Berita Terhangat.. |
Kamis, 23 Mei 2013 18:06 58 Atlet Kampar Dilepas Istri Bupati Ikuti Kejurda Karate Riau
Kamis, 23 Mei 2013 17:53 Seorang Tersangka Ilog Diamankan Polair Mabes Polri di Bengkalis
Kamis, 23 Mei 2013 17:52 Ombudsman Riau Selidiki Dugaan Pungli Penerimaan Satpol PP Rohul
Kamis, 23 Mei 2013 17:49 Seorang Tersangka Ilog Diamankan Polair Mabes Polri di Bengkalis
Kamis, 23 Mei 2013 17:46 Tuntut Pembayaran KPI, Puluhan Karyawan PT Bias di Duri Mogok Kerja
Kamis, 23 Mei 2013 17:41 Jelang Pengukuhan, IKBR Kubu Tumpal Hutabarat Tutai Tudingan
Kamis, 23 Mei 2013 17:39 Demo, Warga Tuntut Pertanggung-jawaban Kades Balai Makam
|
|
|
|
Rabu, 30 Mei 2012 08:41 Main Stadium PON Bermasalah, Kualifikasi Piala Asia U-23 Dipindah ke Surabaya
Keinginan masyarakat Riau menyaksikan tim nas berlaga di kualifikasi Piala Asia U-23 musnah. PSSI memindahkan lokasi ke Surabaya, karena Main Stadium PON bermasalah.
Riauterkini-SURABAYA-PSSI berencana memindahkan tempat untuk menggelar kualifikasi Piala Asia U-23 dari Pekanbaru ke Surabaya.
Hal tersebut semakin nyata setelah Sekjen PSSI Tri Goestoro dan Deputi Bidang Kompetisi, Saleh Mukadar melakukan inspeksi ke kota Pahlawan, Selasa pagi (29/5).
Indonesia memang sudah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah babak kualifikasi Grup E. Penunjukan Pekanbaru pun sudah disetujui oleh AFC. Akan tetapi, pembangunan Stadion Utama Riau ternyata bermasalah.
Disebut-sebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mulai menyelidiki dugaan penyelewengan dana dalam pembangunan stadion yang bakal digunakan sebagai pembukaan PON 2012 itu.
Tak mau ikut terkena getah, PSSI pun langsung mengambil langkah sigap dengan mengalihkannya ke kota lain. "Kita tahu Pekanbaru sedang bermasalah, jadi kita pilih Surabaya. Rencananya Gelora Bung Tomo jadi yang stadion utama, satunya kita masih melihat antara sini dan (Gelora Delta) Sidoarjo," terang Tri Goestoro saat ditemui Bola.net di sela-sela inspeksinya ke Gelora 10 Nopember (G10N) Tambaksari Surabaya.
Ditemani Ketua Pengcab PSSI Surabaya, Cholid Ghoromah, Tri Goestoro dan Saleh Mukadar tampak serius memeriksa ruangan demi ruangan yang ada di G10N. Pertanyaan-pertanyaan mengenai fasilitas dan kelengkapan stadion juga mereka lontarkan kepada Ketua Pengelola G10N, M. Thayyib.
"Hasil pengecekan ini dalam dua hari tiga hari ke depan akan kita serahkan pada AFC. Jika disetujui, maka resmi kita pindahkan ke Surabaya," tandas Tri.***bnet
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
thomas RZ cs rampok, masuk bui kalian smua !!!
Ketua AFC Cocok lah... Biarin aja pekanbaru tengkurep akibat ulah datuk2 koruptor yang bergelar "Datuk kesumat khianat"... Nyok kite ke surabaya aja, pesta2 bola di sana...
Kalo riau? Cuih cuih lah yaaauu... Mereka pesta korupsi darah manusia yg saling gigit, sprt %@!*
Ingin maju. . Kemajuan bangsa indonesia dari pembagunan tak terlepas dari sumbagan riau kepusat.
Org pusat harus sadar itu.berilah kesempatan riau untk dikenal di asia.
PSSI seolah2 seprti org bersih smue.padahal bnyk kasus didalam nya.
Saye salah satu pemuda riau yg kecewa dg PSSI.riau negeri punya marwah.jgn diopok2 riau gara kasus pon.
Robert - Makasar Saya heran dengan sebagian orang Riau, kok terkesan kurang senang daerahnya maju. Seharusnya mereka protes Piala Asia dipindahkan ke Surabaya, ini malah disyukuri. Benar-benar aneh dan lucu.
Pendukung PSPS Alhamdulillah tak jadi main di Pekanbaru..
Kata kakek saya stadion tu belom disemah!!!!kontraktor tak dibayo ...kualat nanti!!!
Oh iya Juventus tak jadi main di stadion ini kan??suailah...mimpinlah Woi Syamsurizal nak datangkan Juventus!!!! Mimpi kali yeeeee!!!
muhammad kembangkan potensi setiap daerah....jangan mementingkan perut sendiri....insyaf lah karena azab allah akan datang
kawan atan Atan, satu2 masalah mulai tak selesai. Insyaflah awak tu.... jangan suka ria, hambor2 duit, banyak bohong, mikir utk hebat sendiri je... pikir orang ramai, banyak pahala, dan dikenang orang pula dengan baik dan manis....
|
|