Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 21:52
Penuhi Panggilan KPK,
Zulkifli Yusuf: Siapa Bilang Saya Mangkir


Kamis, 23 Oktober 2014 21:47
Wisuda Perdana,
Universitas Islam Kuansing Tamatkan 422 Sarjana


Kamis, 23 Oktober 2014 21:40
Program Tak Terlaksana,
Dewan Minta Kepala BPM Bangdes Mundur


Kamis, 23 Oktober 2014 21:32
Pimpinan Defenitif DPRD Meranti Resmi Dilantik

Kamis, 23 Oktober 2014 21:26
Pembangunan Gedung Baru Diskes Riau Semakin Tak Jelas

Kamis, 23 Oktober 2014 21:19
Diskes Bengkalis Sosialisasi TBC di Duri

Kamis, 23 Oktober 2014 21:09
Korupsi Proyek Jalan Desa di Bengkalis,
Turun di PT Riau, Kasasi Wan Yulimizani Melambung di MA




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Mei 2013 19:38
Ditutup Mantan Kapolri Sutanto,
Riau Peringkat Ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013


Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013, dengan 2 medali emas dan 2 perungkut. Juara Umum diraih Kontingen Sumut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kontingen Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2013 dengan perolehan 2 medali emas dan 2 perunggu. Juara Umum diraih Kontingen Sumatera Utara (Sumut) dengan 9 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu.

Kejurnas Wushu Senior 2013 ditutup Dewan Pembina Wushu yang juga mantan Kepala Kepolisian RI (Polri) Jenderal (Purn) Sutanto di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis petang (30/5/13). Dalam sambutannya, Sutanto menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali.

"Bagi yang belum mendapatkan medali anggap lah ini sebagai sukses yang tertunda. Jangan putus asa. Selalu berlatih dan berlatih untuk yang lebih baik," tuturnya.

Sutanto mengaku sangat gembira setelah melihat perkembangan olahraga Wushu dari tahun ke tahun, terutama dalam kepemimpinan Ketua PB Wushu Indonesia Supandi Kusuma.

"Dibandingkan dengan olahraga lainnya. Wushu ini merupakan olahraga yang baru. Ia baru terbentuk pada 10 Nopember 1992. Tetapi melalui olahraga Wushu, Indonesia telah dikenal di pentas internasional melalui prestasi atlet-atletnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pengprov Wushu Indonesia (WI) Riau yang juga Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengaku sangat berbahagia karena atlet-atlet wushu Indonesia mampu memenuhi target.

"Alhamdulillah target 2 medali emas berhasil kita wujudkan. Kini berkat kerjasama atlet, pelatih, ofisial dan pengurus Wushu Riau. Ke depannya kita berharap prestasi pewushu-pewushu Riau lebih baik lagi," ucapnya.

Emas di hari ketiga ini dipersembahkan oleh Rolando Pardamua yang turun di nomor Sanda kelas 56 Kilogram (Kg). Di babak final yang berlangsung Kamis sore, Rolando mampu mengalahkan atlet DKI Jakarta Abdul Haris Sofyan dengan skor 2-0.

Sebelumnya, atlet Riau Fredy Wijaya juga telah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu untuk nomor Taolu. Satu medali perunggu lainnya disumbangkan oleh atlet baru Riau, Yogi Hizkia yang turun di nomor Sanda.***(son)

Teks Foto : Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengalungkan medali emas untuk Rolando Pardamua, peraih emas kedua bagi Kontingen Riau di Kejurnas Wushu Senior 2013.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Porprov VIII Riau,
Cabor Jalan Cepat dan Catur Rohul Kembali Rebut Dua Medali Emas

- Gagal Melaju ke Semi Final Porprov Riau,
Wasit Dituding Jadi Biang Kekalahan Tim Futsal Pelalawan

- Gagal Melaju ke Semi Final Porprov Riau,
Wasit Dituding Jadi Biang Kekalahan Tim Futsal Pelalawan

- Porprov Riau Inhu,
Atlet Lompat Jangkit Bengkalis Pecahkan Rekor

- Porprov VIII Riau,
Taekwondo Sumbangkan Emas Terbanyak untuk Pekanbaru

- Porprov VIII Riau,
Tim Dayung Kuansing Jawara

- Porprov VIII Riau,
Sepak Takraw dan Atletik Sumbang Dua Emas untuk Rohul



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.0.225
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com