Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 24 Juli 2016 15:34
Pelantikan PC Federasi SP-BPU se Riau Nyaris Bentrok

Ahad, 24 Juli 2016 15:31
Surat IPB Belum Ditanggapi,
10 Mahasiswa IPB Asal Rohul Terancam Dinonaktifkan Hingga Diberhentikan


Ahad, 24 Juli 2016 15:12
Diburu Penikmat Kopi, El.Cafe Sajikan kopi Menggigit Lidah

Ahad, 24 Juli 2016 15:06
Heboh, Oknum Kades Asal Meranti Ditangkap SatNarkoba Polres Bengkalis

Ahad, 24 Juli 2016 13:27
140 Anggota P4S Kampar dari 21 Kecamatan Kembali Jalani Pelatihan

Ahad, 24 Juli 2016 13:24
Disdik Dumai Larang Sekolah Jual Buku ke Murid

Ahad, 24 Juli 2016 13:22
Peringati Harlah ke-18, DPC PKB Inhil Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Mei 2013 19:38
Ditutup Mantan Kapolri Sutanto,
Riau Peringkat Ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013


Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013, dengan 2 medali emas dan 2 perungkut. Juara Umum diraih Kontingen Sumut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kontingen Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2013 dengan perolehan 2 medali emas dan 2 perunggu. Juara Umum diraih Kontingen Sumatera Utara (Sumut) dengan 9 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu.

Kejurnas Wushu Senior 2013 ditutup Dewan Pembina Wushu yang juga mantan Kepala Kepolisian RI (Polri) Jenderal (Purn) Sutanto di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis petang (30/5/13). Dalam sambutannya, Sutanto menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali.

"Bagi yang belum mendapatkan medali anggap lah ini sebagai sukses yang tertunda. Jangan putus asa. Selalu berlatih dan berlatih untuk yang lebih baik," tuturnya.

Sutanto mengaku sangat gembira setelah melihat perkembangan olahraga Wushu dari tahun ke tahun, terutama dalam kepemimpinan Ketua PB Wushu Indonesia Supandi Kusuma.

"Dibandingkan dengan olahraga lainnya. Wushu ini merupakan olahraga yang baru. Ia baru terbentuk pada 10 Nopember 1992. Tetapi melalui olahraga Wushu, Indonesia telah dikenal di pentas internasional melalui prestasi atlet-atletnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pengprov Wushu Indonesia (WI) Riau yang juga Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengaku sangat berbahagia karena atlet-atlet wushu Indonesia mampu memenuhi target.

"Alhamdulillah target 2 medali emas berhasil kita wujudkan. Kini berkat kerjasama atlet, pelatih, ofisial dan pengurus Wushu Riau. Ke depannya kita berharap prestasi pewushu-pewushu Riau lebih baik lagi," ucapnya.

Emas di hari ketiga ini dipersembahkan oleh Rolando Pardamua yang turun di nomor Sanda kelas 56 Kilogram (Kg). Di babak final yang berlangsung Kamis sore, Rolando mampu mengalahkan atlet DKI Jakarta Abdul Haris Sofyan dengan skor 2-0.

Sebelumnya, atlet Riau Fredy Wijaya juga telah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu untuk nomor Taolu. Satu medali perunggu lainnya disumbangkan oleh atlet baru Riau, Yogi Hizkia yang turun di nomor Sanda.***(son)

Teks Foto : Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengalungkan medali emas untuk Rolando Pardamua, peraih emas kedua bagi Kontingen Riau di Kejurnas Wushu Senior 2013.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Diikuti 64 Klub, KNPI Inhil Taja KNPI Inhil Cup 2016
- Ajang Uji Coba,
Sejumlah Jalur Asal Hulu Kuantan Berguguran di Gunung Toar

- Sukses Gelar Dua Iven di Dua Kabupaten,
Reren Andika Siap Nahkodai IMI Riau

- Atlet Rohul dari Tiga Cabor Jadi Andalan KONI Riau di PON 2017 Jabar
- Sempat Vakum, KONI Rohul Akhirnya Gelar Muskalub 2016
- Putra Muara Uwai, Kampar Diutus Ikuti Seleksi Wasit Silat Nasional
- Atlet Panjat Tebing Kampar Juara IV Kejuaraan Internasional di Singapore


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.1.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com