Bank RiauKepri Lakukan Sunatan Massal di Baserah

Selasa, 3 Mei 2016 14:54
Bupati Bengkalis Terima Laporan Audit Terperinci LKPD 2015 dari BPK

Selasa, 3 Mei 2016 14:46
Mobil Box dan APV "Laga Kambing" di Tandun, 4 Orang Luka

Selasa, 3 Mei 2016 14:27
Tak Sesuai izin, Pemkab Rohul Tutup Salah Satu PKS di Batu Langka

Selasa, 3 Mei 2016 14:16
Diduga Dibunuh Cucunya,
Seorang Nenek di Ujungbatu Rohul Tewas dengan Kepala Terpenggal


Selasa, 5 April 2016 13:39
Pemko Pekanbaru Jadikan Pendidikan Skala Prioritas Pembangunan

Selasa, 3 Mei 2016 13:26
Setiap Bulan, Layanan Sembilan Bus TMP Besar Dievaluasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Mei 2013 19:38
Ditutup Mantan Kapolri Sutanto,
Riau Peringkat Ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013


Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013, dengan 2 medali emas dan 2 perungkut. Juara Umum diraih Kontingen Sumut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kontingen Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2013 dengan perolehan 2 medali emas dan 2 perunggu. Juara Umum diraih Kontingen Sumatera Utara (Sumut) dengan 9 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu.

Kejurnas Wushu Senior 2013 ditutup Dewan Pembina Wushu yang juga mantan Kepala Kepolisian RI (Polri) Jenderal (Purn) Sutanto di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis petang (30/5/13). Dalam sambutannya, Sutanto menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali.

"Bagi yang belum mendapatkan medali anggap lah ini sebagai sukses yang tertunda. Jangan putus asa. Selalu berlatih dan berlatih untuk yang lebih baik," tuturnya.

Sutanto mengaku sangat gembira setelah melihat perkembangan olahraga Wushu dari tahun ke tahun, terutama dalam kepemimpinan Ketua PB Wushu Indonesia Supandi Kusuma.

"Dibandingkan dengan olahraga lainnya. Wushu ini merupakan olahraga yang baru. Ia baru terbentuk pada 10 Nopember 1992. Tetapi melalui olahraga Wushu, Indonesia telah dikenal di pentas internasional melalui prestasi atlet-atletnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pengprov Wushu Indonesia (WI) Riau yang juga Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengaku sangat berbahagia karena atlet-atlet wushu Indonesia mampu memenuhi target.

"Alhamdulillah target 2 medali emas berhasil kita wujudkan. Kini berkat kerjasama atlet, pelatih, ofisial dan pengurus Wushu Riau. Ke depannya kita berharap prestasi pewushu-pewushu Riau lebih baik lagi," ucapnya.

Emas di hari ketiga ini dipersembahkan oleh Rolando Pardamua yang turun di nomor Sanda kelas 56 Kilogram (Kg). Di babak final yang berlangsung Kamis sore, Rolando mampu mengalahkan atlet DKI Jakarta Abdul Haris Sofyan dengan skor 2-0.

Sebelumnya, atlet Riau Fredy Wijaya juga telah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu untuk nomor Taolu. Satu medali perunggu lainnya disumbangkan oleh atlet baru Riau, Yogi Hizkia yang turun di nomor Sanda.***(son)

Teks Foto : Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengalungkan medali emas untuk Rolando Pardamua, peraih emas kedua bagi Kontingen Riau di Kejurnas Wushu Senior 2013.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Wahana Cup 2016 Kampar, Dubalang FC Melaju ke Final Lawan KNPI FC
- 319 Atlet Rohul Dilepas Ikuti Popda Riau 2016 di Pekanbaru
- Ramai Peminat,
Pendaftaran Pacu Jalur Uji Coba di Pangean, Kuansing Sudah Dibuka

- Penadah Motor Curian Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara
- Kuansing Targetkan 4 Besar di Popda Riau 2016
- Lomba Renang Internasional di Brunei Darussalam,
Putra Riau Ukir Prestasi dengan Raih Medali Perak

- 400 Pelajar di Bengkalis Ikuti Seleksi Popda 2016


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.125.101
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com