Home > Raga >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 3 September 2015 17:14
Pilkada Bengkalis, ‎Ketua RT/RW Dilarang Terlibat Politik Praktis

Kamis, 3 September 2015 17:09
Juffri Nahkodai MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan

Kamis, 3 September 2015 17:05
Asap Membahayakan, Bupati Rohul Intruksikan Libur Sekolah Diperpanjang

Kamis, 3 September 2015 17:00
‎Tour de Siak Rangsang Pariwisata Alam dan Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 3 September 2015 16:47
Diduga Langgar Aturan, LMND Bengkalis Laporkan Paslon HR ke Panwaslu

Kamis, 3 September 2015 16:41
Bupati dan 13 Perusahaan di Rohul Terima Penghargaan K3 Nasional

Kamis, 3 September 2015 16:36
‎Anggota BPD Bengkalis Diminta Tingkatkan Kualitas Pengabdian ke Masyarakat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Mei 2013 19:38
Ditutup Mantan Kapolri Sutanto,
Riau Peringkat Ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013


Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejurnas Wushu Senior 2013, dengan 2 medali emas dan 2 perungkut. Juara Umum diraih Kontingen Sumut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kontingen Riau keluar sebagai peringkat ketiga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2013 dengan perolehan 2 medali emas dan 2 perunggu. Juara Umum diraih Kontingen Sumatera Utara (Sumut) dengan 9 medali emas, 5 perak dan 6 perunggu.

Kejurnas Wushu Senior 2013 ditutup Dewan Pembina Wushu yang juga mantan Kepala Kepolisian RI (Polri) Jenderal (Purn) Sutanto di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis petang (30/5/13). Dalam sambutannya, Sutanto menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang berhasil meraih medali.

"Bagi yang belum mendapatkan medali anggap lah ini sebagai sukses yang tertunda. Jangan putus asa. Selalu berlatih dan berlatih untuk yang lebih baik," tuturnya.

Sutanto mengaku sangat gembira setelah melihat perkembangan olahraga Wushu dari tahun ke tahun, terutama dalam kepemimpinan Ketua PB Wushu Indonesia Supandi Kusuma.

"Dibandingkan dengan olahraga lainnya. Wushu ini merupakan olahraga yang baru. Ia baru terbentuk pada 10 Nopember 1992. Tetapi melalui olahraga Wushu, Indonesia telah dikenal di pentas internasional melalui prestasi atlet-atletnya," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pengprov Wushu Indonesia (WI) Riau yang juga Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengaku sangat berbahagia karena atlet-atlet wushu Indonesia mampu memenuhi target.

"Alhamdulillah target 2 medali emas berhasil kita wujudkan. Kini berkat kerjasama atlet, pelatih, ofisial dan pengurus Wushu Riau. Ke depannya kita berharap prestasi pewushu-pewushu Riau lebih baik lagi," ucapnya.

Emas di hari ketiga ini dipersembahkan oleh Rolando Pardamua yang turun di nomor Sanda kelas 56 Kilogram (Kg). Di babak final yang berlangsung Kamis sore, Rolando mampu mengalahkan atlet DKI Jakarta Abdul Haris Sofyan dengan skor 2-0.

Sebelumnya, atlet Riau Fredy Wijaya juga telah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu untuk nomor Taolu. Satu medali perunggu lainnya disumbangkan oleh atlet baru Riau, Yogi Hizkia yang turun di nomor Sanda.***(son)

Teks Foto : Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT mengalungkan medali emas untuk Rolando Pardamua, peraih emas kedua bagi Kontingen Riau di Kejurnas Wushu Senior 2013.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Walikota Pekanbaru Expose Persiapa Indonesia Open Championship
- Wartawan Polresta Pekanbaru Sabet Juara Liga Futsal PWI 2015
- Muskab PBSI Kampar Ke-IV, Firman Wahyudi Dipercaya Lanjutkan Kepemimpinan
- Jalur Singa Kuantan Patah di Tengah Perjalanan
- Kejurda Karate-Do Tako Riau,
Atlit Karate Asal Pelalawan Raih Juara Terbaik

- Delegasi Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim Kunjungi PT RAPP
- PRSC Chevron Lakukan Dua Laga Ujicoba di Malaysia


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.128.9
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com