|
|
|
Senin, 25 Juni 2012 16:48 Properti Main Stadium PON Dipreteli, Pemprov Riau Yakin Kualifikasi Piala Asia Tetap di Pekanbaru
Meksipun sejumlah properti Main Stadium dipreteli subkontraktor yang menuntut pembayaran kontrak, namun Pemprov Riau tetap optimis kualifikasi Piala Asia U-22 tetap digelar.
Riauterkini-PEKANBARU- Pemerintah Provinsi Riau memastikan kalau jadwal pertandingan
kualifikasi Asian Football Champion (AFC) usia dibawah 22 tahun tetap dilaksanakan
pada tanggal 7 Juli mendatang di stadiun utama, Universitas Riau, Pekanbaru.
Walaupun saat ini permasalahan antara sub kontraktor dengan Kontraktor belum bisa
dituntaskan terkait pembayaran.
"Kita semua menginginkan AFC ini terlaksana sesui jadwal, dan tentunya harus
mendapat dukungan dari semua pihak. Terutama para sub kontraktor, dan kalau semua
sepakat kenapa tidak," kata plt Dispora Riau, Emrizal Pakis kepada wartawan lewat
telephon, Senin (25/6).
Persoalanya, kata Emrizal Pakis adalah, saat ini masih dalam proses pengerjaan papan
skor. "Dan kita sudah bertemu dengan KSO (konsorsium PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya dan PT Pengembang Perumahan.red), pada prinsifnya mereka setuju dan
mendukung pelaksanaan Kejuaraan AFC ini," sebutnya.
Asisten II Setdaprov Riau ini, hanya minta kepada sub kontrator kalau ada masalah,
sebaiknya didudukan bersama untuk mencari penyelesaian. Tambahnya, karena ini adalah
kegiatan yang bersifat Internasional tentunya semua pihak harus mendukung.
"Kalau memang sub kontraktor ada masalah, sebaiknya kita duduk bersama. Untuk
mencari solusinya, karena ini adalah event Internasional mari kita sama-sama
mendukung suksesnya pelaksanaan AFC ini," ungkapnya.
Lebih lanjut Emrizal Pakis mengatakan, kalau memang saat ini pihaknya mengalami
kendala administratif terkait dana anggaran main stadium. Untuk itulah, katanya KSO
dan sub kontraktor bisa memahaminya.
"Memang saat ini kita terhambat aturan administrasi terkait anggaran dan pembayaran
main stadium ini. Untuk itulah kita minta KSO dan sub kontraktor bersabar, dan mari
kita sama-sama melihat demi kepentingan bangsa," katanya.***(jor)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Mariaman Kalau perut uda lapar.. Gimana mau sabar... Dulukan lah duit anda ..ncek.. Itu baru namanya solusi..wak
perut lapar buruh kontrak stadion pon dapur melompong.............. anak tdk bisa sekolah, tidak ada duit.............rentenir nyengir......... mau bersabar sperti pakis kah???????
tito sby jangan membengak saja dikau emrizal pakis sdh jelas orang tak makan lagi anak bini di rmh awak suruh sabar jg kemana OTAK kalian semua tapi untuk mencarikan dana septina rusli dalam pemilihan wali.kota kemaren ber milyar2 kok bisa dasar brengsek semua mulai dari RZ sampai kroni2 nya
KEPALA STAF AHLI STAF AHLI %@!* !!! KONI DAN LEMBAGA YANG TERKAIT PADA PON DAN MAIN STADIUM ITU TETAP JUGA BOSNYA ITU RZ, DEDENGKOTNYA PEMPROV
kontraktor lokal inilah propinsi riau, propinsi paling "muka badak" se dunia
|
|