Untitled Document
Senin, 25 Zulhijjah 1435 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Senin, 20 Oktober 2014 19:30
Terjatuh dari Ketinggian 7 Meter,
Pekerja Subkontraktor PT Duta Palma Tewas Mengenaskan


Senin, 20 Oktober 2014 19:26
Polisi Buru Pelempar Bom Molotov Rumah Petugas Rutan Dumai

Senin, 20 Oktober 2014 19:17
Dewan Sebut Jembatan Siak III Gagal Konstruksi dan Harus Dibangun Ulang

Senin, 20 Oktober 2014 19:11
MUI Haramkan Penangkapan dan Pembunuhan Satwa Langka

Senin, 20 Oktober 2014 19:09
Kesimpulan Puslabfor Polda Sumut,
Kebakaran Kantor Bupati Inhil Terindikasi Disengaja


Senin, 20 Oktober 2014 19:02
Kredit Macet Rp97 Miliar,
Direktur PT. SRT Kabur Jadi WN Singapura


Senin, 20 Oktober 2014 18:51
Buronan Kejari Pekanbaru,
Terpidana Pemalsuan Kartu Remi Dibekuk di Jakarta




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Mei 2013 19:38
Ditutup Mantan Kapolri Sutanto,
Riau Peringkat Ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013


Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013, dengan 2 medali emas dan 2 perungkut. Juara Umum diraih Kontingen Sumut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kontingen Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2013 dengan perolehan 2 medali emas dan 2 perunggu. Juara Umum diraih Kontingen Sumatera Utara (Sumut) dengan 9 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu.

Kejurnas Wushu Senior 2013 ditutup Dewan Pembina Wushu yang juga mantan Kepala Kepolisian RI (Polri) Jenderal (Purn) Sutanto di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis petang (30/5/13). Dalam sambutannya, Sutanto menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali.

"Bagi yang belum mendapatkan medali anggap lah ini sebagai sukses yang tertunda. Jangan putus asa. Selalu berlatih dan berlatih untuk yang lebih baik," tuturnya.

Sutanto mengaku sangat gembira setelah melihat perkembangan olahraga Wushu dari tahun ke tahun, terutama dalam kepemimpinan Ketua PB Wushu Indonesia Supandi Kusuma.

"Dibandingkan dengan olahraga lainnya. Wushu ini merupakan olahraga yang baru. Ia baru terbentuk pada 10 Nopember 1992. Tetapi melalui olahraga Wushu, Indonesia telah dikenal di pentas internasional melalui prestasi atlet-atletnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pengprov Wushu Indonesia (WI) Riau yang juga Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengaku sangat berbahagia karena atlet-atlet wushu Indonesia mampu memenuhi target.

"Alhamdulillah target 2 medali emas berhasil kita wujudkan. Kini berkat kerjasama atlet, pelatih, ofisial dan pengurus Wushu Riau. Ke depannya kita berharap prestasi pewushu-pewushu Riau lebih baik lagi," ucapnya.

Emas di hari ketiga ini dipersembahkan oleh Rolando Pardamua yang turun di nomor Sanda kelas 56 Kilogram (Kg). Di babak final yang berlangsung Kamis sore, Rolando mampu mengalahkan atlet DKI Jakarta Abdul Haris Sofyan dengan skor 2-0.

Sebelumnya, atlet Riau Fredy Wijaya juga telah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu untuk nomor Taolu. Satu medali perunggu lainnya disumbangkan oleh atlet baru Riau, Yogi Hizkia yang turun di nomor Sanda.***(son)

Teks Foto : Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengalungkan medali emas untuk Rolando Pardamua, peraih emas kedua bagi Kontingen Riau di Kejurnas Wushu Senior 2013.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Porprov VIII Riau,
Cabor Panjat Tebing Sumbangkan 3 Emas untuk Pelalawan

- Bengkalis Kian Jauh Tinggalkan Tuan Rumah Porprov Riau 2014
- Kampar Tambah Perolehan 2 Medali Emas Porprov Riau
- Porprov Riau di Inhu, Petinju Wanita Asal Mandau Raih Perunggu
- KONI dan Pemko Dumai Dituding Terlantarkan Kontingen Proprov
- Duduki Peringkat 5, Kampar Raih 4 Emas di Porprov Riau
- Porprov 2014 di Inhu,
Tarung Drajat Sumbang 4 Medali Perdana untuk Meranti



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.184.242
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com