|
|
|
Kamis, 26 Juli 2012 14:57 Dewan Pesimis Veneu Futsal Bisa Digunakan untuk PON
Proses pembangunan veneu futsal PON jauh dari memuaskan. Bahkan, Komisi D DPRD Riau pesimis bisa digunakan saat diperlukan.
Riauterkini-PEKANBARU- Pembangunan venues Futsal di Inderagiri Inhil (Inhil) yang
sampai saat ini masih jauh dari harapan membuat salah seorang anggota Komisi D DPRD
Riau, Jabarullah merasa pesimis bahwa venues tersebut bisa digunakan untuk PON
mendatang.
Hal ini dikatakan Jabarullah kepada wartawan di Gedung DPRD Riau, Kamis (26/7/12).
“Kalau untuk pembangunannya itu, saya menilai masih jauh dari harapan terlebih lagi
dari berbagai informasi yang kami terima terkait perkembangan kesiapan dari venues
Futsal ini, saya pesimis bahwa venues Futsal itu bisa digunakan untuk PON
mendatang,” kata Jabarullah.
Untuk mengatasi ini, lanjut Jabarullah, “Jika tidak siap juga maka untuk kategori
pertandingan futsal ini, mau tidak mau harus dipindahkan ke lokasi atau daerah yang
lain artinya pihak Pemrov Riau harus menyiapkan tempat alternatif untuk ini,” terang
Jabarullah.
Sebagai salah satu anggota DPRD Riau dari Dapil Inhil. Jabarullah mengatakan,
“sebagai anggota Dewan dari Dapil sana, dalam reses saya nanti yang dijadwalkan
dalam minggu besok, saya akan mengunjungi pembangunan venues Futsal ini,” tegas
Politisi PPP ini.
Kemudian Jabarullah mengatakan, “Sampai saat ini kami dari Komisi D yang juga
membidangi masalah olahraga, belum menerima data tertulis dari pihak Pemrov Riau
terkait seberapa jauh perkembangan pembangunan venues Futsal ini,” ungkap
Jabarullah.
“Memang, dalam hearing dengan Kadispora Riau kemarin, mereka telah mempersentasikan
seluruh kesiapan dari pembangunan venues di berbagai daerah tapi itu semua tidak
ada artinya jika tidak di barengi oleh sebuah data yang berbentuk tertulis,” tutup
Jabarullah. ***(ary)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Jantan Riau Jadi anggota dewan, jangan hanya dengar informasi pa Jabarullah, nanti tak akurat. Lihat ke lapangan. Kalau bisa ditolong, yang dibantu, itukan kampung pa Jabarullah juga. Jangan jadi anggota dewan hendak belagak komentar, harusna turut malu dong....
|
|