Untitled Document
Jumat, 27 Ramadhan 1435 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 25 Juli 2014 13:43
H-3, Truk Masih Memenuhi Jalan Raya di Duri

Jum’at, 25 Juli 2014 13:36
Azas Disparitas Diabaikan, Terpidana Korupsi BLK Siak Kecewa

Jum’at, 25 Juli 2014 13:34
Polsek Tebing Tinggi Amankan Ganja dan Pengedarnya

Jum’at, 25 Juli 2014 13:30
Dana Hibah Kemenag Rohul Rp3,18 Miliar Sudah Cair

Jum’at, 25 Juli 2014 10:54
Dumai Diselumuti Asap, Jumlah Titik Panas di Riau Capai 148

Jum’at, 25 Juli 2014 10:52
Pengusaha Pujasera O2 Santuni Anak Yatim di Meranti

Jum’at, 25 Juli 2014 07:58
Asap Mulai Menyengat di Nafas Warga Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Mei 2013 19:38
Ditutup Mantan Kapolri Sutanto,
Riau Peringkat Ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013


Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013, dengan 2 medali emas dan 2 perungkut. Juara Umum diraih Kontingen Sumut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kontingen Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2013 dengan perolehan 2 medali emas dan 2 perunggu. Juara Umum diraih Kontingen Sumatera Utara (Sumut) dengan 9 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu.

Kejurnas Wushu Senior 2013 ditutup Dewan Pembina Wushu yang juga mantan Kepala Kepolisian RI (Polri) Jenderal (Purn) Sutanto di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis petang (30/5/13). Dalam sambutannya, Sutanto menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali.

"Bagi yang belum mendapatkan medali anggap lah ini sebagai sukses yang tertunda. Jangan putus asa. Selalu berlatih dan berlatih untuk yang lebih baik," tuturnya.

Sutanto mengaku sangat gembira setelah melihat perkembangan olahraga Wushu dari tahun ke tahun, terutama dalam kepemimpinan Ketua PB Wushu Indonesia Supandi Kusuma.

"Dibandingkan dengan olahraga lainnya. Wushu ini merupakan olahraga yang baru. Ia baru terbentuk pada 10 Nopember 1992. Tetapi melalui olahraga Wushu, Indonesia telah dikenal di pentas internasional melalui prestasi atlet-atletnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pengprov Wushu Indonesia (WI) Riau yang juga Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengaku sangat berbahagia karena atlet-atlet wushu Indonesia mampu memenuhi target.

"Alhamdulillah target 2 medali emas berhasil kita wujudkan. Kini berkat kerjasama atlet, pelatih, ofisial dan pengurus Wushu Riau. Ke depannya kita berharap prestasi pewushu-pewushu Riau lebih baik lagi," ucapnya.

Emas di hari ketiga ini dipersembahkan oleh Rolando Pardamua yang turun di nomor Sanda kelas 56 Kilogram (Kg). Di babak final yang berlangsung Kamis sore, Rolando mampu mengalahkan atlet DKI Jakarta Abdul Haris Sofyan dengan skor 2-0.

Sebelumnya, atlet Riau Fredy Wijaya juga telah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu untuk nomor Taolu. Satu medali perunggu lainnya disumbangkan oleh atlet baru Riau, Yogi Hizkia yang turun di nomor Sanda.***(son)

Teks Foto : Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengalungkan medali emas untuk Rolando Pardamua, peraih emas kedua bagi Kontingen Riau di Kejurnas Wushu Senior 2013.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Anggaran Tertahan, Dumai Terancam Tak Ikut Porpov di Inhu
- PT SSR Inhu Diduga Tutupi Fakta Kematian Karyawan Saat Bekerja
- Asisten I Setdakab Inhil Buka Kejurkab Pencak Silat Tingkat Dewasa
- Pengkab Cabor di Bengkalis Keluhkan Minim Dana Hadapi Porprov Inhu
- Warga Pungkat Resah,
Tim Kuasa Hukum Minta Polisi Dalami Penyebab Awal Aksi Pembakaran

- Rohil Mulai Diselilmuti Kabut Asap
- Cuaca Buruk, KSOP Dumai Imbau Perusahaan Pelayaran Waspada


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.89.138.238
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com